Sunday, August 30, 2026
19.2 C
Indonesia

Ancam Balas Dendam, China Siap Lawan Tarif Impor AS

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ancam Balas Dendam, China Siap Lawan Tarif Impor AS yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

China mengancam bakal membalas rencana Amerika Serikat (AS) yang menerapkan tarif impor 7,5 persen untuk produk-produk asal Negeri Tirai Bambu.  

“AS telah mempolitisasi isu ekonomi dan perdagangan, yang merupakan tindakan nyata dari unilateralisme dan proteksionisme. China dengan tegas menentang hal ini,”kata juru bicara Kementerian Perdagangan China, Huang Ling, dalamketerangan pers rutin di Beijing, Kamis (27/8).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beijing memperingatkan bahwa mereka siap mengambil tindakan balasan jika itu diperlukan, melansir Anadolu.

Menurut Huang, kapasitas produksi suatu negara seharusnya dinilai secara komprehensif, objektif, dan adil, bukan dijadikan pembenaran untuk menerapkan kebijakan proteksionisme sepihak.



“Kami akan terus memantau secara ketat dan mengevaluasi secara menyeluruh langkah-langkah AS selanjutnya, serta mempertahankan hak kami untuk mengambil semua tindakan yang diperlukan,” tambah Huang.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas laporan yang beredar bahwa pemerintah AS tengah mempertimbangkan tarif tambahan sebesar 7,5 persen terhadap barang impor dari China.

[Gambas:Youtube]

Langkah AS itu dipicu tuduhan adanya kelebihan kapasitas manufaktur excess manufacturing capacity di Negeri Tirai Bambu. Kendati demikian, laporan media menyebutkan bahwa besaran tarif final tersebut masih belum diputuskan.

Sebagai informasi, Maret lalu Kantor Perwakilan Dagang AS (USTR) merilis laporan investigasi yang dikenal sebagai Section 301. Investigasi tersebut menargetkan praktik manufaktur di China serta 15 negara mitra ekonomi lainnya.

Penyelidikan tersebut juga mencakup Indonesia, Uni Eropa, Jepang, India, Korea Selatan, Vietnam, Malaysia, Thailand, Singapura dan sejumlah negara lainnya.

Hasil investigasi tersebut kemudian ditolak mentah-mentah oleh China, khususnya perihal kelebihan kapasitas industri. Pemerintah China berargumen bahwa produksi dan permintaan global harus dievaluasi dari perspektif internasional.

Negeri Tirai Bambu juga menegaskan bahwa volume produksi yang melebihi konsumsi domestik tidak serta-merta dapat dikategorikan sebagai kelebihan kapasitas.

Saat ini, tarif pengganti atau replacement tarif AS terhadap barang China berada di level 12,5 persen. Jika diberlakukan tarif tambahan 7,5 persen, maka total tarif AS terhadap barang China berada di kisaran 20 persen.

(lil/ins)


Sumber

Sedang Hangat

Ngeri! Kyiv Digempur Drone Rusia Berhari-hari, 37 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ngeri! Kyiv...

FOTO: Hutan Lindung Gambut Londerang Jambi Terbakar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Hutan...

Prabowo Rapat Bareng Panglima-Kastaf Bahas Karhutla-Syarat Warga Dayak Masuk TNI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Rapat...

Krisis Energi Belum Usai, IMF Ingatkan Risiko Utang dan Inflasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Energi...

Turki-Israel Memanas! Kian Sengit Rebutan Pengaruh di Timur Tengah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Turki-Israel Memanas!...

Topik Terbaru

Ngeri! Kyiv Digempur Drone Rusia Berhari-hari, 37 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ngeri! Kyiv...

FOTO: Hutan Lindung Gambut Londerang Jambi Terbakar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Hutan...

Prabowo Rapat Bareng Panglima-Kastaf Bahas Karhutla-Syarat Warga Dayak Masuk TNI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Rapat...

Krisis Energi Belum Usai, IMF Ingatkan Risiko Utang dan Inflasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Energi...

Turki-Israel Memanas! Kian Sengit Rebutan Pengaruh di Timur Tengah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Turki-Israel Memanas!...

Emil Dardak Jadi Calon Tunggal Ketua Demokrat Jatim hingga 2031

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Emil Dardak...

Konsisten Perkuat Ketahanan Pangan Sumatera, Zulhas Raih detikSumatera Awards 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Konsisten Perkuat...

Mentrans Tinjau Langsung Sekolah Terdampak Gempa di NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mentrans Tinjau...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories