Thursday, September 17, 2026
17.4 C
Indonesia

Prabowo Ingin Pelaku Karhutla Digolongkan ‘Terorisme Ekologi’

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Ingin Pelaku Karhutla Digolongkan ‘Terorisme Ekologi’ yang sedang hangat diperbincangkan.

Jakarta

Presiden Prabowo Subianto mendorong penguatan sanksi hukum terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, termasuk kemungkinan menggolongkan tindakan tersebut sebagai terorisme ekologi. Prabowo menilai persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah menjadi masalah serius yang membutuhkan langkah hukum lebih tegas sekaligus penguatan regulasi.

Arahan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin rapat terbatas secara hybrid terkait penanganan sejumlah bencana di Tanah Air dari Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (16/9/2026). Dalam rapat tersebut, Prabowo menerima laporan penanganan karhutla sekaligus langkah mitigasi menghadapi kondisi yang diperkirakan masih rawan dalam 1,5 bulan ke depan.

Prabowo meminta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bersama Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mendalami ketentuan sanksi terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan. Penguatan aturan, menurut Prabowo, dapat dilakukan melalui perubahan undang-undang dengan melibatkan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



“Saya katakan itu coba nanti Mensesneg dengan Menteri Hukum didalami supaya masalah sanksi-sanksi hukumnya, mungkin undang-undangnya kita minta ke DPR untuk diperberat bahwa ini kita golongkan terorisme ekologi. Ini sangat serius,” ujar Presiden.

Keseriusan tersebut turut didasari dampak karhutla yang tidak hanya dirasakan di dalam negeri, melainkan juga dapat mengganggu negara-negara tetangga. Prabowo menegaskan pemerintah telah bekerja maksimal dalam melakukan mitigasi dan tidak ingin dampak kebakaran hutan Indonesia merepotkan negara lain.

“Kita sudah bekerja maksimal untuk mitigasi masalah-masalah ini,” ungkapnya.

Selain itu, Prabowo meminta aturan di daerah yang masih memberikan ruang terhadap pembakaran lahan segera dicabut. Dia juga membuka kemungkinan memperberat ketentuan dalam undang-undang nasional.

“Segera perda-nya dicabut. Menteri Dalam Negeri dipastikan dan kalau perlu saya katakan kita perberat undang-undang nasional,” katanya.

Prabowo juga menegaskan pembukaan lahan dengan cara membakar tidak boleh lagi dilakukan dengan alasan apa pun. Dia menekankan, apabila masyarakat membutuhkan pembukaan lahan, pemerintah siap memberikan bantuan sehingga praktik pembakaran tidak lagi menjadi pilihan.

“Saya sudah katakan jangan ada alasan rakyat kearifan lokal dan sebagainya, itu saya kira alasan. Saya sudah katakan kalau rakyat butuh kita akan bantu buka lahan. Tapi ini harusnya benar-benar tidak boleh berlanjut. Tidak boleh ada lagi kebakaran hutan untuk buka lahan atau alasan apa pun,” ujarnya.

Melalui penguatan regulasi, penegakan hukum, serta bantuan kepada masyarakat, Prabowo menegaskan komitmen pemerintah untuk memutus praktik pembakaran hutan dan lahan hingga ke akarnya.

Adapun rapat terbatas tersebut dipimpin Presiden Prabowo dari Istana Merdeka dengan didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Sementara itu, sejumlah jajaran pemerintah lainnya mengikuti rapat melalui konferensi video.

Halaman 2 dari 2

(fca/isa)





Sumber

Sedang Hangat

Terseret Skandal Korupsi, Jaksa Agung Ini Nekat Kabur ke Luar Negeri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Terseret Skandal...

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, Basarnas Siapkan Operasi Salvage

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 129 Korban...

Nasabah PNM Mekaar Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nasabah PNM...

Trump Kian Kalap Gunduli Ekonomi Iran, China Siap Jadi Juru Selamat? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Kian...

Topik Terbaru

Terseret Skandal Korupsi, Jaksa Agung Ini Nekat Kabur ke Luar Negeri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Terseret Skandal...

129 Korban KM Virgo Masih Hilang, Basarnas Siapkan Operasi Salvage

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 129 Korban...

Nasabah PNM Mekaar Sulap Sampah Pasar Jadi Usaha Beromzet Jutaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Nasabah PNM...

Trump Kian Kalap Gunduli Ekonomi Iran, China Siap Jadi Juru Selamat? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Kian...

FOTO: Kekeringan Melanda, Warga Bogor Andalkan Sumber Air Terbatas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Kekeringan...

Maluku Utara Ukir Prestasi Nasional, Sherly Tekankan Kepercayaan Investor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Maluku Utara...

Purbaya Pamer Momen Kasih Makan Ikan di Kolam Usai Kena Reshuffle

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Pamer...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories