Thursday, August 27, 2026
23.1 C
Indonesia

Mengapa Israel Sengaja Bunuh Bayi Palestina, Demi Apa? – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mengapa Israel Sengaja Bunuh Bayi Palestina, Demi Apa? yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Tim investigasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan pola serangan militer Israel di Gaza yang secara sadar menyasar anak-anak dan bayi sebagai target pemusnahan massal yang harus dihukum. Kekerasan yang dilepaskan oleh pasukan Israel dinilai sangat tidak beralasan dan sangat tidak proporsional dalam skala yang luar biasa besar.

Mengutip laporan Russia Today, Selasa (30/6/2026), Ketua Komisi Penyelidikan Internasional Independen PBB untuk Wilayah Pendudukan Palestina, Hakim S. Muralidhar, membeberkan bukti forensik dan medis yang menunjukkan bayi-bayi Palestina sengaja ditembak di bagian kepala dan leher demi menimbulkan kerusakan maksimal.

Pasukan Israel menggunakan drone quadcopter dengan kamera pencitraan termal yang canggih sehingga bisa membedakan anak-anak dari orang dewasa dengan sangat jelas, serta menembakkan pelet kubus kecil yang bekerja seperti amunisi klaster untuk menghancurkan organ dalam bayi.

“Ketika Anda menembak kepala bayi berusia 10 hari yang sedang menyusu pada ibunya, Anda sama sekali tidak bisa melabeli bayi tersebut sebagai musuh Negara Israel dan membenarkan serangan semacam ini,” kecam Hakim S. Muralidhar dalam wawancara eksklusif bersama RT India.

Muralidhar yang pernah menjabat sebagai hakim agung di pengadilan tinggi negara bagian Odisha, India, menambahkan bahwa sejumlah tentara Israel bahkan mengakui di siaran televisi bagaimana mereka menargetkan anak-anak menggunakan quadcopter dan mendapat pujian dari komandan mereka.

“Jadi menjadi sangat jelas… bahwa bayi adalah target spesial,” tegas Muralidhar.

Pihak PBB juga menolak dalih militer Israel yang selalu menggunakan keberadaan Hamas di rumah sakit dan sekolah untuk melegalkan draf operasi militer mereka.

“Alasan bahwa Hamas mungkin menggunakan rumah sakit dan sekolah sebagai pangkalan untuk melancarkan serangannya tidak akan membenarkan penghancuran total terhadap 97% dari seluruh sekolah di Gaza,” lanjut Muralidhar.

Sebagai informasi, perang Gaza terbaru ini bermula dari serangan Hamas ke Israel selatan pada 7 Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang. Operasi militer balasan Israel setelahnya telah menghancurkan sebagian besar wilayah Gaza, merenggut nyawa lebih dari 73.000 warga Palestina, serta melukai lebih dari 173.000 orang menurut data otoritas kesehatan setempat.

Muralidhar memaparkan bahwa salah satu elemen genosida yang polanya terlihat jelas di lapangan adalah upaya sistematis untuk mencegah kelahiran anak di mana ibu-ibu hamil dijadikan sasaran dan dibiarkan menderita gizi buruk. Peralatan rumah sakit dihancurkan sengaja saat pasien masih berada di dalam gedung, sementara draf obat-obatan darurat dan pasokan draf alat medis baru dilarang masuk oleh militer Israel.

“Jadi seseorang dapat melihat dengan jelas sebuah pola bahwa kesehatan reproduksi sedang ditargetkan. Bayi yang baru lahir ditargetkan,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa panti asuhan juga diserang hingga menyisakan lebih dari 58.000 anak yatim piatu dalam dua tahun terakhir.

(tps/sef)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Bekasi Punya Proyek Olah Sampah Jadi Listrik Rp3 T, Ini Pemiliknya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bekasi Punya...

Pertamina Suplai Logistik & Obat-Obatan ke Pelosok Manggarai Timur NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Suplai...

Aksi 27 Agustus di DPR, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan Situasional

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aksi 27...

Gerindra soal ‘Menteri Tak Sanggup Silakan Minggir’: Penegasan Loyalitas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gerindra soal...

Pemerintah Bakal Atur Pembelian LPG 3 Kg Berdasarkan Desil

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Bakal...

Topik Terbaru

Bekasi Punya Proyek Olah Sampah Jadi Listrik Rp3 T, Ini Pemiliknya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bekasi Punya...

Pertamina Suplai Logistik & Obat-Obatan ke Pelosok Manggarai Timur NTT

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Suplai...

Aksi 27 Agustus di DPR, Rekayasa Lalu Lintas Diterapkan Situasional

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aksi 27...

Gerindra soal ‘Menteri Tak Sanggup Silakan Minggir’: Penegasan Loyalitas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gerindra soal...

Pemerintah Bakal Atur Pembelian LPG 3 Kg Berdasarkan Desil

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Bakal...

Penerima Perhutanan Sosial Diminta Jaga Kawasan Kelola dari Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penerima Perhutanan...

Gubernur NTT Ngadu Korban Gempa Dikejar Rentenir, Prabowo: Suruh Hadap Saya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gubernur NTT...

Pertamina Eco RunFest 2026 Usung Tujuh Inisiatif Keberlanjutan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Eco...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories