Wednesday, October 7, 2026
31.7 C
Indonesia

Perang Thailand-Kamboja Membara: Gudang Roket Dibom-Blokade Minyak




Jakarta, – Ketegangan di perbatasan Thailand dan Kamboja meningkat drastis ke level berbahaya. Militer Thailand mengonfirmasi telah menghancurkan gudang senjata roket BM-21 milik Kamboja di dekat Poipet dan memperluas blokade laut terhadap pasokan minyak serta logistik perang menuju negara tetangganya tersebut pada Kamis (18/12/2025).

Serangan udara ini merupakan balasan langsung atas serangan Kamboja yang menembakkan sekitar 100 roket BM-21 ke wilayah Thailand di Provinsi Sa Kaeo pada Rabu malam. Konflik ini berakar pada sengketa wilayah lama terkait demarkasi perbatasan sepanjang 800 kilometer yang merupakan warisan era kolonial, serta perebutan sejumlah reruntuhan kuil kuno di perbatasan.

Juru bicara Angkatan Udara Kerajaan Thailand, Marsekal Muda Jackkrit Thammavichai, melaporkan bahwa serangan udara tersebut berhasil menghancurkan pusat logistik yang digunakan Kamboja untuk mengumpulkan roket BM-21 di luar kota Poipet. Menurutnya, roket jenis inilah yang sebelumnya digunakan Kamboja untuk menyerang personel militer dan warga sipil Thailand.

“Sebelum serangan, angkatan bersenjata Thailand telah melakukan intelijen untuk memastikan bahwa itu adalah target militer. Kami mengamati truk-truk sedang memuat roket BM-21 di fasilitas tersebut dan sekitarnya,” jelas Jackkrit. Ia menegaskan bahwa operasi ini dilakukan dengan prinsip kemanusiaan dan proporsional, serta memastikan tidak ada warga sipil di lokasi target.

Selain serangan udara, Angkatan Laut Thailand juga meluncurkan operasi blokade besar-besaran. Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana Thadawut Tadpitakkul, menyatakan bahwa Pusat Komando Penegakan Hukum Maritim Thailand (Thai-MECC) telah melarang kapal-kapal Thailand memasuki perairan di lepas pantai provinsi timur Chanthaburi dan Trat.

Langkah ini bertujuan mencegah pengiriman minyak dan pasokan terkait peperangan ke Kamboja. Dewan Pertahanan Thailand bahkan memperluas langkah pengendalian ini ke lebih banyak provinsi pesisir, termasuk Chumphon, Prachuap Khiri Khan, Phetchaburi, Chon Buri, hingga Rayong.

“Tindakan ini hanya menargetkan kapal-kapal berbendera Thailand untuk melumpuhkan kapabilitas militer Kamboja,” tegas Laksamana Thadawut.

Peringatan Bahaya bagi Nelayan

Juru bicara Thai-MECC, Laksamana Muda Jumpon Nakbua, mengeluarkan peringatan keras bagi kapal penangkap ikan dan kapal komersial Thailand untuk menjauhi perairan dekat Kamboja. Ia memperingatkan adanya risiko serangan tanpa pandang bulu, termasuk serangan drone.

Selain ancaman fisik, militer Thailand mendeteksi adanya aktivitas jamming (gangguan) dan spoofing (pemalsuan) sinyal GPS di area konflik. Gangguan teknologi ini sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kecelakaan navigasi fatal bagi kapal-kapal yang melintas.

Meski situasi memanas, pihak Kementerian Luar Negeri Thailand melalui Wakil Juru Bicara Maratee Nalita Andamo mengonfirmasi bahwa seluruh warga negara Thailand yang sempat terjebak di Poipet saat ini dalam kondisi aman.

(tps/tps)

Sumber

Sedang Hangat

Gibran Tetap Tidak Bisa Didiskualifikasi sebagai Wakil Presiden – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gibran Tetap...

Taklimat di Istana, Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Taklimat di...

Para Penggerak Ketahanan Pangan di Daerah: Inovasi hingga Pemberdayaan Lokal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Para Penggerak...

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MK Tak...

KRL INKA Beroperasi Kembali, 7 Trainset Siap Layani Bogor Line

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KRL INKA...

Topik Terbaru

Gibran Tetap Tidak Bisa Didiskualifikasi sebagai Wakil Presiden – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gibran Tetap...

Taklimat di Istana, Prabowo Kumpulkan 800 Perwira Tinggi TNI-Polri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Taklimat di...

Para Penggerak Ketahanan Pangan di Daerah: Inovasi hingga Pemberdayaan Lokal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Para Penggerak...

MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah Setara SMA – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MK Tak...

KRL INKA Beroperasi Kembali, 7 Trainset Siap Layani Bogor Line

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KRL INKA...

Krisis Perumahan Menggila, Pemerintah Akhirnya Sahkan 2 Dekret Baru – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Krisis Perumahan...

4 WNI Kru Kapal Disandera Bajak Laut Somalia Lima Bulan Tiba di RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 4 WNI...

Mengupas Tuah Kemenko Baru Prabowo, Bawa Berkah atau Justru Bencana?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mengupas Tuah...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories