Monday, July 13, 2026
26.3 C
Indonesia

Media Arab Soroti RI Menampik UEA Cs Bantu Korban Banjir Sumatra


Jakarta,

Media Arab menyoroti sikap pemerintah Republik Indonesia yang menolak rencana bantuan kemanusiaan dari Uni Emirat Arab (UEA) dan negara Arab lainnya untuk korban banjir di Sumatra.

Duta Besar UEA Abdulla Salem Al Dhaheri juga mengatakan negaranya siap kirim tim bantuan dan pasokan.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dilansir situs Middle East Monitor, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, mengatakan bantuan internasional masih belum diperlukan. Indonesia merespons bantuan itu dengan hati-hati pada 5 Desember.

Sekretaris Negara Indonesia Prasetyo Hadi juga mengatakan pemerintah memiliki pertimbangan sendiri terkait hal tersebut.

Sebelumnya, pada 1 Desember, Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman melakukan komunikasi pribadi kepada Presiden Indonesia Prabowo Subianto.

Ia menyatakan “kesedihan mendalam”, diikuti oleh pesan serupa dari Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz al-Saud.

Selain itu, Emir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani juga menyampaikan belasungkawa.

Sultan Oman Haitham bin Tariq dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga menyampaikan simpati dengan Teheran menawarkan untuk mengirim tim darurat.

Organisasi Kerja Sama Islam yang mewakili sebanyak 57 negara mayoritas Muslim turut mendesak dukungan cepat.

Timur Tengah dan Indonesia memiliki hubungan erat dengan jutaan pekerja Indonesia yang tinggal di Arab Saudi, UEA, Qatar, dan Oman.

Selain itu, dana kekayaan negara Teluk banyak berinvestasi di infrastruktur dan pertanian Indonesia. Hal itu mendorong bantuan yang muncul secara spontan dan tulus.

Peristiwa banjir di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat telah menewaskan sebanyak 1000 orang dengan ratusan orang masih hilang, dan lebih dari 770.000 orang mengungsi.

Kerugian itu mencapai lebih dari US$3,1 miliar (sekitar Rp51,6 triliun) yang menghancurkan fasilitas umum seperti jalan, jembatan, perkebunan, sekolah, dan seluruh pemukiman.

Jaringan listrik dan komunikasi runtuh dan menyebabkan sebagian wilayah Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terisolasi selama beberapa hari.

(rnp/bac)


Sumber

Sedang Hangat

Jangan Sampai Kasus Febrie Rusak Keharmonisan Polri-Kejagung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jangan Sampai...

Harga Emas Antam Turun Rp20 Ribu Jadi Rp2,635 Juta per Gram

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Emas...

Warga Mengungsi ke Gunung saat Gempa Guncang Buol Sulteng

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Mengungsi...

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalur Pantura Indramayu, 13 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kecelakaan Beruntun...

279 Orang Kaya Ketahuan Akali Pajak, Begini Modusnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 279 Orang...

Topik Terbaru

Jangan Sampai Kasus Febrie Rusak Keharmonisan Polri-Kejagung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jangan Sampai...

Harga Emas Antam Turun Rp20 Ribu Jadi Rp2,635 Juta per Gram

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Emas...

Warga Mengungsi ke Gunung saat Gempa Guncang Buol Sulteng

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Mengungsi...

Kecelakaan Beruntun Terjadi di Jalur Pantura Indramayu, 13 Orang Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kecelakaan Beruntun...

279 Orang Kaya Ketahuan Akali Pajak, Begini Modusnya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 279 Orang...

Asa Koperasi Kembali Jadi Soko Guru Ekonomi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Asa Koperasi...

Energi hingga Perbankan Bisa Dilirik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Energi hingga...

USU Dalami Dugaan Pelecehan Mahasiswa FEB, 10 Korban Resmi Melapor

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai USU Dalami...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories