Tuesday, July 14, 2026
27 C
Indonesia

FBI-Secret Service AS Cek Uang Sitaan Terkait Kasus Febrie Adriansyah

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai FBI-Secret Service AS Cek Uang Sitaan Terkait Kasus Febrie Adriansyah yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta

Polri menggandeng FBI hingga Secret Service AS dalam mengusut tiga kasus korupsi yang menyeret mantan Jampidsus Kejagung, Febrie Adriansyah sebagai tersangka. FBI dan Secret Service mengecek barang bukti dolar yang disita polisi dalam kasus tersebut.

Pantauan detikcom, Selasa (14/7/2026), pihak FBI dan Secret Service sudah hadir di gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sejak pagi untuk melakukan pengecekan. Mereka lalu keluar pergi pada pukul 12.45 WIB.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto sebelumnya mengatakan polisi menggandeng FBI (Federal Bureau of Investigation), Kedutaan Besar Amerika Serikat, hingga pihak Singapura untuk mengecek barang bukti.

“Ini ada uang US dollar, Singapore dollar, rupiah, termasuk emas batangan. Jadi nanti akan dilakukan uji terkait tentang Singapore dollar, US dollar dari FBI dan Kedutaan Amerika, termasuk dari Kedutaan Singapura dan Bank Indonesia,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto kepada wartawan, Senin (13/7).

Hasil Penggeledahan di de’Clan Cipete
1. Dokumen
2. Handphone
3. SGD 3.130.000 dalam bentuk 100 SGD
4. USD 889.965
5. Rp 259.159.000

Polisi kemudian mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total Rp 60 miliar.

Hasil Penggeledahan di Money Changer Cipete
1. 71 item barang bukti
2. 16 uang asing, dikonversi ke rupiah total sekitar Rp 7,2 miliar

Hasil Penggeledahan di Rumah Mewah Sentul
1. 74 kg emas batangan
2. USD 4.767.300
3. SGD 14.083.800
4. Rp 100.000.000
5. Dokumen
6. Handphone
7. Sejumlah foto keluarga yang diduga pemilik rumah dan brankas

Polisi kemudian mengkonversi seluruh uang tunai tersebut dalam bentuk rupiah, total senilai Rp 476 miliar.

Dalam kasus ini, eks Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto diketahui kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor). Penetapan tersangka itu tak lama setelah Febrie mengundurkan diri dari Jampidsus.

Febrie dijadikan tersangka terkait tiga kasus dugaan korupsi, yakni batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel (KS). Perkara itu kini dilimpahkan ke Kejagung dan disupervisi oleh KPK dan diawasi oleh Komisi III DPR RI melalui pembentukan panitia kerja (Panja).

Komisi III DPR Supervisi

Sementara itu, Komisi III DPR memastikan memberikan atensi terhadap proses hukum terkait kasus korupsi batu bara, ASABRI dan Krakatau Steel. Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menegaskan kasus yang santer menyeret aparat penegak hukum (APH) itu berkaitan dengan oknum alih-alih institusi.

“Ada beberapa hal yang diumumkan. Pertama, Komisi III mengambil inisiatif, memastikan kasus yang kemarin-kemarin banyak diberitakan bisa berjalan dengan koridor hukum dan diusut tuntas secara hukum,” kata Habiburokhman dalam konferensi pers di Kejagung RI, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7).

Habiburokhman menegaskan pihaknya akan mengawal agar tidak terjadi tindakan yang melampaui kewenangan hukum di antarinstitusi hukum selama pengusutan kasus ini berjalan.

“Kedua, kami juga ingin memastikan tidak adanya ekses, gesekan, friksi antarinstitusi terkait penanganan kasus ini. Karena bagaimanapun ini adalah kasus terkait oknum, dengan orang, dengan individu, bukan dengan institusi,” ujarnya.

(azh/azh)

Sumber

Sedang Hangat

Pejabat Partai Dipecat, Terjerat Korupsi Keluarga hingga Skandal Seks – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pejabat Partai...

BI soal S&P Pertahankan Peringkat Utang RI: Kepercayaan Global Terjaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BI soal...

Ditgakkum Korlantas Polri Turun Tangan Usut Kecelakaan Maut Indramayu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ditgakkum Korlantas...

Danantara Tetapkan 8 Mitra Terpilih Proyek Olah Sampah Jadi Listrik II – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Danantara Tetapkan...

DPR Gelar Rapat Paripurna Hari Ini, 297 Anggota Dewan Hadir

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR Gelar...

Topik Terbaru

Pejabat Partai Dipecat, Terjerat Korupsi Keluarga hingga Skandal Seks – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pejabat Partai...

BI soal S&P Pertahankan Peringkat Utang RI: Kepercayaan Global Terjaga

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BI soal...

Ditgakkum Korlantas Polri Turun Tangan Usut Kecelakaan Maut Indramayu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ditgakkum Korlantas...

Danantara Tetapkan 8 Mitra Terpilih Proyek Olah Sampah Jadi Listrik II – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Danantara Tetapkan...

DPR Gelar Rapat Paripurna Hari Ini, 297 Anggota Dewan Hadir

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DPR Gelar...

Pertamina Jadi Wajib Pajak Pertama yang Integrasikan Data dengan DJP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Jadi...

Ketum Muhammadiyah Minta Pelecehan di Kampus Ditindak Tanpa Kompromi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ketum Muhammadiyah...

FATF Masukan 2 Negara Dalam Daftar Berisiko Pencucian Uang, RI Aman? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FATF Masukan...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories