Sunday, August 30, 2026
23.6 C
Indonesia

Aipda Yudhie Tewas Saat Penggerebekan, Bareskrim Buru Bandar Narkoba

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aipda Yudhie Tewas Saat Penggerebekan, Bareskrim Buru Bandar Narkoba yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Bareskrim Polri turun tangan ikut memburu bandar narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Hal tersebut dilakukan usai anggota Satresnarkoba Polres Katingan, Aipda Yudhie Perdana Putra gugur dalam operasi melawan bandar narkotika di kasus tersebut.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Eko Hadi Santoso mengatakan pihaknya turut berduka cita atas gugurnya Yudhie saat sedang bertugas.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Aipda Yudhie Perdana Putra yang gugur saat menjalankan tugas memberantas peredaran narkotika,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (2/7).





Ia memastikan Bareskrim akan memberikan dukungan penuh kepada jajaran Polda Kalimantan Tengah dan Polres Katingan dalam penanganan kasus tersebut. Termasuk untuk mencari dua anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang saat ini masih hilang.

“Kami akan melakukan backup penuh terhadap jajaran di lapangan, baik dalam proses pencarian anggota yang masih belum ditemukan, pengamanan wilayah, maupun pengungkapan tuntas jaringan narkotika dan pelaku penyerangan terhadap anggota Polri,” jelasnya.

Ia menjelaskan peristiwa ini terjadi pada Rabu (1/7) malam ketika Satresnarkoba Polres Katingan menindaklanjuti informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran sabu di Desa Tumbang Kalemei.

Eko mengatakan hasil penyelidikan mengarah kepada seorang target operasi berinisial BIO yang diketahui merupakan residivis kasus narkotika. Selanjutnya sebanyak 12 personel diterjunkan dalam operasi tersebut.

Setibanya di lokasi, tim dibagi menjadi dua kelompok dengan tik pertama melakukan penindakan di rumah target, sedangkan tim kedua bersiaga di lokasi lain sebagai unsur pendukung.

“Saat proses penangkapan berlangsung, target berhasil diamankan. Namun situasi berubah ketika beberapa orang di dalam rumah dan warga sekitar melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam berupa parang,” tuturnya.

Situasi semakin memanas lantaran massa aksi terus bertambah dan melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam serta senjata api rakitan.

Akibat situasi yang semakin tidak terkendali, personel berupaya menyelamatkan diri sambil meminta bantuan penebalan personel. Sejumlah anggota terpaksa berenang menyeberangi sungai dan berlindung di kawasan hutan untuk menghindari amukan massa.

“Dalam insiden tersebut, Aipda Yudhie ditemukan meninggal dunia dengan luka akibat senjata tajam. Sementara Aiptu Sumaryanto dan Bripda Nopandri Ramadhana masih dalam pencarian oleh tim gabungan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Eko menyebut seluruh operasi pemberantasan narkotika akan dievaluasi agar seluruh personel memiliki kesiapan maksimal dalam menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.

“Setiap pelaksanaan penindakan harus dipersiapkan secara matang, mulai dari perencanaan operasi, pemetaan potensi ancaman, hingga kekuatan personel dan perlengkapan. Keselamatan anggota merupakan prioritas tanpa mengurangi ketegasan dalam pemberantasan narkotika,” tuturnya.

(tfq/ugo)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

13 Tindak Pidana Ini Masuk RUU Perampasan Aset, Ini Daftar Lengkapnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 13 Tindak...

13 Tindak Pidana yang bisa Dikenai Perampasan Aset

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 13 Tindak...

Komisi IX DPR Minta Kemenkes Turun Tangani ISPA Imbas Karhutla di Kalbar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi IX...

Sudah Gajian, Yuk Belanja di Transmart Full Day Sale Diskon 50% + 20%

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sudah Gajian,...

Korban Tewas Capai 682 Orang, Nepal-Tibet Masih Dihantui Banjir Besar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Korban Tewas...

Topik Terbaru

13 Tindak Pidana Ini Masuk RUU Perampasan Aset, Ini Daftar Lengkapnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 13 Tindak...

13 Tindak Pidana yang bisa Dikenai Perampasan Aset

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 13 Tindak...

Komisi IX DPR Minta Kemenkes Turun Tangani ISPA Imbas Karhutla di Kalbar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Komisi IX...

Sudah Gajian, Yuk Belanja di Transmart Full Day Sale Diskon 50% + 20%

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sudah Gajian,...

Korban Tewas Capai 682 Orang, Nepal-Tibet Masih Dihantui Banjir Besar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Korban Tewas...

Pelaku Perusakan Hutan Dihukum Mati – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelaku Perusakan...

GRIB Jaya Buka Suara soal Hercules Ada di Lokasi Kericuhan 27 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai GRIB Jaya...

Ancam Balas Dendam, China Siap Lawan Tarif Impor AS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ancam Balas...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories