Thursday, July 23, 2026
18.1 C
Indonesia

Air Bersih di Lombok Barat Susah Malah Dikorupsi

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Air Bersih di Lombok Barat Susah Malah Dikorupsi yang sedang hangat diperbincangkan.

Jakarta

KPK mengatakan kasus yang menjerat Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini merupakan ironi. KPK menyebut kasus dugaan suap terkait proyek tata kelola air bersih terjadi saat warga di Lombok Barat mengalami kesulitan air.

Awalnya, KPK mengumumkan Lalu Ahmad sebagai tersangka dugaan korupsi karena ikut main proyek dan menerima suap. Total penerimaan diduga mencapai Rp 12,4 miliar dalam bentuk uang tunai dan barang.

“Berdasarkan bukti permulaan yang sah, KPK kemudian menaikkan perkara ini ke tahap penyidikan, dan menetapkan tiga orang sebagai tersangka,” kata Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Para tersangka tersebut ialah:

1. Lalu Ahmad Zaini selaku Bupati Lombok Barat
2. Sudirman selaku Direktur Utama PT Air Minum Giri Menang Lombok Barat (PT AMGM)
3. Alvonsus Gani selaku Direktur Utama PT Meconel Sistim Instrument (PT MSI).

KPK menduga kasus ini berawal dari perintah Lalu Ahmad ke Kadis PUPRPKP Lombok Barat Lalu Ratnawi untuk membantu Sudirman mendapat proyek. Selanjutnya, Sudirman menggunakan CV Dyas Karya Konstruksi atau DKK sebagai pool bucket proyek.

“Hal tersebut dilakukan SUD agar CV DKK tidak ter-capture oleh publik, bahwa pengerjaan paket proyek tersebut sarat konflik kepentingan,” ujarnya.

Syarat lelang proyek kemudian diatur agar perusahaan yang dipakai Sudirman memang. Singkat cerita, perusahaan yang dipakai Sudirman memenangkan proyek senilai Rp 17,9 di Dinas PUPRPKP Lombok Barat lewat lelang dan penunjukan langsung. Antara lain ialah 16 paket pekerjaan di PT Air Minum Giri Menang atau perusahaan air minum daerah 2025 senilai Rp 1,8 miliar.

Sudirman diduga memberikan fee 3 persen untuk para penyedia yang dipinjam namanya. Dia diduga mendapat keuntungan Rp 10,6 miliar lewat CV DKK. Selain itu, CV DKK juga menerima proyek di Bappeda dan Dispora Lombok Barat. Totalnya Rp 31,1 miliar.

“Dari uang-uang yang diterima sejumlah Rp 41,7 miliar oleh SUD melalui CV DKK, di antaranya dialirkan kepada LAZ selaku Bupati sebesar Rp 10,8 miliar,” ujar Achmad Taufik.

Lalu Ahmad juga diduga menerima suap Rp 1,6 miliar dari Alvonsus. Suap itu diduga mengalir ke Lalu Ahmad lewat Sudirman setelah perusahaan Alvonsus memenangkan proyek tata kelola air bersih di Lombok Barat senilai Rp 27,1 miliar.

Achmad Taufik menganggap kasus yang terjadi terkait tata kelola air itu sebagai ironi. Dia menyebut data BPS menunjukkan banyak warga di Lombok Barat kesulitan air bersih.

“Peristiwa ini juga menjadi ironi, karena terjadi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk dalam mendapatkan akses air bersih di Lombok Barat. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2023 menunjukkan bahwa masih terdapat masyarakat dan rumah tangga disana yang sulit mendapat sumber air minum layak,” ujarnya.

Dia mengatakan Lalu Ahmad punya pengalaman panjang sebagai Dirut PT AMGM yang merupakan perusahaan daerah air minum di Lombok Barat. Dia mengatakan Lalu Ahmad seolah melanggengkan praktik korupsi.

“Kondisi ini semakin memprihatinkan, mengingat LAZ selaku Bupati Lombok Barat sebelumnya memiliki pengalaman panjang selama 17 tahun sebagai Direktur Utama perusahaan air minum daerah PT AMGM, seperti ‘melanggengkan’ praktik tersebut melalui Direktur Utama PT AMGM yang baru,” ujarnya.

KPK menyebut kasus yang menjerat Lalu Ahmad dkk juga bertentangan dengan budaya dan adat istiadat Subak. KPK menyebut Subak merupakan sistem irigasi pertanian yang menjadi simbol keadilan dan kebersamaan dalam pengelolaan air di Lombok.

“Di samping itu, praktik tersebut turut mencederai nilai-nilai luhur Lombok Barat yang kental dengan semboyan Patut Patuh Patju, yang merujuk kepada keadilan, kepantasan, kedisiplinan, ketaatan beragama, serta semangat kerja keras dan ketekunan,” ujarnya.

Halaman 2 dari 3

(haf/dhn)





Sumber

Sedang Hangat

PMI Asal Serang Ngaku Disekap di Saudi, Pemprov Banten Turun Tangan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PMI Asal...

‘Marselino Effect’, Cara Jitu Pria di RI Bebas Kusam dan Tampil Segar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 'Marselino Effect',...

Karhutla di Hutan Ponorogo Seluas 2,3 Hektare, Diduga Ulah OTK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

Kebakaran Hutan Lahap 500 Hektare Lahan di Prancis dan Terus Meluas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebakaran Hutan...

Houthi Menggila Lagi di Laut Merah, 2 Tanker Arab Saudi Putar Balik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Houthi Menggila...

Topik Terbaru

PMI Asal Serang Ngaku Disekap di Saudi, Pemprov Banten Turun Tangan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PMI Asal...

‘Marselino Effect’, Cara Jitu Pria di RI Bebas Kusam dan Tampil Segar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 'Marselino Effect',...

Karhutla di Hutan Ponorogo Seluas 2,3 Hektare, Diduga Ulah OTK

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Karhutla di...

Kebakaran Hutan Lahap 500 Hektare Lahan di Prancis dan Terus Meluas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kebakaran Hutan...

Houthi Menggila Lagi di Laut Merah, 2 Tanker Arab Saudi Putar Balik

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Houthi Menggila...

Trump Lempar Amunisi Perang Dagang Terbaru, Indonesia Bakal Kena Lagi – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Lempar...

Momen Khidmat Pelantikan 1.177 Perwira TNI-Polri di Istana Merdeka

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Momen Khidmat...

Merger KAI dan INKA Bakal Penuhi Kebutuhan 156 Rangkaian KRL di 2040

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Merger KAI...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories