Thursday, August 13, 2026
26 C
Indonesia

4 Jam Periksa Rudy Tanoe, KPK Usut Penyaluran Bansos 2020 Tak Sesuai Kontrak

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4 Jam Periksa Rudy Tanoe, KPK Usut Penyaluran Bansos 2020 Tak Sesuai Kontrak yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta

KPK telah memeriksa Komisaris Utama PT Dosni Roha Logistik, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT) alias Rudy Tanoe, terkait kasus dugaan korupsi pengangkutan bantuan sosial (bansos) tahun 2020. KPK mendalami kontrak penyaluran bantuan beras itu yang tidak sesuai.

“Dalam pemeriksaan tersebut tentunya didalami bagaimana proses dan mekanisme pengadaan penyaluran bansos beras,” kata Jubir KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Rabu (12/8/2026).

Budi mengatakan dalam ketentuan yang terdapat di kontrak, bantuan bansos itu seharusnya sampai langsung ke rumah penerima manfaat. Namun dalam kasus ini, bansos itu tida langsung ke penerima manaat, melainkan hanya ke kelurahan.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Namun demikian penyaluran yang dilakukan oleh para distributor ini, para vendor yang mengerjakan pengadaan penyaluran bansos beras ini tidak sampai ke titik penerima tapi hanya sampai di kelurahan-kelurahan,” ucapnya.

Menurut Budi, KPK menemukan ada ketidaksesuaian dengan kontrak yang disepakati dalam kasus ini. Selain itu, KPK juga mendalami soal nilai kontrak dan biaya yang dikeluarkan dalam penyaluran bansos.

“Yang artinya ini juga bergeser dari kontrak yang disepakati oleh pihak Kemensos dengan para penyedia jasa,” sebutnya.

Rudy Tanoe diperiksa di Gedung KPK, Jakarta Selatan, pada Selasa (11/8). Dia diperiksa selama empat jam oleh tim penyidik.

“Nggak ada tanggapan. Saya dipanggil sebagai saksi dari tersangka yang lain. Itu saja. Ya selebihnya silakan ke penyidik atau ke penasihat hukum saya,” kata Rudy, Selasa (11/8).

Rudy telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara ini. KPK mengumumkan lima tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi distribusi bansos Kemensos tahun 2020, yang terdiri atas tiga perseorangan dan dua korporasi.

Selain itu, KPK telah mencegah bepergian ke luar negeri terhadap empat orang terkait kasus ini. Mereka adalah Komisaris Utama PT Dosni Roha, Bambang Rudijanto Tanoesoedibjo (BRT); Direktur Operasional DNR Logistics tahun 2021-2024, Herry Tho (HT); Direktur Utama DNR Logistics tahun 2018-2022, Kanisius Jerry Tengker (KJT); serta Staf Ahli Menteri Bidang Perubahan dan Dinamika Sosial Kemensos, Edi Suharto (ES).

(ial/ygs)

Sumber

Sedang Hangat

Kejagung Ungkap Modus Korupsi Transfer Pricing PT Toba Pulp Lestari

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Ungkap...

Bos BKN Buka Suara! Jawab Isu 2.722 ASN Mengundurkan Diri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos BKN...

Kemensos Salurkan Air Bersih ke Ribuan Warga Pangandaran Korban Kekeringan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemensos Salurkan...

Prabowo Resmi Luncurkan Motor Listrik Nasional

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Resmi...

Lansia di Kubu Raya Kalbar Meninggal Saat Bantu Tangani Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Lansia di...

Topik Terbaru

Kejagung Ungkap Modus Korupsi Transfer Pricing PT Toba Pulp Lestari

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Ungkap...

Bos BKN Buka Suara! Jawab Isu 2.722 ASN Mengundurkan Diri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bos BKN...

Kemensos Salurkan Air Bersih ke Ribuan Warga Pangandaran Korban Kekeringan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemensos Salurkan...

Prabowo Resmi Luncurkan Motor Listrik Nasional

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Resmi...

Lansia di Kubu Raya Kalbar Meninggal Saat Bantu Tangani Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Lansia di...

1.000 Perusahaan Jepang Bangkrut dalam Sebulan, Ada Apa? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 1.000 Perusahaan...

ESDM Bongkar Alasan Pasokan Emas Lokal Seret

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai ESDM Bongkar...

5.124 Kasus Perceraian di Tangerang, Mayoritas Gara-gara Judi Online

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5.124 Kasus...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories