Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menteri Rosan Ingin Jumlah UMKM Berkurang Berkat Naik Kelas yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, —
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO Danantara Rosan Roeslani ingin jumlah Usaha, Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia berkurang karena naik kelas.
Hal tersebut di sampaikan Rosan saat pemaparan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia 2026 di Jakarta.
“Kalau saya bilangnya, saya pengennya UMKM di Indonesia itu makin berkurang, makin sedikit. Karena kalau jadi UMKM terus, kapan naik kelasnya?” ujar Rosan, Kamis (29/10).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga menilai jumlah UMKM yang besar tidak seharusnya menjadi satu-satunya tolak ukur keberhasilan pengembangan usaha nasional.
Menurut Rosan, pemerintah dan dunia usaha perlu mendorong pelaku UMKM agar berkembang menjadi usaha dengan skala lebih besar.
“Makanya saya enggak bangga kalau UMKM kita 60 juta, tahun depan 60 juta lagi, kapan naik kelasnya? Kalau bisa tahun ini 60 juta, tahun depan 50 juta, tahun berikutnya 40 juta, kenapa? Mereka naik kelas jadi pengusaha kecil, naik kelas jadi pengusaha menengah, bahkan jadi pengusaha besar,” ujar Rosan.
Rosan juga mengatakan upaya untuk mendorong UMKM naik kelas sejalan dengan visi dan misi Kadin dalam membantu pengembangan UMKM, terutama yang tersebar di berbagai daerah.
“Memang teman-teman Kadin yang sudah besar yang ada di sini, hukumnya wajib untuk bantu UMKM,” tegasnya.
Menurut Rosan, Kadin memiliki posisi yang strategis untuk menjadi penghubung antara pelaku usaha dan potensi ekonomi di berbagai daerah. Dengan dukungan tersebut, Rosan berharap perekonomian di tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi terus meningkat.
Dalam kesempatan tersebut, Rosan juga menyatakan Kementerian Investasi dan Hilirisasi menjalin kerja sama dengan sekitar 1.000 UMKM di berbagai daerah dengan nilai yang mencapai sekitar Rp20 triliun.
Ia berharap kerja sama tersebut dapat memberikan dampak terhadap perkembangan usaha lokal dan mendorong pelaku UMKM meningkatkan kapasitas bisnisnya.
Selain mendorong UMKM naik kelas, Rosan juga menekankan pentingnya investasi berkualitas yang dapat meningkatkan kemampuan sumber daya manusia, mendorong transfer pengetahuan dan teknologi, serta menciptakan lapangan kerja berkualitas.
Menurut Rosan, investasi menjadi salah satu penopang penting pertumbuhan ekonomi Indonesia setelah konsumsi domestik.
(lil/sfr)




