Sunday, November 8, 2026
20.3 C
Indonesia

Listyo dkk Sadap Prabowo Tindakan Makar, Dilakukan Sejak Pilpres 2024

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Listyo dkk Sadap Prabowo Tindakan Makar, Dilakukan Sejak Pilpres 2024 yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta –

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menekankan tindakan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta dua jenderal menyadap Presiden Prabowo Subianto sebagai tindakan makar. Dia mengatakan tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi.

Dilansir detikjatim, Minggu (8/11/2026), Hasto menyampaikan itu saat melakukan ziarah di Makam Bung Karno di Blitar, Sabtu (7/11) bersama rombongan PDIP dalam rangka menyambut Hari Pahlawan.

“Ketika Presiden selaku kepala negara dan kepala pemerintahan saja itu juga dilakukan penyadapan, maka ini nyata-nyata merupakan suatu tindakan makar yang tidak boleh ditoleransi,” kata Hasto.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Hasto, penyadapan harus dilakukan dengan mekanisme yang sangat ketat mulai proses penyelidikan, maupun persetujuan pengadilan. Sementara apa yang dilakukan Listyo Sigit dkk tak melalui proses resmi.

Karena hal ini, Hasto menyebut penyadapan yang dilakukan merupakan pidana karena bisa menjadi ancaman kepentingan nasional dan hal strategis. Terutama yang berkaitan dengan kedaulatan negara dan keselamatan bangsa.

Kemudian, Hasto Hasto mengaku mendapat informasi tersebut dari pers. Saat itu, penyadapan tersebut dilakukan untuk membungkam pihak yang bersikap kritis pada Pemilu 2024.

“Ya sejak awal, bahkan saya pernah menerima informasi dari rekan-rekan pers ketika bersikap kritis atas Pemilu 2024 yang lalu. Bahkan pernah juga ada utusan dari Polri saat itu Pak Listyo Sigit, yang juga memberikan suatu tekanan-tekanan,” tutur Hasto.

“Bagaimana tekanan-tekanan itu dilakukan dan mengapa mereka bisa melakukan tekanan-tekanan karena mereka juga ternyata melakukan fungsi-fungsi penyadapan secara ilegal. Dan informasi itulah yang kemudian dipakai untuk menekan pihak-pihak yang kritis terhadap pemerintahan Jokowi saat itu,” lanjutnya.

Baca berita lengkapnya di sini.

(maa/maa)

Sumber

Sedang Hangat

Kapolri Luncurkan Aplikasi I-GHAS untuk Awasi Buronan Interpol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolri Luncurkan...

Cuma Besok, Belanja Hemat Gak Pake Mikir di Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cuma Besok,...

Erick Thohir Apresiasi Rosiade Padel Tournament 2026 Raih 2 Rekor MURI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Erick Thohir...

Hasto Beber Dorongan Pemakzulan Gibran Kian Kuat Usai Kasus Penyadapan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hasto Beber...

Pertamina MRS Perkuat Motorsport Nasional dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina MRS...

Topik Terbaru

Kapolri Luncurkan Aplikasi I-GHAS untuk Awasi Buronan Interpol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolri Luncurkan...

Cuma Besok, Belanja Hemat Gak Pake Mikir di Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cuma Besok,...

Erick Thohir Apresiasi Rosiade Padel Tournament 2026 Raih 2 Rekor MURI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Erick Thohir...

Hasto Beber Dorongan Pemakzulan Gibran Kian Kuat Usai Kasus Penyadapan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hasto Beber...

Pertamina MRS Perkuat Motorsport Nasional dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina MRS...

Perang Makin Canggih, Bisnis Senjata Jadul Ternyata Masih Laris

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perang Makin...

Kisah Penyadapan Kantor Kedubes AS di Rusia, Hanya Lewat Ukiran Kayu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kisah Penyadapan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories