Monday, October 12, 2026
18.3 C
Indonesia

Bareskrim Ungkap Ada Aktivitas Illegal Logging di Hulu Sungai Tamiang Aceh


Jakarta –

Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri mengungkap ada aktivitas pembalakan hutan di hulu Sungai Tamiang, Aceh. Selain itu, pihaknya mendapati informasi terkait pembukaan lahan di kawasan itu.

“Informasi awal di hulu Sungai Tamiang terdapat aktivitas illegal logging dan land clearing oleh masyarakat,” kata Dirtipidter Bareskrim Polri, Brigjen Mohammad Irhamni, Senin (8/12/2025).

Dia menyebut penebangan pohon sengaja dilakukan untuk kemudian dihanyutkan saat air sungai sedang pasang. Sedangkan pada pembukaan lahan, kayu besar sering dipotong kecil agar mudah terbawa saat banjir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Mekanisme panglong, kayu dipotong, ditumpuk di bantaran, lalu dihanyutkan saat air naik seperti rakit,” jelas Irhamni.

Bareskrim juga olah TKP banjir yang bawa gelondongan kayu di Garoga Sumut (Foto: dok. Istimewa)

Irhamni menyebut penebangan di hutan lindung sepanjang Sungai Tamiang mayoritas tidak berizin. Adapun kayu yang ditebang juga bukan jenis kayu keras.

Meski begitu, pihaknya akan melakukan pendalaman terkait ada tidaknya aktivitas ilegal. “Proses penyidikan akan difokuskan pada kegiatan illegal logging yang terjadi di sepanjang hulu sungai Tamiang, Aceh,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, banjir besar menyisakan tumpukan kayu dan lumpur di Desa Tanjung Karang, Karang Baru, Aceh Tamiang. Kayu dan lumpur menumpuk menutupi area Pondok Pesantren Darul Mukhlishin di Tanjung Karang.

Dilansir Antara, Minggu (7/12), tumpukan kayu dan lumpur itu menutupi akses menuju Tanjung Karang. Kayu-kayu itu tampak memenuhi area di sekitar ponpes.

Hanya bangunan masjid dan ponpes yang terlihat. Sementara, area sekitarnya sudah rata dan tertutup kayu gelondongan serta lumpur.

Air juga masih menggenangi halaman masjid dan ponpes. Tumpukan kayu dan lumpur tebal dari Sungai Tamiang itu membuat sulit bantuan masuk ke wilayah itu.

Simak juga Video ‘Menteri LH Ingin Sampah Kayu Gelondongan Banjir Sumatera Dimanfaatkan’:

(ond/jbr)

Sumber

Sedang Hangat

Warga Harap Ganjil Genap di Jl Gajah Mada Tak Dicabut Sebelum MRT Tuntas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Harap...

Tiga Krisis Ancam Negara Berkembang, Energi Hingga El Nino

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tiga Krisis...

Kronologi Jasad Terbungkus Sleeping Bag di Jakbar Versi Polisi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kronologi Jasad...

Prabowo Lepas Langsung Kepulangan Presiden Mesir El-Sisi di Halim

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Lepas...

Meriah, Pembalap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sapa Penggemar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Meriah, Pembalap...

Topik Terbaru

Warga Harap Ganjil Genap di Jl Gajah Mada Tak Dicabut Sebelum MRT Tuntas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Harap...

Tiga Krisis Ancam Negara Berkembang, Energi Hingga El Nino

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tiga Krisis...

Kronologi Jasad Terbungkus Sleeping Bag di Jakbar Versi Polisi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kronologi Jasad...

Prabowo Lepas Langsung Kepulangan Presiden Mesir El-Sisi di Halim

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Lepas...

Meriah, Pembalap Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 Sapa Penggemar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Meriah, Pembalap...

Raksasa Ritel Mau Ganti 140.000 Karyawan dengan Robot, Hasilnya? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Raksasa Ritel...

Trump Klaim Gencatan Energi Rusia-Ukraina, Zelensky Sebut Tak Tahu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Klaim...

Terancam Karhutla, 8 Orangutan Ditranslokasi ke Hutan Lindung Ketapang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Terancam Karhutla,...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories