Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Maluku Utara Ukir Prestasi Nasional, Sherly Tekankan Kepercayaan Investor yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta –
Maluku Utara meraih penghargaan tertinggi dalam Anugerah Layanan Investasi (ALI) 2026 kategori Pemerintah Provinsi. Capaian ini menempatkan Maluku Utara sebagai provinsi dengan penilaian terbaik dalam pelayanan investasi dan percepatan pelaksanaan berusaha.
Penghargaan tersebut diterima langsung Gubernur Maluku Utara Sherly Laos dalam acara ALI 2026 di Jakarta, Rabu (16/9).
Maluku Utara terpilih dari enam provinsi yang masuk nominasi, bersama Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan. Jawa Timur berada di posisi kedua dan Jawa Tengah di posisi ketiga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penilaian ALI 2026 mencakup kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta percepatan pelaksanaan berusaha. Evaluasi secara nasional mencakup 571 objek, terdiri atas 546 pemerintah daerah dan 25 kementerian/lembaga.
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani mengatakan pelayanan menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan iklim investasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan lapangan kerja.
“Layanan investasi menjadi salah satu kunci bagaimana kita bisa meningkatkan iklim investasi secara keseluruhan di Indonesia. Yang paling penting bagaimana kita bisa menarik investasi yang ujungnya adalah penciptaan lapangan pekerjaan,” kata Rosan.
Kepercayaan Menjadi Ukuran Pelayanan
Bagi Gubernur Sherly Laos, penghargaan tersebut tidak hanya berkaitan dengan capaian investasi, tetapi juga dengan bagaimana pemerintah membangun kepercayaan dunia usaha melalui pelayanan dan tata kelola pemerintahan.
“Investasi besar adalah capaian. Tetapi mendapatkan kepercayaan karena cara kita melayani adalah tanggung jawab yang lebih besar,” kata Sherly.
Maluku Utara memiliki kekayaan sumber daya alam yang menjadi salah satu daya tarik investasi. Namun, Sherly menilai potensi tersebut harus berjalan beriringan dengan tata kelola pemerintahan yang baik.
“Bagi kami, sumber daya alam adalah modal awal, bukan keunggulan akhir. Keunggulan sesungguhnya adalah trust dan good governance-pemerintah bergerak sebagai satu tim, dari perizinan hingga investasi benar-benar berjalan,” ujarnya.
Ia mengatakan keberhasilan investasi pada akhirnya perlu dilihat dari manfaat yang dirasakan masyarakat. Investasi diharapkan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan, memperkuat UMKM dan usaha lokal, serta membuka kesempatan yang lebih luas bagi generasi muda.
“Potensi membuat investor datang. Kepercayaan membuat mereka bertahan. Kesejahteraan warga membuat investasi berarti,” tegasnya.
Sherly juga menyampaikan apresiasi kepada Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan P. Roeslani beserta jajaran serta Menteri PANRB Rini Widyantini atas dukungan dan kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan investasi.
DPMPTSP Jaga Kualitas Layanan
Kepala DPMPTSP Maluku Utara Nirwan M.T. Ali mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi jajaran untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan.
Terlebih, kata dia, Maluku Utara tengah menghadapi peluang besar dari pengembangan hilirisasi, kawasan industri, dan optimalisasi potensi sumber daya alam.
“Di bawah kepemimpinan Gubernur Sherly Laos dan Wakil Gubernur Sarbin Sehe, pelayanan itu terus kita tingkatkan,” kata Nirwan.
Menurutnya, pelayanan pemerintah menjadi bagian penting dalam memastikan potensi investasi dapat diterjemahkan menjadi aktivitas ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Penghargaan ALI 2026 sekaligus menjadi pengingat agar kualitas pelayanan tetap terjaga seiring meningkatnya aktivitas investasi di Maluku Utara.
Bagi Sherly, penghargaan tersebut merupakan bagian dari perjalanan pembenahan tata kelola pemerintahan.
“Penghargaan ini bukan garis akhir, tetapi pengingat untuk terus bekerja lebih baik,” ujarnya.
(anl/ega)




