Monday, September 21, 2026
30.2 C
Indonesia

Kronologi Pengusaha RI Diduga Pakai Uang Palsu di Kasino Singapura

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kronologi Pengusaha RI Diduga Pakai Uang Palsu di Kasino Singapura yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Seorang pengusaha Indonesia diguga menggunakan uang kertas palsu senilai Sing $10 ribu di kasino Resorts World Sentosa (RWS). Berikut kronologinya.

Dilaporkan Straits Times, pengusaha yang teridentifikasi sebagai Steven tersebut diduga menggunakan 34 lembar uang kertas palsu senilai Sing $10 ribu selama tiga kunjungan ke kasino pada Juni. Uang kertas palsu diterima dan ditukar dengan chip kasino sebelum terdeteksi sebagai uang palsu.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yosia Ginting, pengacara Steven yang berbasis di Jakarta, berkata kliennya adalah korban penipuan dan tidak mengetahui bahwa uang kertas tersebut palsu.

Kronologi kasus dugaan penggunaan uang palsu di kasino Singapura

Yosia membeberkan kronologi masalah yang menyeret kliennya dalam kasus dugaan penggunaan uang palsu di kasino Singapura hingga masuk dalam penyelidikan pihak kepolisian.





1. Uang untuk pembayaran ruko

Yosia menjelaskan Steven menerima uang kertas dolar Singapura sebagai pembayaran sebuah ruko yang sedang ia jual di Tangerang Selatan. 

Steven menerima catatan tersebut dari seorang pria bernama Anthony, yang dikenalkan oleh salah satu teman Steven, yang hanya diidentifikasi sebagai Rangga.

Pada pertemuan tanggal 8 Juni di sebuah kafe di Jakarta, Anthony memberinya selembar uang kertas senilai Sing $10 ribu dengan alasan ingin menukarkan uang tersebut karena sudah kedaluwarsa.

Yosia mengatakan Rangga meyakinkan Steven, dengan mengatakan bahwa uang kertas itu telah diperiksa di cabang OCBC di Indonesia dan dinyatakan asli.

2. Ditolak saat ditukarkan

Steven terbang ke Singapura keesokan harinya, di mana seorang penukar uang menolak untuk menerima uang kertas itu karena jumlahnya terlalu besar.

Yosia mengatakan kliennya mengunjungi bank tetapi diberitahu bahwa dia harus membuka rekening untuk menukar uang kertas tersebut dengan pecahan yang lebih kecil, tetapi dia tidak dapat melakukan hal itu.

Saat berkunjung ke RWS, Yosia diperkenalkan kepada seorang petugas VIP yang menyarankan agar ia menukarkan uang kertas tersebut di kasino. Uang kertas itu kemudian diduga diverifikasi dan ditukar dengan chip kasino.

3. Diklaim sebagai uang warisan

Anthony kembali bertemu dengan Steven pada 11 Juni, setelah pengusaha tersebut kembali ke Jakarta, dan menyerahkan 33 lembar uang kertas pecahan Sing $10 ribu untuk ditukarkan ke pecahan yang lebih kecil di Singapura.

Anthony mengklaim uang tersebut merupakan warisan dari orang tuanya. Menurut Yosia, Anthony menyatakan ingin membeli ruko milik Steven yang ditawarkan pengusaha tersebut seharga Rp4,5 miliar (Sing $322.000).

Anthony mengatakan akan membayar Steven ketika pengusaha tersebut kembali ke Jakarta dengan mata uang Singapura dalam pecahan yang lebih kecil.

4. Setor ke rekening di kasino

Yosia mengatakan kliennya kemudian pergi ke Singapura pada 12 Juni dan menyetorkan 27 lembar uang kertas palsu pecahan Sing $10 ribu ke rekeningnya di kasino. Enam lembar uang kertas lainnya tetap berada di rumahnya di Indonesia.

Yosia mengatakan ketika Anthony meminta uang pecahan Sing $10 ribu dalam pecahan yang lebih kecil, Steven mengatakan mereka sebaiknya pergi bersama ke Singapura untuk mengambil uang tersebut.

“Anthony menolak dengan mengatakan bahwa dia tidak memiliki paspor dan masih memiliki urusan bisnis di Indonesia,” kata Yosia.

5. Uang digunakan untuk pembayaran rumah

Pada 22 Juni, Steven menggunakan enam lembar uang kertas palsu pecahan Sing $10 ribu yang disimpan di Jakarta sebagai pembayaran untuk sebuah rumah di Pamulang, Provinsi Banten, yang dibeli pengusaha tersebut pada Mei 2025.

Akan tetapi, putri penjual rumah tersebut kesulitan menukarkan uang kertas itu di tempat penukaran uang di Jakarta.

6. Tengah dalam penyelidikan polisi Indonesia dan Singapura

Kepala Kepolisian Tangerang Selatan, Inspektur Polisi Boy Jumalolo, mengatakan pihaknya meminta Singapore Police Force (SPF) memastikan 34 lembar uang kertas yang disita merupakan uang palsu.

Boy mengatakan kepada ST bahwa mereka mengadakan pertemuan melalui aplikasi Zoom pada 14 September dengan perwakilan SPF, termasuk atase SPF di Jakarta.

“Pada pertemuan itu, kami meminta SPF untuk mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa 34 lembar uang kertas pecahan Sing $10.000 dari tahun 1973 yang telah disita adalah uang palsu,” kata Boy.

“Hingga saat ini, penyidik Indonesia baru menerima salinan tanda terima penyitaan yang menyebutkan bahwa barang-barang tersebut ‘diyakini tidak asli’,” sambungnya.

Dia menambahkan bahwa penyidik Indonesia saat ini sedang memanggil para saksi.

Juru bicara SPF mengonfirmasi bahwa laporan telah dibuat dan mengatakan penyelidikan masih berlangsung.

(van/els)

Sumber

Sedang Hangat

Rusia Siap Serang Eropa, Bakal Terjadi di Tahun Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rusia Siap...

Nusron Akhirnya Muncul Usai Absen Rapat DPR 2 Kali Beruntun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nusron Akhirnya...

Jembatan Krueng Tingkeum Beroperasi, Jalur Aceh-Sumut Kembali Normal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jembatan Krueng...

14 Daftar Pejabat Baru Kemenkeu yang Dilantik Suahasil Hari Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 14 Daftar...

Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kementerian Keuangan, Ini Daftarnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suahasil Lantik...

Topik Terbaru

Rusia Siap Serang Eropa, Bakal Terjadi di Tahun Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rusia Siap...

Nusron Akhirnya Muncul Usai Absen Rapat DPR 2 Kali Beruntun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nusron Akhirnya...

Jembatan Krueng Tingkeum Beroperasi, Jalur Aceh-Sumut Kembali Normal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jembatan Krueng...

14 Daftar Pejabat Baru Kemenkeu yang Dilantik Suahasil Hari Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 14 Daftar...

Suahasil Lantik 14 Pejabat Baru Kementerian Keuangan, Ini Daftarnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suahasil Lantik...

Polisi Tutup Sementara Tempat Ibadah GKPI di Tangerang Usai Keributan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Tutup...

Komisi XII DPR Ungkap Poin Krusial di Revisi UU Migas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi XII...

Harga Minyak Dunia Turun ke US$103,06 usai Ekspor Arab Saudi Pulih

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Minyak...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories