Monday, September 28, 2026
27.7 C
Indonesia

RUU Pemilu Dibahas, Hanura Usul DKPP Bisa Bawa Kasus ke Ranah Pidana

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai RUU Pemilu Dibahas, Hanura Usul DKPP Bisa Bawa Kasus ke Ranah Pidana yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta –

Rancangan Undang-Undang (RUU) Pemilu saat ini masih dibahas di DPR. Wakil Ketua Umum Hanura Patrice Rio Capella mengusulkan agar Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) diperkuat dalam aturan yang baru.

Rio menilai pembahasan RUU Pemilu tidak hanya berfokus pada persoalan parliamentary threshold (PT). Dia mendorong peningkatan kualitas penyelenggara pemilu menjadi salah satu isu yang turut dibahas.

“Jadi menurut kami, karena Undang-Undang Pemilu sedang disusun, sebaiknya tidak hanya mengurusi soal PT saja, mengurusi soal sistem pemilu saja, proporsional tertutup atau terbuka, tapi juga bagian dari kesuksesan pemilu akan datang, itu adalah bagaimana penyelenggara pemilu itu juga bekerja dengan baik, KPU, Bawaslu, dan DKPP,” kata Rio dalam keterangan, Sabtu (26/9/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Rio, wewenang DKPP perlu diperkuat, tak hanya berkaitan dengan sanksi administratif, tapi juga bisa membawa sebuah kasus ke ranah pidana.

“DKPP selaku Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu, itu juga diberikan kewenangan, tidak hanya sekadar memberikan peringatan, kemudian men-score, atau paling berat memecat komisioner KPU ketika melakukan kesalahan, baik disengaja maupun tidak,” jelas Rio.

“Tapi kalau memang diduga ada pelanggaran pidana di situ, ada gratifikasi di situ, yang mengakibatkan terjadi huru-hara dan sebagainya, maka DKPP tidak hanya sekadar memberhentikan, tapi bisa membawa itu ke ranah pidana, dan meneruskan itu ke pihak penegak hukum. Dan yang terjadi selama ini tidak diberikan kewenangan untuk itu,” tutur Rio.

Lebih lanjut, Rio mengatakan pembahasan RUU Pemilu harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas penyelenggara pemilu.

“Jadi jangan ribut soal PT saja. Penyelenggaranya nggak benar, tapi kualitas demokrasi juga tidak seperti yang kita inginkan,” pungkas Rio.

(aik/aik)

Sumber

Sedang Hangat

Golkar Hormati Kritik soal Wacana Capres Didukung 2 Fraksi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Golkar Hormati...

Alasan Pemerintah soal Penempatan Manajer Kopdes Tak Sesuai Domisili

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Pemerintah...

Pengusaha Berinisial HT Ditangkap DJP, Kelabui Pajak Rp996 Juta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pengusaha Berinisial...

Koalisi Sipil Minta Kemenhan Setop Wajibkan ASN Ikut Komcad

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Koalisi Sipil...

Ketua Kelompok DPD di MPR Dukung Peluncuran Dua Buku MPR RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketua Kelompok...

Topik Terbaru

Golkar Hormati Kritik soal Wacana Capres Didukung 2 Fraksi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Golkar Hormati...

Alasan Pemerintah soal Penempatan Manajer Kopdes Tak Sesuai Domisili

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Alasan Pemerintah...

Pengusaha Berinisial HT Ditangkap DJP, Kelabui Pajak Rp996 Juta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pengusaha Berinisial...

Koalisi Sipil Minta Kemenhan Setop Wajibkan ASN Ikut Komcad

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Koalisi Sipil...

Ketua Kelompok DPD di MPR Dukung Peluncuran Dua Buku MPR RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketua Kelompok...

RI Menua, OJK Dorong Dana Pensiun Disiapkan Sejak Hari Pertama Kerja

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI Menua,...

Dugaan Salah Tembak Saat Tawuran Makassar, Polisi Cek Pelanggaran SOP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dugaan Salah...

Cerita dari Padi Jadi Sepiring Nasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cerita dari...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories