Wednesday, September 2, 2026
16.9 C
Indonesia

Pamer Lamborghini, Pakar Finansial Bodong Bawa Kabur Duit Investor – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pamer Lamborghini, Pakar Finansial Bodong Bawa Kabur Duit Investor yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Dua orang pria yang mengaku sebagai pakar finansial tiba-tiba menghilang usai sekitar tiga tahun merayu para investor untuk menanamkan modal dalam berbagai kesepakatan bisnis bodong. Lebih dari 50 orang yang telah menginvestasikan dana sekitar 5 juta dolar Singapura (Rp 70 miliar) kini kebingungan memperjuangkan nasib uang mereka.

Mengutip Mothership, Selasa (1/9/2026), Lim Jian Bin (36) dan Jason Fong Wai Hong (46) kerap mengendarai Lamborghini dan memakai jam tangan mahal saat menemui calon investor. Di media sosial dan seminar kekayaan, Lim dan Fong dengan percaya diri menjanjikan pengembalian pasti hingga 15% setiap tahunnya. Namun, keduanya dilaporkan telah resmi dinyatakan bangkrut pada bulan April dan Juli 2026 lalu.

Fong diketahui telah terbang ke Kuala Lumpur pada 21 Juni dan belum meninggalkan Malaysia sejak saat itu. Pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa penyelidikan atas kasus ini sedang berlangsung usai beberapa korban resmi membuat laporan polisi terhadap keduanya.

Di dunia maya, Lim yang juga menyebut dirinya sebagai Takeshi Lim, mencitrakan dirinya sebagai mantan sopir taksi online (PHV) yang sukses menjadi pengusaha cerdas. Sementara itu, Fong merupakan direktur dan pemegang saham dari enam bisnis yang bergerak di bidang layanan konsultasi, ritel, dan pusat kebugaran.

Lim menggambarkan Fong sebagai mentornya. Keduanya tercatat sebagai mitra bisnis yang menjalankan waralaba perawatan wajah Korea pada April 2023. Dalam unggahan Facebook yang kini telah dihapus, Lim sempat membagikan foto mereka berdua di depan deretan Lamborghini saat bepergian ke Kuala Lumpur untuk acara kumpul supercar.

Dalam menjalankan aksinya, Lim mendesak orang-orang untuk berinvestasi dalam bisnis mesin penjual otomatis bernama Nozomii Vending, yang mengoperasikan lebih dari 500 mesin dengan janji pengembalian 5% hingga 10% per tahun. Selama tiga tahun sejak 2023, lebih dari 40 investor menyetorkan dana hingga 4 juta dolar Singapura (Rp56 miliar) ke perusahaan ini. Seorang penasihat keuangan yang menyetor 484.300 dolar Singapura (Rp6,78 miliar), di mana lebih dari separuhnya berasal dari pinjaman bank, membeberkan bahwa imbal hasil awalnya datang tepat waktu, lalu melambat sebelum akhirnya berhenti sama sekali.

Penasihat keuangan yang masih memiliki sisa dana 196.000 dolar Singapura (Rp2,74 miliar) di bisnis tersebut mengaku tidak dapat menghubungi Lim sama sekali pada bulan Juli. Setelah dinyatakan bangkrut, Lim dilaporkan mengirim pesan kepada beberapa investornya dan berdalih bahwa ia telah menghadapi pelecehan serta sabotase sebelum bisnisnya gagal.

“Saya merasa malu dan bersalah untuk menghadapi Anda,” ungkapnya.

Selain mesin otomatis, Lim dan Fong juga menjalankan skema investasi properti komersial. Lim menawarkan bunga 5% per tahun untuk investasi properti industrinya selama tiga tahun. Sementara untuk Fong, tujuh orang mengatakan mereka menginvestasikan total 390.000 dolar Singapura (Rp 5,46 miliar) untuk sebuah properti seluas 134 meter persegi di Telok Blangah Heights yang diperkenalkannya. Ruang tersebut kini hanya ditempati oleh penatu tanpa awak.

Salah satu korban mengaku mengenal Fong dan kesepakatan properti ini dari sebuah seminar kekayaan finansial pada tahun 2022. Fong menjanjikan dividen tahunan sebesar 15% atas investasinya senilai 50.000 dolar Singapura (Rp700 juta), yang dibayarkan tepat waktu selama dua tahun pertama sejak 2023. Laporan polisi menyebut beberapa korban lainnya juga telah berinvestasi masing-masing 100.000 dolar Singapura (Rp1,4 miliar) di properti yang sama.

Setelah para investor mulai mendesak Fong tentang dividen yang tidak dibayarkan pada tahun 2025, ia memilih kabur dan meninggalkan grup obrolan WhatsApp pada bulan September di tahun yang sama. Mantan istrinya, yang kini mengambil alih salah satu perusahaannya, sempat mengirim pesan kepada para investor untuk meyakinkan bahwa uang mereka di properti tersebut akan kembali, sembari meminta lebih banyak waktu.

(tps/luc)

Sumber

Sedang Hangat

Trump Ngamuk! Deklarasikan Iran Sudah Mati – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Ngamuk!...

Bupati Sleman Minta Pelajar Teken Surat Kontrak Tak Ikut Klitih

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bupati Sleman...

Pemprov DKI Salurkan Bantuan Modal Rp 48 M ke 167 Pedagang Pasar Kramat Jati

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemprov DKI...

Bahlil Bakal Tambah Target Pasang Baru Listrik Jadi 500 Ribu Rumah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bahlil Bakal...

Yuk, Intip Kisah Inspirasi Chairul Tanjung di Financial Festival 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Yuk, Intip...

Topik Terbaru

Trump Ngamuk! Deklarasikan Iran Sudah Mati – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Ngamuk!...

Bupati Sleman Minta Pelajar Teken Surat Kontrak Tak Ikut Klitih

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bupati Sleman...

Pemprov DKI Salurkan Bantuan Modal Rp 48 M ke 167 Pedagang Pasar Kramat Jati

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemprov DKI...

Bahlil Bakal Tambah Target Pasang Baru Listrik Jadi 500 Ribu Rumah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bahlil Bakal...

Yuk, Intip Kisah Inspirasi Chairul Tanjung di Financial Festival 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Yuk, Intip...

Skandal Kecurangan Besar CPNS Terungkap, Negara Pecat 3.868 ASN – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Skandal Kecurangan...

Muhadjir Sebut Pelaksanaan Haji Tak Boleh Bertentangan MoU Arab Saudi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Muhadjir Sebut...

Pemerintah Atensi 8 WNI Diduga Jadi Tentara Rusia, Segera Ambil Tindakan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Atensi...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories