Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Ungkap Identitas Pemilik Senjata Api di Sekolah Jaksel yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, – Pihak kepolisian mengungkap sosok pemilik senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 gauge yang ditemukan di yayasan sekolah swasta di Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta, Selatan. Pemiliknya berinisial DS yang merupakan direktur di PT Lokta Karya Perbakin.
“Jadi kalau dilihat penelusuran dari identitas ini yang bersangkutan merupakan direktur ya, terhadap suatu perusahaan PT LKP. LKP ini terkait tentang impor senjata angin ataupun senjata airsoft gun,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (8/8/2026).
Dari hasil penyelidikan, DS disebut telah meninggal tahun 2020. Budi mengatakan senjata tersebut telah diamankan untuk penelusuran lebih lanjut.
Budi juga mengatakan pihak kepolisian masih mendalami alasan senjata api berada di yayasan itu, padahal pemilik aslinya telah meninggal dunia.
“Masih didalami oleh Wasendak (Subdit Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak) terkait tentang regulasi, regulasi pasti sudah ada, tetapi terkait tentang kenapa berada di pengawasan yang bersangkutan,” ucap Budi.
“Harusnya, dokumen apabila meninggal, keluarga melaporkan kepada pihak kepolisian, menyerahkan dokumen, menyerahkan dan bisa menitipkan. Dan itu bisa kembali apakah menjadi hibah kepada keluarga yang bersangkutan ataupun beralih kepada kepemilikan orang lain, itu sudah diatur dalam suatu regulasi,” sambungnya.
PT Lokta Karya Perbakin juga telah mengakui kepemilikan 995 senjata jenis airsoft gun yang ditemukan di yayasan sekolah itu. Ratusan senjata disebut legal dan berizin.
(pgr/pgr)




