Friday, October 9, 2026
18 C
Indonesia

Mensos Sebut Besaran Jaminan Hidup Korban Bencana Tunggu Arahan Presiden


Jakarta –

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menegaskan besaran jaminan hidup (jadup) untuk korban bencana Sumatera hingga saat ini masih belum ditetapkan secara final. Gus Ipul mengaku kini tengah menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum mengumumkan nominal jadup yang akan diberikan.

“Terus kita konsolidasi. Hari ini tadi saya ketemu Pak Seskab, Pak Teddy, untuk menyampaikan perencanaan yang sudah kami buat,” ujar Gus Ipul, ditemui di Bekasi Timur, Rabu (24/12/2025).

“Nunggu arahan Presiden nanti. Jadi finalnya itu setelah kita mendapatkan arahan dari Bapak Presiden,” sambungnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Gus Ipul mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait, seperti Bapanas, BNPB, Kemenkeu, dan Kemenkes untuk menentukan besaran jadup. Dia juga menyebut akan menyesuaikan nominal jadup dengan kebutuhan setiap individu perhari.

Meski begitu, Gus Ipul mengaku belum dapat membuka usulan nominal jadup yang telah didiskusikan dengan Seskab. Dia mengimbau masyarakat agar menunggu proses yang sedang berjalan.

“Sampai sekarang masih kita proses. Jadi mohon maaf saya belum bisa memberikan besarannya pada hari ini,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Mensos sempat mengusulkan pemberian jadup dengan nominal Rp 10.000 untuk korban bencana Sumatera. Hal ini mengacu pada Permensos No.10 Tahun 2020.

Kemensos kini tengah menunggu arahan dari presiden terkait kemungkinan kenaikan nominal jadup. Dengan berubahnya nominal jadup, maka Permensos No. 10 Tahun 2020 juga berpotensi direvisi.

(whn/whn)

Sumber

Sedang Hangat

Ditjen PAS Jatim Beber Alasan Cabut Bebas Bersyarat Bechi Anak Kiai

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ditjen PAS...

Wamendagri Pastikan Dana Otsus Papua Dimanfaatkan untuk Masyarakat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wamendagri Pastikan...

Likuiditas Saja Tak Cukup, Rupiah Harus ke Sektor Produktif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Likuiditas Saja...

Makin Chaos! Demo Siswa Prancis Makin Membara-Paris Mau Dikepung – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Makin Chaos!...

Sungai Cimanceuri Tercemar, DLHK Tangerang Selidiki 190 Perusahaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sungai Cimanceuri...

Topik Terbaru

Ditjen PAS Jatim Beber Alasan Cabut Bebas Bersyarat Bechi Anak Kiai

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ditjen PAS...

Wamendagri Pastikan Dana Otsus Papua Dimanfaatkan untuk Masyarakat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wamendagri Pastikan...

Likuiditas Saja Tak Cukup, Rupiah Harus ke Sektor Produktif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Likuiditas Saja...

Makin Chaos! Demo Siswa Prancis Makin Membara-Paris Mau Dikepung – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Makin Chaos!...

Sungai Cimanceuri Tercemar, DLHK Tangerang Selidiki 190 Perusahaan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sungai Cimanceuri...

Panja RUU Pemilu Bahas E-Accounting, Nyoblos di Bilik tapi Hitung Elektronik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Panja RUU...

Bank Mega Gelar Travel Fair 2026, Tiket Pesawat Diskon Rp6,5 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bank Mega...

Potret Wali Kota Lindungi Siswa yang Demo Tuntut Pendidikan Lebih Baik – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Wali...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories