Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai 352 Siswa SD di Lombok Tengah Diduga Keracunan MBG, SPPG Bakal Di-suspend yang sedang hangat diperbincangkan.
Lombok Tengah –
Sebanyak 352 siswa dari sejumlah sekolah dasar (SD) di Kecamatan Batukliang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), diduga keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mengalami keluhan seperti muntah-muntah dan pusing.
Dilansir detikBali, Jumat (11/9/2026), Satuan Tugas (Satgas) Pengawasan MBG Lombok Tengah memastikan para korban telah mendapatkan penanganan. Ketua Satgas MBG Lombok Tengah, Lalu Firman Wijaya, mengatakan pihaknya masih mengecek kondisi para siswa yang dirawat di sejumlah Puskesmas.
“Kebetulan baru Pak Asisten II, sudah menuju ke Lokasi SPPG dan Puskesmas beliau laporkan ke saya bahwa sebagian dari siswa korban keracunan MBG ini itu sudah pulang,” kata Firman, Jumat (11/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Program MBG NTB Fathul Gani mengatakan SPPG yang menyalurkan makanan kepada 352 siswa tersebut terancam kena suspend atau dihentikan sementara. Satgas menegaskan sanksi akan diberlakukan sebagai bahan evaluasi.
“Ya kalau melihat situasi otomatis suspend,” Ketua Satuan Tugas (Satgas) Program MBG NTB Fathul Gani ditemui di kantor Gubernur NTB.
Jika terbukti, Fathul menyebut durasi penghentian sementara masih menunggu keputusan BGN. Menurutnya, penghentian sementara juga diperlukan untuk memulihkan kepercayaan dan kondisi psikologis para penerima manfaat agar tidak trauma mengonsumsi makanan MBG.
“Cuma jangka waktunya (suspend) nanti menunggu keputusan BGN. Sebagai bahan evaluasi apalagi ini menimbulkan keracunan,” ujarnya.
Sebanyak 352 siswa dari sejumlah sekolah dilarikan ke Puskesmas Peringgarata, Puskesmas Mantang, dan Puskesmas Aik Darek. Mereka diduga mengalami keracunan setelah menyantap menu MBG yang disalurkan mitra salah satu SPPG di Desa Lendang Tampel, Kecamatan Batukliang.
“Jumlah korban 352 semua sudah balik ke rumah. Tadi sudah dilakukan observasi 3 jam nanti kita update lagi,” imbuhnya.
Simak selengkapnya di sini.
(isa/idn)




