Sunday, August 30, 2026
25.8 C
Indonesia

Menteri P2MI Percepat Pemulangan Pekerja Migran Asal Jabar dari Libya – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menteri P2MI Percepat Pemulangan Pekerja Migran Asal Jabar dari Libya yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) terus melakukan koordinasi intensif dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Tripoli, serta kementerian/lembaga terkait dalam menangani Pekerja Migran Indonesia (PMI) berinisial AJ yang berada di Libya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi korban, memberikan pelindungan, memfasilitasi proses pemulangan ke Indonesia, serta menindaklanjuti dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Mukhtarudin, menjelaskan kasus ini mencuat setelah beredar video di media sosial yang memperlihatkan AJ, seorang PMI asal Jawa Barat, memohon bantuan untuk dipulangkan ke Indonesia.

“Berdasarkan hasil koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri dan KBRI Tripoli, AJ diketahui berada di Benghazi, Libya Timur. KBRI Tripoli telah berhasil melakukan penelusuran awal terhadap keberadaan korban, berkomunikasi dengan pihak terkait di lokasi, serta memperoleh dokumen identitas yang bersangkutan. Saat ini pekerja migran tersebut berada dalam perlindungan intensif KBRI Tripoli,” ungkap Mukhtarudin, Selasa (30/6/2026).

Saat ini, Kementerian P2MI bersama Kementerian Luar Negeri terus mengupayakan proses pemulangan AJ ke Indonesia. Mengingat terdapat sejumlah konsekuensi hukum, administratif, dan finansial yang harus diselesaikan sesuai ketentuan yang berlaku di Libya sebelum pemulangan dapat dilakukan.

“Pemerintah saat ini terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat penyelesaian proses tersebut, sekaligus memastikan hak-hak pelindungan AJ tetap terpenuhi,” imbuhnya.

Kementerian P2MI menyampaikan apresiasi kepada KBRI Tripoli dan Kementerian Luar Negeri atas respons cepat dan langkah-langkah pelindungan yang telah dilakukan dalam memastikan keberadaan, kondisi, serta penanganan terhadap WNI yang bersangkutan di tengah situasi keamanan dan tantangan operasional di Libya.

Di sisi lain, Kementerian P2MI menemukan indikasi awal bahwa keberangkatan AJ diduga dilakukan secara nonprosedural. Berdasarkan informasi yang diterima, korban telah berada di Libya selama lebih dari satu tahun dan diduga diberangkatkan oleh pihak sponsor yang saat ini sedang dalam penelusuran.

“Menindaklanjuti hal tersebut, kami telah mengoordinasikan penanganan melalui Desk Koordinasi Pelindungan Pekerja Migran Indonesia bersama kementerian/lembaga terkait serta berkoordinasi dengan Satgas TPPO untuk mendalami dugaan jaringan perekrutan ilegal guna mengungkap sindikat jaringan TPPO yang diduga terlibat dalam pemberangkatan korban ke Libya secara nonprosedural,” tegas Mukhtarudin.

Kementerian P2MI juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri, KBRI Tripoli, aparat penegak hukum, serta pemerintah daerah untuk memastikan kondisi dan keselamatan korban, memfasilitasi proses pemulangan ke Indonesia sesuai ketentuan yang berlaku, menelusuri pihak sponsor maupun jaringan perekrutan yang diduga memberangkatkan korban secara nonprosedural, serta memberikan pendampingan dan pelindungan kepada korban beserta keluarganya.

“Kami mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh tawaran bekerja ke luar negeri melalui jalur yang tidak resmi. Penempatan pekerja migran Indonesia harus dilakukan sesuai prosedur yang berlaku agar hak, keselamatan, dan pelindungan pekerja dapat dijamin sejak sebelum keberangkatan hingga kembali ke tanah air,” pungkasnya.

Kementerian P2MI akan terus menyampaikan perkembangan penanganan kasus ini kepada masyarakat sesuai hasil koordinasi dengan kementerian/lembaga terkait.

(wur/wur)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Biaya Bikin PT Sudah Resmi Naik! Ini Daftar Tarif Barunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Biaya Bikin...

Memahami AHWA, Mekanisme Baru Pilih Ketum PBNU di Muktamar Jombang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Memahami AHWA,...

Menko Yusril Imbau Publik Tetap Tenang Usai Ricuh Pascaaksi 27 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menko Yusril...

Yuk, Bawa Pulang TV & Kulkas Diskonan dari Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Yuk, Bawa...

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng, Nilainya Tembus Rp338 Miliar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Sita...

Topik Terbaru

Biaya Bikin PT Sudah Resmi Naik! Ini Daftar Tarif Barunya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Biaya Bikin...

Memahami AHWA, Mekanisme Baru Pilih Ketum PBNU di Muktamar Jombang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Memahami AHWA,...

Menko Yusril Imbau Publik Tetap Tenang Usai Ricuh Pascaaksi 27 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menko Yusril...

Yuk, Bawa Pulang TV & Kulkas Diskonan dari Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Yuk, Bawa...

Kejagung Sita Aset Bos Tambang Aseng, Nilainya Tembus Rp338 Miliar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kejagung Sita...

HUT RI ke-81, MIND ID Salurkan Dukungan dari Sumatra hingga Sulawesi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai HUT RI...

FOTO: Warga Kalbar Salat Istisqa Minta Hujan di Tengah Kabut Asap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Warga...

Wamenlu Desak Langkah Konkret OKI atas Kejahatan Israel ke Palestina

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wamenlu Desak...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories