Friday, August 21, 2026
17.1 C
Indonesia

Malaysia-Singapura Punya Kebun di Indonesia

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Malaysia-Singapura Punya Kebun di Indonesia yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta

Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang merespons terkait asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sampai ke wilayah Malaysia dan Singapura. Dia meminta negara tetangga ikut berkontribusi dalam upaya pencegahan karhutla di Indonesia karena mereka memiliki kebun sawit di sini.

“Ya saya kira kita memberi penjelasan pemahaman ke negara tetangga bahwa Indonesia agak rumit juga menanganinya karena luasnya wilayah,” kata Marwan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (21/8/2026).

Marwan mengingatkan Malaysia dan Singapura juga memiliki aktivitas perkebunan di Indonesia. Sebab itu, dia meminta negara-negara tersebut ikut terlibat dalam upaya pencegahan karhutla.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Tapi perlu juga disadarkan bahwa Malaysia, Singapura juga punya punya kebun juga di Indonesia. Ya jangan jangan memprotes tapi ikut dong pencegahan, dia buka sawit juga di sini, baik perusahaan maupun orang per-orang, gitu,” ujarnya.

Marwan menilai negara-negara tersebut juga memiliki peran dalam mencegah munculnya kebakaran hutan dan lahan di Indonesia. Sebab itu, dia meminta negara tetangga untuk tak hanya memprotes.

“Jadi jangan asal protes dong, nah itu kira-kira. Justru menurut kita ya mereka punya peran juga dalam munculnya kebakaran hutan ini, gitu. Ya dari sisi kenegaraan kita boleh minta maaf, butuh bantuan, tapi dari sisi perilaku di lapangan mereka juga kurang punya peran di situ,” tuturnya.

Sebelumnya, kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan tak hanya menimbulkan persoalan di dalam negeri. Asap akibat karhutla yang terjadi berpotensi meluas hingga mengganggu kualitas udara di negara tetangga.

Dilansir Bernama, Kamis (20/8) Komite Manajemen Bencana Negara Bagian Sarawak (JPBN) mengatakan 108 sekolah di wilayah Serian, Serawak, Malaysia ditutup sementara. Indeks Pencemaran Udara (API) di kawasan itu melebihi ambang batas polusi.

Pembelajaran dan Pengajaran Berbasis Rumah (PdPR) pun diterapkan. Pembelajaran di rumah dilakukan agar aktivitas belajar siswa tidak terganggu.

“Berdasarkan Rencana Aksi Kabut Nasional, yang berada di bawah yurisdiksi direktur Departemen Pendidikan Negara Bagian Sarawak, sekolah, taman kanak-kanak, dan tempat penitipan anak akan segera ditutup begitu API mencapai 200,” kata JPBN Sarawak dalam sebuah pernyataannya.

(zap/gbr)

Sumber

Sedang Hangat

DJBC Gagalkan Penyelundupan Sabu Cair 2,6 Ton, Masuk Saat HUT RI ke-81 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DJBC Gagalkan...

Sungai Barito Mengering, Hamparan Tanah Muncul Bak Gurun Pasir

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sungai Barito...

Saham RANS Anjlok 15,8 Persen dalam Sebulan, Apa Sebabnya?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Saham RANS...

Tambang Emas Longsor Kubur Warga Hidup-Hidup, 100 Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tambang Emas...

Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Galang Donasi hingga 25 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bantu Korban...

Topik Terbaru

DJBC Gagalkan Penyelundupan Sabu Cair 2,6 Ton, Masuk Saat HUT RI ke-81 – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DJBC Gagalkan...

Sungai Barito Mengering, Hamparan Tanah Muncul Bak Gurun Pasir

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sungai Barito...

Saham RANS Anjlok 15,8 Persen dalam Sebulan, Apa Sebabnya?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Saham RANS...

Tambang Emas Longsor Kubur Warga Hidup-Hidup, 100 Tewas – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tambang Emas...

Bantu Korban Gempa NTT, Pemprov DKI Galang Donasi hingga 25 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bantu Korban...

Bima Arya Dorong Kepala Daerah Ubah Paradigma buat Perkuat Keadilan Ekologis

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bima Arya...

KAI Siapkan Jalur Kereta Baru di 3 Wilayah usai Dititah Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KAI Siapkan...

Kepala BGN Datangi Kantor Luhut, Bahas Perbaikan & Fokus MBG

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kepala BGN...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories