Wednesday, July 15, 2026
24.3 C
Indonesia

Surveyor Sucofindo Tewas di Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Siak

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Surveyor Sucofindo Tewas di Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Siak yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Surveyor PT Sucofindo meninggal dunia dalam insiden kapal tenggelam di perairan Tanjung Buton, Kabupaten Siak, Riau.

Kabar duka ini diketahui melalui unggahan akun Instagram resmi perusahaan @sucofindoofficial.

Kepergian Surveyor bernama Febrizal itu seiring dengan dihentikannya operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan dalam insiden tersebut.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Turut Berduka Cita. Seiring dengan dihentikannya operasi pencarian oleh Tim SAR Gabungan atas insiden KM Gading 2 di Perairan Kawasan Industri Tanjung Buton (KITB), Kabupaten Siak, keluarga besar PT SUCOFINDO (PERSERO) menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga rekan kami, Sdr. Febrizal,” tulis Sucofindo dalam unggahannya, Selasa (14/7).



“Dedikasi dan pengabdiannya dalam menjalankan tugas akan senantiasa menjadi bagian dari perjalanan SUCOFINDO,” tulis Sucofindo.

Perusahaan turut menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh Tim SAR Gabungan atas upaya tanpa kenal lelah selama proses pencarian.

“Di tengah duka ini, doa dan simpati kami menyertai keluarga. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan ketabahan,” tulis Sucofindo.

[Gambas:Instagram]

Insiden tenggelamnya kapal ini juga menelan korban jiwa lain, satu di antaranya adalah Pegawai Bea Cukai Pekanbaru bernama Aditya Waskita Jauhari.

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pun telah menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian Aditya.

“Saya, Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Keuangan Republik Indonesia, atas nama pribadi dan segenap keluarga besar Kementerian Keuangan, menyampaikan dukacita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Saudara Aditya Waskita Jauhari,” kata Purbaya dalam unggahan video di Instagram resminya @menkeuri, Rabu (8/7).

Purbaya mengatakan Aditya merupakan pelaksana di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean B Pekanbaru, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Aditya meninggal dunia saat menjalankan tugas negara di perairan Kawasan Industri Tanjung Buton, Kecamatan Sungai Apit, Kabupaten Siak.

Ia pun menyampaikan penghormatan atas dedikasi dan pengabdian pegawai tersebut selama bertugas.

“Saya menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengabdian dan jasa almarhum Aditya Waskita Jauhari. Semoga segala khilaf dan dosanya diampuni, amal ibadahnya diterima, kuburnya dilapangkan, dan almarhum diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Purbaya juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Ia berharap keluarga diberi kekuatan, ketabahan, dan keikhlasan menghadapi musibah tersebut.

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) mengungkapkan Aditya gugur saat mengikuti pengawasan pemuatan barang ekspor di perairan Tanjung Buton pada Senin (7/7) dini hari.

Insiden terjadi ketika Aditya bersama tim gabungan melakukan pemeriksaan fisik muatan kapal MV Himala V195 sebagai bagian dari prosedur pengawasan kepabeanan atas komoditas ekspor Palm Kernel Shell in Bulk.

Saat proses pengukuran akhir muatan berlangsung, kapal pompong yang ditumpangi tim KM Gading 2 terbalik dan tenggelam akibat arus perairan yang kuat.

Tim SAR gabungan kemudian melakukan operasi pencarian dan penyelamatan. Sebagian besar penumpang berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, sementara Aditya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

(dhz/sfr)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Notaris Pindah ke Jakarta Kena Tarif Rp 500 Juta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Notaris Pindah...

Mendikdasmen Beri Dukungan Psikologis ke Siswa SDN di Jaksel Pascateror BOM

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendikdasmen Beri...

Motor ASN Diderek karena Langgar Aturan Rabu Wajib Transportasi Umum

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Motor ASN...

Parlemen Iran Gelar Sidang Pleno, Teriakkan Balas Dendam ke AS – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Parlemen Iran...

Resmi Turun! Ini Daftar Harga LPG Bright Gas 5,5 & 12 Kg per 15 Juli

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Resmi Turun!...

Topik Terbaru

Notaris Pindah ke Jakarta Kena Tarif Rp 500 Juta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Notaris Pindah...

Mendikdasmen Beri Dukungan Psikologis ke Siswa SDN di Jaksel Pascateror BOM

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendikdasmen Beri...

Motor ASN Diderek karena Langgar Aturan Rabu Wajib Transportasi Umum

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Motor ASN...

Parlemen Iran Gelar Sidang Pleno, Teriakkan Balas Dendam ke AS – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Parlemen Iran...

Resmi Turun! Ini Daftar Harga LPG Bright Gas 5,5 & 12 Kg per 15 Juli

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Resmi Turun!...

Warga Protes soal Pemilu, 9 Nyawa Melayang Usai Bentrok dengan Polisi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Protes...

Dari FBI hingga Secret Service Ikut Cek Duit Kasus Febrie Adriansyah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dari FBI...

Harga Bright Gas Turun per 14 Juli, Tabung Pink 5,5 Kg Jadi Rp103 Ribu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Bright...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories