Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polres Usut Viral Perempuan Korban Keroyokan Salah Tuduh di Kalibata yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, —
Polisi tengah menyelidiki dugaan aksi pengeroyokan yang menimpa seorang wanita setelah dituduh mencuri amplop acara pernikahan di Kalibata, Jakarta Selatan.
Informasi soal peristiwa itu turut beredar di media sosial. Dalam unggahan yang beredar disebutkan peristiwa terjadi pada Minggu (27/9) atau akhir pekan lalu.
Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo mengatakan pihaknya telah menerima laporan dari korban bernisial AN atas peristiwa yang dialaminya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Terkait kejadian tersebut seorang perempuan inisial AAN, telah datang ke Polres Metro Jakarta Selatan dan melaporkan atas kejadian yang dialami yaitu pengeroyokan,” kata Joko saat dikonfirmasi, Kamis (1/10).
Joko belum membeberkan ihwal kronologi dugaan pengeroyokan yang dialami korban. Kata dia, pihaknya masih menyelidiki laporan tersebut.
“Saat ini perkara yang dilaporkan inisial AAN sedang didalami dan pada tahab penyelidikan oleh Unit Krimum Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan,” ucap dia.
Sebelumnya viral di berbagai platform media sosial perihal seorang perempuan yang jadi korban pengeroyokan setelah dituduh mencuri amplop hajat pernikahan. Belakangan tuduhan itu ternyata salah, karena perempuan itu baru selesai olahraga lari.
Pihak keluarga pelaku, dalam rekaman video yang viral, menyatakan meminta maaf atas tindakan mereka.
“Jadi di hari minggu tanggal 27 kemarin, di daerah kalibata dekat stasiun, ada mbak2 habis lari dan gym, lewat depan hajatan terus dituduh maling amplop perkara pakai baju item. mbaknya diamanin, dianiaya, ditarik-tarik sampe jilbabnya lepas. dan pas dicek cctv, ternyata malingnya saudara dari yang punya hajat sendiri,” demikian keterangan salah satu unggahan yang beredar di media sosial.
[Gambas:Twitter]
(dis/kid)



