Sunday, August 9, 2026
16.9 C
Indonesia

Api Bromo Mulai Loncati Lautan Pasir, Pakar Ungkap Biang Keroknya

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Api Bromo Mulai Loncati Lautan Pasir, Pakar Ungkap Biang Keroknya yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, CNBC Indonesia – Kebakaran hutan dan lahan di Gunung Bromo yang sudah berlangsung sepekan lebih ternyata belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Justru sebaliknya, api kini bergerak mengarah ke padang savana, kawasan ikonik yang selama ini jadi favorit wisatawan.

Menurut Daryono, anggota Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI), ada tiga faktor utama di balik sulitnya api dikendalikan. Pertama, kombinasi cuaca panas yang membuat vegetasi makin kering. Kedua, angin kencang yang bahkan mampu “melompati” Lautan Pasir atau sekat alami yang seharusnya menahan laju api. Ketiga, melimpahnya rumput dan semak kering di kawasan Bukit Teletubbies yang justru jadi bahan bakar ideal bagi kobaran api.

“Meski strategi pemadaman sudah dilakukan secara masif lewat water bombing, drone spray, hingga penanganan darat, hembusan angin berkecepatan tinggi terus memecah konsentrasi air yang dijatuhkan dari udara,” demikian dijelaskan Daryono.

Akibat kondisi ini, opsi penutupan total seluruh akses wisata, termasuk jalur Cemoro Lawang dan Wonokitri, disebut berpotensi kuat diambil demi memprioritaskan keselamatan masyarakat dan wisatawan.

Daryono menjelaskan, strategi pemadaman saat ini berfokus pada dua hal yakni memutus jalur rambatan api dan mengoptimalkan jalur evakuasi bagi petugas maupun masyarakat. Selain rencana penutupan akses wisata, tim gabungan juga memprioritaskan pembuatan sekat bakar (firebreak) di titik-titik terdampak, salah satunya di Jalur Lingkar Kaldera Tengger, untuk melokalisasi kobaran api yang terus meluas akibat angin kencang.

4 Langkah Mitigasi yang Disarankan IABI

Agar kejadian serupa tak terus berulang, IABI menekankan pentingnya empat pilar mitigasi karhutla di kawasan Bromo:

  • Pencegahan pengunjung – memperketat pemeriksaan barang bawaan wisatawan, melarang keras penggunaan bahan pemicu api seperti flare atau kembang api, serta larangan membuang puntung rokok sembarangan.
  • Pengelolaan area rawan – membangun jalur sekat bakar (firebreak) dan memantau tingkat kekeringan vegetasi secara berkala.
  • Patroli dan komunitas – menyiagakan Tim Masyarakat Peduli Api (MPA) serta mengintensifkan patroli rutin di kawasan rawan.
  • Deteksi dan tanggap cepat – memanfaatkan pemantauan titik panas (hotspot) dan menyiapkan tim tanggap darurat untuk penanganan dini.

Dengan kombinasi faktor cuaca ekstrem dan medan yang sulit, para ahli menilai penanganan karhutla Bromo ke depan butuh pendekatan jangka panjang, bukan sekadar pemadaman reaktif saat api sudah membesar.

(fsd/fsd)

Sumber

Sedang Hangat

E-Sports Kapolri Cup 2026 Diikuti 35.936 Peserta, Pecahkan 3 Rekor MURI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai E-Sports Kapolri...

Transjakarta Kelola Transportasi ke Kepulauan Seribu Mulai 2027

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Transjakarta Kelola...

KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Geledah...

Malaysia Airlines Wajibkan 1.260 Pilot Tes Narkoba Usai Kasus Soetta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Malaysia Airlines...

China Bangun Hong Kong Baru Dekat RI, Nilainya Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Bangun...

Topik Terbaru

E-Sports Kapolri Cup 2026 Diikuti 35.936 Peserta, Pecahkan 3 Rekor MURI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai E-Sports Kapolri...

Transjakarta Kelola Transportasi ke Kepulauan Seribu Mulai 2027

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Transjakarta Kelola...

KPK Geledah 15 Lokasi Terkait Kasus Pemerasan Bupati Pemalang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Geledah...

Malaysia Airlines Wajibkan 1.260 Pilot Tes Narkoba Usai Kasus Soetta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Malaysia Airlines...

China Bangun Hong Kong Baru Dekat RI, Nilainya Rp2.000 T – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai China Bangun...

Kado HUT ke-81 RI, Naik Transportasi DKI Cuma Rp1 pada 17 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kado HUT...

Duga Penebangan 10 Pohon Terencana, DPRD Bandung Desak Langkah Hukum

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Duga Penebangan...

Iran Mau Buka Selat Hormuz, Ini Tuntutannya! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Iran Mau...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories