Monday, August 24, 2026
17.6 C
Indonesia

Perang Perbatasan 2 Negara Muslim Kian Gawat, Tentara-Sipil Berguguran




Jakarta, Tensi ketegangan di perbatasan Pakistan-Afghanistan kembali memuncak setelah sebuah pos keamanan di wilayah barat laut Pakistan diserang kelompok bersenjata, menewaskan enam prajurit dan memicu baku tembak hebat sepanjang malam.

Pejabat keamanan dan kepolisian menyebut serangan itu terjadi di distrik suku Kurram, Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, pada Senin (8/12/2025) malam menuju Selasa (9/12/2025). Kelompok bersenjata dilaporkan menyerbu pos tersebut sehingga memicu kontak senjata intens dalam kegelapan.

Serangan terbaru ini menambah panjang rangkaian insiden mematikan di sepanjang garis perbatasan yang dalam beberapa pekan terakhir telah menewaskan puluhan orang. Menurut kantor berita AFP, Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) mengeklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.

“Enam personel keamanan gugur dan empat lainnya terluka, sementara dua militan juga tewas dalam pertempuran,” kata seorang pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya kepada AFP.

TTP, yang telah berperang melawan Islamabad hampir dua dekade, diketahui makin sering melancarkan serangan di daerah perbatasan dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah Pakistan menuding otoritas Taliban yang berkuasa di Afghanistan sejak 2021 memberi perlindungan kepada kelompok tersebut, tuduhan yang dibantah Kabul.

Pemerintah Afghanistan menyatakan bahwa keamanan Pakistan merupakan “masalah internal” negara tersebut.

Ketegangan meningkat pada Oktober lalu ketika bentrokan dan tembakan artileri selama satu pekan menewaskan sekitar 70 orang dan melukai ratusan lainnya. Setelah itu, pejabat Afghanistan dan Pakistan menandatangani perjanjian gencatan senjata yang dimediasi Qatar, Turki, dan Arab Saudi. Namun kondisi tetap rapuh, dan insiden lintas batas terus terjadi.

Pada Jumat lalu, baku tembak dan penembakan artileri di sebuah gerbang perbatasan kembali menewaskan empat warga sipil dan seorang tentara, menurut otoritas Afghanistan.

Situasi semakin sensitif akibat persoalan lain di luar medan tempur. Pemerintah Pakistan mempercepat proses pengusiran massal terhadap jutaan pengungsi Afghanistan yang telah lama tinggal di negara itu.

Namun, pekan lalu Islamabad menyampaikan bahwa mereka akan segera mengizinkan kembali bantuan PBB melewati wilayah Pakistan untuk disalurkan ke Afghanistan.

 

(luc/luc)

Sumber

Sedang Hangat

Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya Akui Minum 7 Gelas Miras

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelaku Tabrak...

Aliansi Komando Rakyat Gelar Aksi di DPR, Serukan Jaga Persatuan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aliansi Komando...

Kontribusi Nyata Pertamina dan Motor Penggerak Industri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kontribusi Nyata...

Hari H Hukuman Ekonomi AS Dimulai, Iran Janjikan Hal Lebih Ngeri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hari H...

Kapolda Sumsel Lapor ke Prabowo, Sudah Tahan 17 Tersangka Karhutla – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolda Sumsel...

Topik Terbaru

Pelaku Tabrak Lari Maut di Surabaya Akui Minum 7 Gelas Miras

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pelaku Tabrak...

Aliansi Komando Rakyat Gelar Aksi di DPR, Serukan Jaga Persatuan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Aliansi Komando...

Kontribusi Nyata Pertamina dan Motor Penggerak Industri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kontribusi Nyata...

Hari H Hukuman Ekonomi AS Dimulai, Iran Janjikan Hal Lebih Ngeri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Hari H...

Kapolda Sumsel Lapor ke Prabowo, Sudah Tahan 17 Tersangka Karhutla – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kapolda Sumsel...

Prabowo Mau Produksi Massal Teknologi Tepung Ubi Padamkan Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Prabowo Mau...

Menhub Pastikan Transportasi di Kalimantan Normal di Tengah Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menhub Pastikan...

Ditutup 30 Agustus 2026, Sekolah Kedinasan Ini Masih Sepi Pendaftar – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ditutup 30...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories