Sunday, July 5, 2026
20.3 C
Indonesia

Trump Marah Tentara AS Tewas di Suriah, Bersumpah Balas Dendam!


Jakarta,

Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersumpah akan membalas serangan diduga ISIS yang menewaskan dua tentara dan satu warga AS di Suriah pada Sabtu (13/12).

Dalam unggahan di Truth Social, Trump mengatakan tiga warga AS tewas di Suriah dalam serangan yang diduga dilancarkan oleh ISIS. Secara rinci, tiga warga AS tersebut yakni dua tentara dan satu warga sipil yang berprofesi sebagai penerjemah.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Kami berduka karena kehilangan tiga Patriot Amerika yang hebat di Suriah, dua tentara dan satu penerjemah sipil. Demikian pula, kami berdoa untuk tiga tentara yang terluka yang baru saja dikonfirmasi sudah dalam keadaan baik,” tulis Trump di Truth Social, Sabtu (13/12).

“Ini adalah serangan ISIS terhadap AS dan Suriah, di wilayah Suriah yang sangat berbahaya, yang tidak sepenuhnya dikuasai oleh mereka. Presiden Suriah Ahmed Al Sharaa sangat marah dan terganggu oleh serangan ini. Akan ada pembalasan yang sangat serius,” pungkas Trump.

Sementara itu, juru bicara Pentagon Sean Parnell mengatakan serangan ini terjadi di Palmyra, lokasi reruntuhan kuno yang terdaftar di UNESCO dan pernah dikuasai oleh kelompok ISIS selama puncak ekspansi teritorialnya di Suriah.

Menurut Komando Pusat AS, serangan itu dilancarkan oleh “seorang pria bersenjata” yang berhasil dilumpuhkan dan dibunuh tak lama kemudian.

Berdasarkan keterangan Parnell, serangan itu terjadi saat para prajurit dan penerjemah sedang melakukan pertemuan dengan pemimpin kunci guna mendukung operasi kontra-terorisme di Suriah.

Utusan AS untuk Suriah, Tom Barrack, menilai serangan ini menargetkan para pejabat AS dan Suriah.

Ini merupakan serangan pertama terhadap AS sejak Al Sharaa menggulingkan rezim Bashar Al Assad di Suriah akhir tahun lalu.

Menteri Luar Negeri Suriah Asaad Al Shaibani menyatakan Damaskus mengutuk keras serangan tersebut.

“Kami menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban, serta kepada pemerintah dan rakyat Amerika, dan mendoakan agar para korban luka segera pulih,” demikian keterangan Al Shaibani dalam unggahan di X, seperti dikutip AFP.

Seorang pejabat Pentagon yang bicara dengan syarat anonim mengatakan kepada AFP bahwa serangan ini “terjadi di daerah yang tidak dikuasai oleh Presiden Suriah.”

Dalam sebuah wawancara di televisi pemerintah, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Suriah, Anwar Al Baba, mengatakan bahwa ada “peringatan sebelumnya dari komando keamanan internal kepada pasukan sekutu di wilayah gurun” mengenai potensi “penyusupan” ISIS.

“Pasukan koalisi internasional tidak mengindahkan peringatan Suriah tentang kemungkinan infiltrasi ISIS,” katanya.

ISIS merebut sebagian besar wilayah Suriah dan Irak pada 2014 selama perang saudara Suriah, sebelum akhirnya dikalahkan secara teritorial di negara tersebut lima tahun kemudian.

Namun, para pejuangnya masih mempertahankan keberadaan mereka, terutama di kawasan gurun.

Pasukan AS sementara itu ditempatkan di wilayah timur laut Suriah yang dikuasai Kurdi serta di Al Tanf dekat perbatasan dengan Yordania.

(rds)


Sumber

Sedang Hangat

Pemerintah Gelar OMC untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Besok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Gelar...

Metode Modern Dobelkan Cuan Petani, Ongkos Tanam Susut Rp2,4 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Metode Modern...

Daftar Enam Kapolda dan Kakorlantas Baru yang Dilantik Kapolri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar Enam...

Bom Tiba-Tiba Meledak di Dekat Gedung MA: 9 Tewas-Banjir Darah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bom Tiba-Tiba...

Politisi Gerindra Salurkan 5.000 Bibit Pohon & Pupuk ke Warga Sungailiat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Politisi Gerindra...

Topik Terbaru

Pemerintah Gelar OMC untuk Padamkan Kebakaran TPA Jatiwaringin Besok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Gelar...

Metode Modern Dobelkan Cuan Petani, Ongkos Tanam Susut Rp2,4 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Metode Modern...

Daftar Enam Kapolda dan Kakorlantas Baru yang Dilantik Kapolri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Daftar Enam...

Bom Tiba-Tiba Meledak di Dekat Gedung MA: 9 Tewas-Banjir Darah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bom Tiba-Tiba...

Politisi Gerindra Salurkan 5.000 Bibit Pohon & Pupuk ke Warga Sungailiat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Politisi Gerindra...

Dari Tangga Hingga Toolbox Kena Kortingan di Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dari Tangga...

Polisi Usut Pelemparan Bom Molotov ke Rumah Advokat di Ciracas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Usut...

Penampakan Penambang Kripto di Tambun Ketahuan Curi Listrik 33.000 VA – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penampakan Penambang...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories