Tuesday, April 21, 2026
20.6 C
Indonesia

Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Israel Tunda Lagi Sidang Korupsi Netanyahu karena Alasan Keamanan yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Sidang kasus korupsi Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kembali ditunda karena alasan keamanan.

The Jerusalem Post melaporkan sidang yang mestinya digelar pada Senin (20/4) itu mesti dibatalkan sementara karena “alasan keamanan-diplomatik” yang tak dirinci.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jaksa penuntut menentang penundaan ini dengan menyatakan bahwa Netanyahu mesti menyesuaikan jadwalnya dengan kalender pengadilan kecuali jika memang ada kebutuhan keamanan mendesak dan tak terhindarkan.

Sidang pidana Netanyahu berfokus pada Kasus 4000 mengenai tuduhan pemberian perlakuan istimewa kepada media sebagai imbalan atas pemberitaan yang menguntungkan Netanyahu. Netanyahu telah membantah tuduhan ini.

Kasus ini masih berada dalam tahap pemeriksaan ulang atas kesaksian Netanyahu. Sang PM pertama kali memberi kesaksian pada Desember 2024 dan jaksa mulai memeriksanya secara silang pada Juni 2025.

Netanyahu tersandung tiga kasus korupsi yang mencakup tuduhan penyuapan, penipuan, dan penyalahgunaan kepercayaan.

Kasus 1000 menuduh Netanyahu dan istrinya, Sara, menerima hadiah mewah senilai 700.000 shekel dari dua pengusaha sebagai imbalan atas bantuan politik.

Kasus 2000 menuding Netanyahu membuat kesepakatan dengan pemilik perusahaan media Yedioth Ahronoth, Arnon Mozes, untuk mendapat liputan yang menguntungkan. Sebagai imbalan, Netanyahu disebut menawarkan untuk membatasi surat kabar saingan Yedioth Ahronoth, yakni Israel Hayom.

Kasus 4000 sementara itu menuduh Netanyahu dan istri meminta berita positif mengenai mereka di situs populer Walla, yang dimiliki teman dekat Netanyahu Shaul Elovitch. Netanyahu disebut memberi imbalan dengan memuluskan jalan bagi Elovitch untuk merger dengan perusahaan telekomunikasi yang diincar sang pengusaha.

Sidang kasus korupsi Netanyahu sudah dimulai sejak Mei 2020. Mulanya, persidangan dijadwalkan berlangsung selama beberapa bulan.

Namun Netanyahu terus menunda sidang dengan alasan sedang berperang di Gaza dan Lebanon. Netanyahu sendiri membantah semua tuduhan itu.

(blq/bac)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Hot this week

Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik, Ternyata Pertama Sejak November 2023

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga LPG...

Pemerintah & UNICEF Bakal Kucurkan Dana Triliunan untuk 13 Provinsi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah &...

Pemerintah Sebut Belum Naikkan Harga LPG Subsidi 3 Kg Sejak 2007

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Sebut...

DJP Ungkap Daftar Penyebab Setoran Pajak Kurang Rp272 T di 2025

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DJP Ungkap...

Topics

Harga LPG Non Subsidi Resmi Naik, Ternyata Pertama Sejak November 2023

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga LPG...

Pemerintah & UNICEF Bakal Kucurkan Dana Triliunan untuk 13 Provinsi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah &...

Pemerintah Sebut Belum Naikkan Harga LPG Subsidi 3 Kg Sejak 2007

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah Sebut...

DJP Ungkap Daftar Penyebab Setoran Pajak Kurang Rp272 T di 2025

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai DJP Ungkap...

Pemerintah & UNICEF Resmikan CPAP 2026-2030: Bekal Indonesia Emas 2045

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pemerintah &...

Harga LPG 5,5 Kg & 12 Kg Naik, Berapa Harga di Pangkalan-Pengecer?

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga LPG...

Harga LPG 5,5 Kg-12 Kg Naik, Pertamina Pastikan Harga LPG 3 Kg Tetap!

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga LPG...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img