Friday, August 7, 2026
18.1 C
Indonesia

Zulhas Bantah Ada Kopdes di Tengah Laut: Gimana Nyemennya?

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Zulhas Bantah Ada Kopdes di Tengah Laut: Gimana Nyemennya? yang sedang hangat diperbincangkan.


Makassar,

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan tegas kabar ada Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih/KDMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) yang dibangun di tengah laut.

Zulhas, sapaan akrab Zulkifli Hasan, menilai hal itu mustahil dan menduga kabar tersebut sengaja diembuskan oleh pihak-pihak yang merasa terganggu dengan program kerakyatan pemerintah.

“Itu memang di mana? Nggak bangun di tengah laut, gimana nyemennya itu? Ya apa, warung suruh tutup. Ini memang saya kira mungkin ada yang terganggu ya, menyerang begitu, kita enggak tahu,” kata Zulkifli Hasan di Makassar, Selasa (4/8).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menegaskan Kopdes bukanlah sebuah supermarket swasta, melainkan infrastruktur vital pemerintah yang berfungsi ganda sebagai offtaker (pembeli siaga) untuk melindungi kesejahteraan petani dan nelayan.



Melalui skema ini, pemerintah memastikan stabilitas harga komoditas di tingkat bawah. Sebagai contoh, ketika harga gabah petani anjlok, maka koperasi akan hadir membeli dengan harga yang lebih layak, yakni Rp6.500.

Begitu pula dengan sektor kelautan dan perikanan, di mana hasil tangkapan nelayan yang kerap murah dibeli tengkulak nantinya akan diamankan oleh koperasi.

“Ikan di laut murah-murah dibeli tengkulak, nanti kalau sudah ada koperasi, taruh di cold storage, dikasih pabrik es, bisa disimpan dulu. Kalau enggak laku nanti koperasi yang beli ikannya. Ikan jual ke mana? Ke SPPG,” jelasnya.

Selain itu, keberadaan Kopdes juga diintegrasikan dengan layanan kantor pos serta sistem pembayaran digital seperti Brilink. Zulhas menyebut langkah ini diharapkan mampu mendekatkan akses perbankan, keuangan, dan pusat produksi kepada masyarakat perdesaan, sekaligus memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran berdasarkan data by name, by address.

“Jadi desa punya akses terhadap pusat, pusat-pusat produksi, keuangan, akses, perbankan desa jadi dekat,” katanya.

Sementara itu, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyebut pembangunan 35.800 Kopdes terus dikebut hingga akhir tahun ini dengan berkolaborasi pihak TNI Angkatan Darat (AD).

“Tidak lebih dari 1 tahun sudah menyelesaikan 35.800 gudang dan gerai KDMP, lengkap dengan alat logistiknya, yaitu 1 truk, 1 pikap, dan 2 motor roda tiga,” kata Yandri.

Yandri juga merespons kendala teknis di lapangan, seperti masalah keterbatasan luas lahan yang kurang dari 1.000 meter persegi atau desa yang belum memiliki lahan. Pemerintah memastikan solusi tetap akan disiapkan secara bertahap.

“Kan sudah berapa puluh ribu, memang bertahap tidak sekaligus, sama dengan Kopdes tidak sekaligus,” ujarnya.

Yandri menerangkan konsep pembangunan yang masif ini dengan menerapkan pendekatan kolaboratif antarkementerian, mulai dari Kementerian Koperasi, Badan Pangan Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, hingga Kementerian Pertanian untuk pengembangan desa tematik seperti desa jagung, melon, dan semangka.

“Kita ini bukan Superman, tapi Super Team. Jadi Kementerian Desa itu sifatnya lebih banyak kolaboratif. Fokus juga di daerah 3T dan kita kerja sama juga dengan TNI AD untuk buat jembatan, sumber air bersih,” pungkasnya.

[Gambas:Youtube]

(mir/pta)


Sumber

Sedang Hangat

Harga Biodiesel Naik Rp 14.924/L – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Biodiesel...

OJK Tutup 1.220 Entitas Keuangan Ilegal, Mayoritas Pinjol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai OJK Tutup...

Karhutla di Alun-alun Suryakancana Gunung Gede Pangrango

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

Lewat Perpres, DPR Dorong Aktivitas Tambang di Pulau Belitung – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Lewat Perpres,...

Purbaya Datangi Korban Montara, Bawa Pesan Khusus Prabowo – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Datangi...

Topik Terbaru

Harga Biodiesel Naik Rp 14.924/L – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Biodiesel...

OJK Tutup 1.220 Entitas Keuangan Ilegal, Mayoritas Pinjol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai OJK Tutup...

Karhutla di Alun-alun Suryakancana Gunung Gede Pangrango

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

Lewat Perpres, DPR Dorong Aktivitas Tambang di Pulau Belitung – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Lewat Perpres,...

Purbaya Datangi Korban Montara, Bawa Pesan Khusus Prabowo – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Datangi...

Presiden Beri Atensi Riset Pengelolaan Sampah hingga Genteng dari Limbah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Presiden Beri...

idEA Respons Keputusan Purbaya Tunda Pajak Marketplace Jadi 1 November

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai idEA Respons...

Trump Serang Kandidat Senat Muslim Michigan: Dia Penuh Omong Kosong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Serang...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories