Thursday, August 13, 2026
18.7 C
Indonesia

Tambang Ilegal hingga Prostitusi di Pulau Buru, 16 WN China Dibekuk

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tambang Ilegal hingga Prostitusi di Pulau Buru, 16 WN China Dibekuk yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) bersama Komando Daerah Militer XV/Pattimura menertibkan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) melalui operasi penertiban terpadu di kawasan tambang emas ilegal Gunung Botak, Pulau Buru, Maluku.

Pangdam XV/Pattimura Mayjen TNI Doddy Tri menjelaskan sebelum penertiban, pada 13 April Kasum TNI Letnan Jenderal Richard Tampubolon bersama Satgas PKH meninjau lokasi tambang dari udara.

Tim gabungan lalu melaksanakan pengosongan lahan tambang ilegal Gunung Botak serta penyisiran area base camp dan lokasi pemurnian emas.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Hasilnya, diamankan 16 warga negara asing asal China yang diduga terlibat, serta ditemukan lokasi penjualan miras dan praktik prostitusi. Seluruh WNA tersebut telah diserahkan ke pihak imigrasi,” kata Doddy dalam keterangan tertulis, Minggu (3/5)

Doddy mengatakan penertiban yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pengosongan lahan, tetapi juga mencakup penanganan menyeluruh terhadap berbagai dampak sosial yang ditimbulkan.





“Temuan 16 warga negara asing asal China di lokasi tambang dan adanya praktik prostitusi serta peredaran miras menunjukkan betapa seriusnya ancaman ini jika dibiarkan. Ini bukan sekadar masalah ekonomi, ini adalah masalah stabilitas keamanan dan integritas negara,” katanya.

Doddy mengatakan pentingnya penataan kawasan tambang secara legal dan berkelanjutan.

Ia menyebut bersama Pemprov Maluku, TNI berkomitmen untuk menata kembali kawasan Gunung Botak.

“Penertiban ini adalah langkah nyata kita dalam menyelamatkan aset kekayaan alam Maluku dari eksploitasi ilegal yang merusak. TNI hadir untuk mengawal kebijakan pemerintah daerah agar pengelolaan sumber daya alam dapat beralih ke jalur resmi, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kesejahteraan masyarakat Maluku secara legal,” ujarnya.

(yoa/isn)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Semua Tegang, Awas Rusia Ngamuk ke Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Semua Tegang,...

Mendag Respons Aksi Bagi Ayam Gratis Imbas Harga Telur Peternak Anjlok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendag Respons...

Imigrasi Jatuhkan Tindakan Administratif kepada 10.911 WNA

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Imigrasi Jatuhkan...

Tsunami Kebangkrutan, 1.000 Perusahaan Jepang Gulung Tikar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tsunami Kebangkrutan,...

Duet Pollux Hotels-Marriott International Kokohkan Bisnis Hospitality

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Duet Pollux...

Topik Terbaru

Semua Tegang, Awas Rusia Ngamuk ke Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Semua Tegang,...

Mendag Respons Aksi Bagi Ayam Gratis Imbas Harga Telur Peternak Anjlok

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendag Respons...

Imigrasi Jatuhkan Tindakan Administratif kepada 10.911 WNA

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Imigrasi Jatuhkan...

Tsunami Kebangkrutan, 1.000 Perusahaan Jepang Gulung Tikar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tsunami Kebangkrutan,...

Duet Pollux Hotels-Marriott International Kokohkan Bisnis Hospitality

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Duet Pollux...

Kasus Perusakan Makam Ayah Mertua Djaduk Ferianto Berakhir Damai

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasus Perusakan...

FBI AS Diam-Diam Bangun Kerja Sama dengan China dan Rusia, Ada Apa? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FBI AS...

5 Hari Lagi MoU Kedaluwarsa, Ini 3 Ganjalan AS-Iran untuk Berdamai

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5 Hari...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories