Wednesday, October 7, 2026
31.7 C
Indonesia

Trump Serang Balik ISIS Usai 3 Warga AS Tewas di Suriah


Jakarta, —

Presiden AS Donald Trump menyerang balik ISIS usai tiga warga negaranya tewas di Palmyra, Suriah akibat serangan pada Sabtu (13/12) lalu.

Serangan kepada ISIS, menurut Trump, adalah ‘balasan yang sangat serius’. Pasukan AS diklaim sudah mulai melakukan serangan balasan tersebut sejak Jumat (19/12).


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menjelaskan, serangan kepada kelompok ISIS bukan menabuh genderang perang. Namun, ia menegaskan langkah itu mesti ditempuh Amerika sebagai bentuk balasan.

“Pasukan AS memulai OPERASI HAWKEYE STRIKE di Suriah untuk melenyapkan ISIS, infrastruktur, dan situs senjata sebagai tanggapan langsung atas serangan terhadap pasukan AS yang terjadi pada 13 Desember di Palmyra, Suriah,” jelas Hegseth di media sosial X, dikutip dari AFP, Sabtu (20/12).

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Suriah juga membuat sebuah pernyataan tegas. Mereka memang tidak secara langsung mengomentari aksi balasan AS, tapi Suriah menekankan komitmennya memerangi ISIS.

Mereka bahkan memastikan ISIS tidak akan memiliki tempat berlindung yang aman di Suriah.

Terpisah, Presiden AS Donald Trump marah besar atas tewasnya dua tentara dan satu warga sipil imbas serangan di Suriah. Trump menuduh ketiga warga negara AS itu tewas dalam serangan yang dilancarkan ISIS.

“Kami berduka karena kehilangan tiga patriot Amerika yang hebat di Suriah, dua tentara dan satu penerjemah sipil. Demikian pula, kami berdoa untuk tiga tentara yang terluka yang baru saja dikonfirmasi sudah dalam keadaan baik,” tulis Trump di Truth Social, tepat setelah serangan di Suriah.

“Ini adalah serangan ISIS terhadap AS dan Suriah, di wilayah Suriah yang sangat berbahaya, yang tidak sepenuhnya dikuasai oleh mereka. Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa sangat marah dan terganggu oleh serangan ini. Akan ada pembalasan yang sangat serius!” tegasnya.

ISIS merebut sebagian besar wilayah Suriah dan Irak pada 2014 selama perang saudara, sebelum akhirnya dikalahkan secara teritorial di negara tersebut lima tahun kemudian. Akan tetapi, para pejuangnya masih mempertahankan keberadaan mereka, terutama di kawasan gurun.

(skt/asr)



Sumber

Sedang Hangat

Gibran Tetap Tidak Bisa Didiskualifikasi sebagai Wakil Presiden – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gibran Tetap...

Taklimat di Istana, Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Taklimat di...

Para Penggerak Ketahanan Pangan di Daerah: Inovasi hingga Pemberdayaan Lokal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Para Penggerak...

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MK Tak...

KRL INKA Beroperasi Kembali, 7 Trainset Siap Layani Bogor Line

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KRL INKA...

Topik Terbaru

Gibran Tetap Tidak Bisa Didiskualifikasi sebagai Wakil Presiden – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gibran Tetap...

Taklimat di Istana, Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Taklimat di...

Para Penggerak Ketahanan Pangan di Daerah: Inovasi hingga Pemberdayaan Lokal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Para Penggerak...

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MK Tak...

KRL INKA Beroperasi Kembali, 7 Trainset Siap Layani Bogor Line

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KRL INKA...

Krisis Perumahan Menggila, Pemerintah Akhirnya Sahkan 2 Dekret Baru – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Perumahan...

4 WNI Kru Kapal Disandera Bajak Laut Somalia Lima Bulan Tiba di RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4 WNI...

Mengupas Tuah Kemenko Baru Prabowo, Bawa Berkah atau Justru Bencana?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mengupas Tuah...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories