Tuesday, October 27, 2026
31.6 C
Indonesia

Rupiah Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS Jumat Sore

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Rupiah Menguat ke Rp18.065 per Dolar AS Jumat Sore yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Nilai tukar rupiah berada di level Rp18.065 per dolar AS pada perdagangan Jumat (10/7) sore. Mata uang Garuda menguat 63 poin atau 0,35 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Pergerakan rupiah sejalan dengan mata uang Asia yang cenderung menguat terhadap dolar AS. Yuan China menguat 0,18 persen, ringgit Malaysia naik 0,27 persen, dolar Singapura terapresiasi 0,12 persen, serta yen Jepang menguat 0,42 persen.

Kemudian ada juga peso Filipina yang menguat 0,15 persen dan won Korea Selatan naik 0,12 persen. Sementara itu, dolar Hong Kong terpantau melemah 0,04 persen.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di kelompok mata uang negara maju, pergerakannya juga beragam. Euro menguat 0,06 persen, poundsterling Inggris naik 0,07 persen, dolar Australia terapresiasi 0,07 persen, dan franc Swiss menguat 0,17 persen. Sementara itu, dolar Kanada stabil tak alami perubahan.



Pengamat mata uang yang merupakan Direktur PT Traze Andalan Futures Ibahim Assuaibi mengungkap penguatan rupiah akibat kombinasi faktor eksternal dan internal.

Dari eksternal, perang yang terjadi kembali antara Amerika Serikat dan Iran serta harga minyak dunia yang naik menjadi penyebab rupiah menguat.

Ia mengatakan lonjakan harga minyak memicu kekhawatiran tentang inflasi yang didorong oleh energi, yang pada gilirannya dapat memicu sikap yang lebih agresif dari Bank Sentral AS The Federal Reserve (The Fed).

“Pasar terlihat terus meningkatkan taruhan mereka pada kenaikan suku bunga Fed pada tahun 2026 pekan ini, menurut CME Fedwatch Tool, pasar memperkirakan peluang kenaikan suku bunga sebesar 63 persen pada pertemuan di bulan September,” ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis.

Dari faktor internal, Ibrahim menyebut pernyataan International Monetary Fund yang mempertahankan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia di level 5 persen pada 2026 disambut positif oleh pasar.

(dhz/sfr)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

2 Tahun Prabowo, Cek Kesehatan Gratis Sudah Diikuti 105 Juta Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 Tahun...

KPK Periksa Sestama BNPB Terkait Kasus Korupsi Dana Siap Pakai Bencana

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Periksa...

2 Tahun Prabowo dan Segala Catatan Tentang MBG

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 Tahun...

⁠Cara Pramono Tanpa Drama Agar Sampah Bantargebang Dikelola DKI-Bekasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai ⁠Cara Pramono...

Anggota TNI AU Kena Panah di Selangkangan saat Naik Motor di Makassar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anggota TNI...

Topik Terbaru

2 Tahun Prabowo, Cek Kesehatan Gratis Sudah Diikuti 105 Juta Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 Tahun...

KPK Periksa Sestama BNPB Terkait Kasus Korupsi Dana Siap Pakai Bencana

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Periksa...

2 Tahun Prabowo dan Segala Catatan Tentang MBG

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 Tahun...

⁠Cara Pramono Tanpa Drama Agar Sampah Bantargebang Dikelola DKI-Bekasi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai ⁠Cara Pramono...

Anggota TNI AU Kena Panah di Selangkangan saat Naik Motor di Makassar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Anggota TNI...

Diskon Tiket Pesawat Nataru hingga 13 Persen, Cek Jadwalnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Diskon Tiket...

Benahi Masalah Truk ODOL, Andra Soni Gandeng Kejati Banten Perkuat Aturan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Benahi Masalah...

Lebih dari 3.000 Hektare Lahan dan Hutan di Kalimantan Masih Terbakar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Lebih dari...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories