Friday, July 17, 2026
20.3 C
Indonesia

Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim yang sedang hangat diperbincangkan.

Jakarta

Sejumlah warga yang mengatasnamakan Masyarakat Gowa mengadukan 19 anggota Pansus Hak Angket DPRD Gowa terhadap Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang ke Mabes Polri. Kuasa hukum Masyarakat Gowa, Muallim Bahar, mendatangi Subdit 4 Dittipidum Bareskim Mabes Polri untuk memberikan klarifikasi dan bukti tambahan.

“Aduan kami ini tadi kami diundang langsung untuk memberikan klarifikasi dan menambah alat bukti tambahan. Jadi, alat bukti tambahan kami tadi sudah sertakan semua video, semua konten-konten video yang berkenaan dengan substansi laporan atau aduan kami,” ujar Muallim kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta, Kamis (16/7/2026).

“Jadi, semua konten video kami sudah punya ambil konten videonya langsung dari akun DPRD Kabupaten Gowa, baik itu TikTok, Facebook, YouTube, maupun Instagram,” tambahnya.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Aduan tersebut telah diproses sejak awal Juli 2026, dengan Nomor 1211/DUMAS/VII/2026 tanggal 2 Juni 2026 hal pengaduan yang pada pokoknya terkait Panitia Khusus Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa. Muallim mengatakan dalam aduan ini terlapor yaitu 19 orang Ketua Pansus dan anggota Pansus.

“Terlapornya itu Ketua Pansus beserta perangkatnya dan seluruh anggota Pansus yang berjumlah 19 orang. Jadi, yang kami laporkan secara spesifik adalah seluruh anggota Pansus Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa, jumlahnya kurang lebih 19 orang persisnya,” bebernya.

Muallim mengatakan aduan ini merupakan bentuk dukungan kepada Bupati Gowa karena telah dirugikan terkait pencemaran nama baik.

“Kalau memang dibutuhkan keterangan Bupati karena Bupati juga dirugikan. Bukan cuma Bupati prinsipnya, seluruh masyarakat Kabupaten Gowa karena Bupati ini adalah milik bersama, milik seluruh masyarakat Kabupaten Gowa. Makanya aduan klien kami ini berkenaan dengan kerugian masyarakat Kabupaten Gowa,” ungkapnya.

Duduk perkaranya, lanjut Muallim, yaitu Pansus DPRD dinilai tidak memiliki batasan etika dengan apa yang disangkakan terhadap Bupati Gowa. Padahal, sidang hak angket seharusnya tertutup.

“Jadi, yang menjadi poin dari laporan kami itu adalah DPRD Gowa ini, Pansus, khususnya Pansus ya, sepertinya sudah tidak memiliki batasan-batasan etika di dalam mendalami dugaan-dugaan yang mereka ataukah yang mereka sangkakan terhadap Bupati,” ungkapnya.

“Semua yang sifatnya seharusnya tertutup, itu menjadi pembahasan yang harusnya orang-orang tertentu, justru itu di-up habis-habisan ke media, bahkan yang menyiarkan langsung adalah akun-akun resmi dari DPRD itu sendiri di semua platform media sosial. Jadi, itu yang menjadi poin keberatan kami karena di situ ada konten, ada materi yang bagi kami adalah seharusnya menjadi pembahasan yang lebih tertutup,” tambahnya.

Sebelumnya, Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang melaporkan dua saksi sidang Pansus Hak Angket DPRD Gowa ke Bareskrim Polri atas dugaan pencemaran nama baik dan pemberian kesaksian palsu. Kedua terlapor yaitu Agus Harahap selaku Kadishub Gowa dan Zaenal Abidin yang merupakan wartawan.

Dilansir Antara, Minggu (5/7), Sitti Husniah Talenrang mengatakan laporan tersebut diajukan bersama kuasa hukumnya ke Bareskrim Polri pada Jumat (3/7).

“Upaya hukum ini kami lakukan dengan melakukan pelaporan di Bareskrim Mabes Polri. Saya bersama kuasa hukum sudah melaporkannya terkait pencemaran nama baik dan kesaksian palsu oleh dua orang saksi berinisial ZA dan AH,” ujar Husniah.

Menurut Husniah, kesaksian kedua orang itu tidak sesuai dengan fakta sehingga mencemarkan nama baiknya sebagai kepala daerah. Husniah mengaku telah menyerahkan sejumlah bukti, meski belum bersedia mengungkapkan rincian barang bukti tersebut.

“Yang pasti pelaporan kita itu ada buktinya dan inilah yang kita bawa ke Mabes Polri,” katanya.

Halaman 2 dari 2

(dvp/rfs)





Sumber

Sedang Hangat

Penggerebekan Rumah Eks Wamen, Perhiasan Emas 4 Kg Sembunyi di Dinding – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penggerebekan Rumah...

BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BTN Bukukan...

Warga Agam Sumbar Disekap di Myanmar, Diduga Korban TPPO

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Agam...

Mendagri Tito Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Tito...

Kata-kata Presiden Argentina soal Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kata-kata Presiden...

Topik Terbaru

Penggerebekan Rumah Eks Wamen, Perhiasan Emas 4 Kg Sembunyi di Dinding – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Penggerebekan Rumah...

BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BTN Bukukan...

Warga Agam Sumbar Disekap di Myanmar, Diduga Korban TPPO

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Agam...

Mendagri Tito Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Tito...

Kata-kata Presiden Argentina soal Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kata-kata Presiden...

Menkop Sebut Presiden Mau Pertumbuhan Ekonomi Muncul di Desa Lewat KDKMP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menkop Sebut...

ESDM Sebut Impor Minyak dari Rusia Bakal Jadi Cadangan Energi RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai ESDM Sebut...

Deal! Arab Saudi Resmi Beli Senjata Rp 35,5 T ke Amerika

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Deal! Arab...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories