Wednesday, May 20, 2026
22.5 C
Indonesia

Pemerintah RI Harus Bebaskan WNI, tapi Tak Boleh Nego Langsung – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah RI Harus Bebaskan WNI, tapi Tak Boleh Nego Langsung yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Guru Besar Hukum Internasional UI Hikmahanto Juwana meminta pemerintah membebaskan para WNI yang ditahan oleh otoritas Israel. Namun, tegasnya, upaya yang dilakukan tidak boleh dilakukan dengan bernegosiasi langsung ke pemerintah Israel.

“Masalah penahanan WNI bukan isu bilateral Indonesia dengan Israel mengingat Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel,” katanya Selasa (19/5/2026).

“Masalah penahanan WNI adalah masalah dunia dengan Israel. Oleh karenanya Indonesia dalam melindungi warganya harus bertindak secara koordinatif dengan negara-negara yang warganya ditahan oleh Israel,” jelasnya.

Dikatakannya, pendekatan bilateral langsung antara Indonesia-Israel justru akan dimanfaatkan oleh Israel untuk kepentingan negeri itu. Seperti tuntutan Israel agar Indonesia mau membuka hubungan diplomatik.

“Pendekatan bilateral akan merugikan Indonesia,” tegasnya.

“Bahkan publik Indonesia akan mengkritik pemerintah yang mau berhubungan dengan pemerintah Israel. Ini akan berakibat buruk dalam hubungan antara rakyat dengan pemerintah di dalam negeri,” tambahnya lagi.

Dalam skenario terburuk, bisa saja pemerintah tidak bisa membebaskan WNI yang ditahan, terutama bila ada sejumlah tuntutan dari Israel. Dalam situasi demikian pemerintah tidak bisa dipersalahkan bila tidak dapat membebaskan mengingat para WNI yang ditahan sejak awal tahu dan sadar betul konsekuensi yang dihadapi ketika bergabung dengan Sumud Flotila.

Sementara itu dalam update Kementerian Luar Negeri RI hari ini, Juru Bicara Kemlu Yvonne Mewengkang mengatakan, sebanyak lima dari total sembilan WNI anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) di misi GSF 2.0 telah ditangkap militer Israel. Pembaruan ini sekaligus memperbarui kabar semula yang mengatakan sembilan WNI ditangkap.

“Kementerian Luar Negeri mencatat bahwa berdasarkan informasi per pagi ini, dari total sembilan WNI Anggota GPCI yang tergabung dalam misi GSF 2.0, sebanyak 5 WNI dilaporkan telah ditangkap oleh militer Israel di sekitar perairan Siprus atau Mediterania Timur. Sementara itu, empat WNI lainnya yang berada di dua kapal berbeda diketahui masih berlayar di sekitar perairan Siprus,” ujar Yvonne.

Kemlu pun telah berkoordinasi dengan Perwakilan RI di Ankara, Turki, lalu Kairo, Mesir, di Roma, Italia, dan Amman, Yordania. KJRI Istanbul juga umenyiapkan langkah perlindungan, termasuk penerbitan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) jika dokumen WNI disita, dukungan medis, serta memastikan proses transit dan pemulangan berjalan lancar.

(sef/luc)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Prabowo Ungkap Sebab Gaji Guru Kecil, US$343 M Uang RI ‘Dibawa Kabur’ – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Ungkap...

Purbaya Transfer Pemda Rp257 T, Daerah Bencana Sumatera Dipercepat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Transfer...

Trump Makin Tertekan-PBB Tanggapi Nuklir Arab – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Makin...

Purbaya Senang Presiden Mau ke DPR Serahkan Dokumen KEM-PPKF Esok – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Senang...

Pertama dalam Sejarah, Negara Eropa Ini Tolak Duta Besar Baru Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertama dalam...

Topik Terbaru

Prabowo Ungkap Sebab Gaji Guru Kecil, US$343 M Uang RI ‘Dibawa Kabur’ – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Ungkap...

Purbaya Transfer Pemda Rp257 T, Daerah Bencana Sumatera Dipercepat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Transfer...

Trump Makin Tertekan-PBB Tanggapi Nuklir Arab – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Makin...

Purbaya Senang Presiden Mau ke DPR Serahkan Dokumen KEM-PPKF Esok – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Senang...

Pertama dalam Sejarah, Negara Eropa Ini Tolak Duta Besar Baru Israel – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pertama dalam...

Potret Chaos Demo Berdarah Dipicu Kenaikan Harga BBM – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Potret Chaos...

Bukan Minyak, Iran Mau Ganggu ‘Urat Nadi’ Arab di Selat Hormuz – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bukan Minyak,...

Siap-Siap! Buruh Mau Demo Besar-besaran, Berserak di Kota-Kota RI Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siap-Siap! Buruh...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories