Thursday, July 16, 2026
18.9 C
Indonesia

Wamendagri Dorong DPRD Optimalkan Fungsi Pengawasan Pelaksanaan APBD

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wamendagri Dorong DPRD Optimalkan Fungsi Pengawasan Pelaksanaan APBD yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus meminta DPRD di seluruh daerah mengoptimalkan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Pengawasan dilakukan dengan berorientasi pada capaian hasil, bukan sekadar administratif.

Sebab, kata Wiyagus, pengawasan yang efektif menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar memberikan manfaat nyata dan menjawab kebutuhan masyarakat.

Demikian disampaikan Wiyagus dalam Rapat Koordinasi Wilayah Asosiasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) se-Pulau Kalimantan Tahun 2026 di Tree Park Hotel, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (16/7).



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“DPRD tidak cukup hanya menilai apakah anggaran telah terserap, tetapi DPRD harus menilai apakah anggaran tersebut memberikan hasil,” ujar Wiyagus.

Lebih lanjut, Wiyagus menyoroti masih rendahnya realisasi belanja modal pemerintah daerah (Pemda). Berdasarkan data yang ia paparkan, hingga Juni 2026 realisasi belanja modal baru mencapai 12,64 persen.





Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian serius DPRD melalui fungsi pengawasan agar Pemda segera mempercepat pelaksanaan program pembangunan, khususnya belanja infrastruktur. Dengan demikian, anggaran tidak hanya tersimpan di kas daerah maupun perbankan.

Ia juga mendorong agar setiap proses pembahasan dan pengawasan anggaran dilakukan secara lebih substantif dengan mengedepankan indikator kinerja yang terukur. Menurutnya, setiap kebijakan anggaran harus mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat sekaligus memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara nyata.

“Setiap pembahasan anggaran harus berani menjawab empat pertanyaan, persoalan apa yang hendak diselesaikan, siapa masyarakat yang akan menerima manfaat, hasil apa yang harus dicapai, dan kapan hasil tersebut dapat dirasakan,” tegasnya.

Wiyagus berharap forum koordinasi tersebut menghasilkan langkah-langkah tindak lanjut yang konkret dan terukur, bukan sekadar rekomendasi normatif. Ia meminta setiap rencana aksi disusun secara jelas, lengkap dengan target waktu pelaksanaan, penanggung jawab, serta indikator keberhasilannya.

“Susunlah agenda tindak lanjut yang jelas, apa yang akan dilakukan selama 30 hari, apa yang akan dilakukan selama 60 hari, 90 hari, siapa yang bertanggung jawab, kemudian juga apa indikator keberhasilan,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, Ketua Umum ADKASI Siswanto, Plt. Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah III KPK Imam Turmudhi, Direktur Pencegahan Tindak Pidana Korupsi Polri Brigjen Pol. Bhakti Eri Nurmansyah.

Kemudian, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan Tiyas Widiarto, Wakil Wali Kota Banjarmasin Ananda, jajaran Forkopimda, serta para pimpinan dan anggota DPRD kabupaten/kota se-Kalimantan.

(inh)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Suap Rp 400 Juta di Ujian CPNS, 5.000 PNS Terancam Dipecat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suap Rp...

Raih Opini WTP dari BPK, Mensos Tekankan Tanggung Jawab Uang Rakyat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Raih Opini...

Blok Masela Mangkrak 28 Tahun, Baru Dieksekusi di Era Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Blok Masela...

Pertamina Normalisasi Suplai BBM Sumut, Operasi Terminal-SPBU 24 Jam

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Normalisasi...

Ribuan Warga RI Teriak Minta Perlindungan Hak, Terbanyak Masalah Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ribuan Warga...

Topik Terbaru

Suap Rp 400 Juta di Ujian CPNS, 5.000 PNS Terancam Dipecat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suap Rp...

Raih Opini WTP dari BPK, Mensos Tekankan Tanggung Jawab Uang Rakyat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Raih Opini...

Blok Masela Mangkrak 28 Tahun, Baru Dieksekusi di Era Prabowo

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Blok Masela...

Pertamina Normalisasi Suplai BBM Sumut, Operasi Terminal-SPBU 24 Jam

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertamina Normalisasi...

Ribuan Warga RI Teriak Minta Perlindungan Hak, Terbanyak Masalah Ini – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ribuan Warga...

Tak Banyak yang Mau Belajar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Banyak...

Basuki Minta Tambahan Rp2,7 T buat IKN, Begini Jawaban Purbaya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Basuki Minta...

ESDM Ungkap Penyebab Antrean Panjang di SPBU Wilayah Sumut

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai ESDM Ungkap...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories