Sunday, November 8, 2026
20.4 C
Indonesia

Hasto Beber Dorongan Pemakzulan Gibran Kian Kuat Usai Kasus Penyadapan

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hasto Beber Dorongan Pemakzulan Gibran Kian Kuat Usai Kasus Penyadapan yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Sekjen PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menyebut wacana pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Raka menguat usai dugaan penyadapan oleh eks Kapolri Listyo Sigit Prabowo terhadap Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah tokoh penting lain.

Ia mengatakan PDIP terus menjalin dialog politik dengan fraksi-fraksi lain di DPR RI. Hasto menyebut isu penyadapan ini juga turut memperkuat desakan publik.

“PDI Perjuangan juga berdialog dengan fraksi-fraksi yang ada di DPR RI. Tapi saat ini dengan kasus penyadapan, tekanan-tekanan dari publik ini menjadi semakin kuat, sehingga suara-suara yang semakin terkonsolidasi ini kami yakini akan didengarkan oleh seluruh fraksi yang ada di DPR RI,” kata Hasto dalam keterangannya, Sabtu (7/11).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hasto menyebut komunikasi politik antar delapan fraksi di DPR RI juga terus berjalan secara intensif setelah terkuaknya kasus penyadapan.





Ia mengatakan proses dialog antar fraksi tersebut terus berlangsung. “Yang jelas ini tidak bisa lagi ditolerir, ya,” ucap dia.

Pada saat yang sama, Hasto menilai Gibran kini tidak lagi memiliki legitimasi sebagai Wapres.

Hasto menjabarkan tiga catatan penting terkait persoalan tersebut, mulai dari Putusan MK No. 90 Tahun 2023 hingga persoalan pemenuhan syarat kelulusan.

“Kemudian yang ketiga, munculnya pasal selundupan untuk melakukan pemaksaan ketika Saudara Gibran Rakabuming tidak bisa menunjukkan ijazah SMA atau sederajat sebagaimana temuan dari Mahkamah Konstitusi,” ujar dia.

Ia menyimpulkan bahwa gugurnya aspek-aspek mendasar itu secara otomatis menghilangkan legitimasi kepemimpinan yang bersangkutan.

“Tidak hanya proses dari Saudara Gibran yang cacat, tetapi juga syarat-syarat untuk menjadi pemimpin baik dari aspek usia maupun ijazah ternyata kan tidak dipenuhi,” kata Hasto.

(mnf/wiw)

Sumber

Sedang Hangat

Kapolri Luncurkan Aplikasi I-GHAS untuk Awasi Buronan Interpol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolri Luncurkan...

Cuma Besok, Belanja Hemat Gak Pake Mikir di Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cuma Besok,...

Erick Thohir Apresiasi Rosiade Padel Tournament 2026 Raih 2 Rekor MURI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Erick Thohir...

Pertamina MRS Perkuat Motorsport Nasional dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina MRS...

Perang Makin Canggih, Bisnis Senjata Jadul Ternyata Masih Laris

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perang Makin...

Topik Terbaru

Kapolri Luncurkan Aplikasi I-GHAS untuk Awasi Buronan Interpol

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolri Luncurkan...

Cuma Besok, Belanja Hemat Gak Pake Mikir di Transmart Full Day Sale

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Cuma Besok,...

Erick Thohir Apresiasi Rosiade Padel Tournament 2026 Raih 2 Rekor MURI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Erick Thohir...

Pertamina MRS Perkuat Motorsport Nasional dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina MRS...

Perang Makin Canggih, Bisnis Senjata Jadul Ternyata Masih Laris

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perang Makin...

Kisah Penyadapan Kantor Kedubes AS di Rusia, Hanya Lewat Ukiran Kayu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kisah Penyadapan...

Kawal Hilirisasi Mineral, MIND ID Gandeng KPK Integrasikan WBS

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kawal Hilirisasi...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories