Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Asosiasi Mitra MBG Dukung BGN Setop Makan Gratis Saat Libur Sekolah yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, —
Asosiasi Mitra Makan Bergizi Gratis Seluruh Indonesia (AMMSI) mendukung kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) menyetop penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) saat libur sekolah.
Penghentian itu diatur dalam SE Kepala BGN Nomor 12 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada Periode Hari Libur dalam Pelaksanaan MBG TA. 2026.
Ketua Umum AMMSI Rizky Herdianto menilai kebijakan meliburkan MBG merupakan langkah yang tepat untuk memperkuat tata kelola program, sekaligus meningkatkan efisiensi APBN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, penyesuaian operasional selama periode hari libur dapat membantu memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan secara efektif, terukur, transparan, dan akuntabel.
AMMSI pun menekankan pentingnya pengawasan terhadap pelaksanaan program, khususnya terkait keberadaan SPPG-SPPG yang diduga beroperasi di luar mekanisme resmi yang ditetapkan pemerintah.
“Kami menolak dengan keras apabila dapur-dapur baru yang bermunculan di luar mekanisme resmi, terutama dapur-dapur yang didaftarkan dari proses jual beli titik yang melanggar hukum, padahal portal pendaftaran resmi sudah lama ditutup, tetap dipaksakan beroperasi sehingga terjadi surplus dapur yang mengakibatkan pemborosan keuangan negara,” kata Rizky dikutip Antara, Sabtu (20/6).
Ia memandang praktik semacam itu bisa menimbulkan penyimpangan tata kelola, menyebabkan pemborosan anggaran negara, serta mengganggu efektivitas pelaksanaan MBG.
Karena itu, lanjutnya, AMMSI mendorong BGN dan seluruh pemangku kepentingan terkait untuk mengevaluasi serta menertibkan SPPG yang beroperasi di wilayah yang telah melebihi kebutuhan maupun kuota layanan.
Rizky menilai langkah tersebut penting agar pelaksanaan program MBG tetap berorientasi pada kebutuhan masyarakat, bukan pada kepentingan kelompok tertentu yang berpotensi merugikan keuangan negara.
Sebagai organisasi yang mewadahi mitra pelaksana MBG di berbagai daerah, AMMSI menyatakan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan program agar tetap berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan kepentingan masyarakat luas.
“Efisiensi anggaran harus berjalan beriringan dengan pengawasan yang kuat. Tidak boleh ada ruang bagi praktik-praktik ilegal, termasuk keberadaan dapur yang beroperasi di luar mekanisme resmi,” punkasnya.
[Gambas:Youtube]
(pta)
Add
as a preferred
source on Google




