Wednesday, August 26, 2026
17.6 C
Indonesia

Purbaya Sebut Inflasi Maret 2026 Bisa 2,51 Persen, Ini Penyebabnya

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Sebut Inflasi Maret 2026 Bisa 2,51 Persen, Ini Penyebabnya yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap angka inflasi Maret 2026 yang berbeda dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS).

BPS sebelumnya mencatat inflasi Maret 2026 sebesar 3,48 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Namun, menurut Purbaya, inflasi sebenarnya hanya berada di level 2,51 persen.

Perbedaan tersebut terjadi karena BPS tidak mengeluarkan dampak kebijakan diskon listrik pada tahun sebelumnya dalam perhitungan inflasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Inflasi pada bulan Maret mencapai 3,48 persen year on year. Ini ada dampak diskon listrik tahun lalu yang tidak dihitung atau tidak dikeluarkan oleh BPS,” kata Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4).

Jika diskon listrik dikeluarkan dari perhitungan, inflasi Maret 2026 disebut berada di 2,51 persen.

“Kalau kita keluarkan dampak dari kenaikan subsidi listrik tahun lalu, inflasi di bulan Maret hanya 2,51 persen. Jadi, masih relatif terkendali,” ujarnya.

Ia menilai angka inflasi yang dirilis BPS kerap ditafsirkan seolah-olah tekanan harga sedang tinggi dan ekonomi tengah memanas.

Padahal, menurut dia, hal itu dipengaruhi perbedaan basis perhitungan saja.

Menurut dia, saat ini harga relatif terkendali. Inflasi disebut konsisten dalam rentang target yang ditentukan pemerintah. Dia bilang, ini mencerminkan efektivitas koordinasi kebijakan moneter dan fiskal dalam menjaga daya beli masyarakat.

“Jadi masih baik. Ini memberikan ruang bagi ekonomi untuk tumbuh lebih ekspansif tanpa menciptakan tekanan harga secara signifikan. Sektor eksternal tetap solid,” ujar Purbaya.

(dhz/ins)











Add

as a preferred
source on Google





Sumber

Sedang Hangat

Tegas! Prabowo Titahkan Izin Korporasi Terlibat Karhutla Dicabut – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tegas! Prabowo...

Semangat Pantang Menyerah Remaja ‘Superman’ Lawan Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Semangat Pantang...

Merek Besar AS Mulai Redup di China, Nike hingga Ford Tak Selaris Dulu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Merek Besar...

72 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Polri Usut Kebakaran di 9 Wilayah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 72 Orang...

5 Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalimantan, 1 Izin Dibekukan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5 Perusahaan...

Topik Terbaru

Tegas! Prabowo Titahkan Izin Korporasi Terlibat Karhutla Dicabut – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tegas! Prabowo...

Semangat Pantang Menyerah Remaja ‘Superman’ Lawan Karhutla

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Semangat Pantang...

Merek Besar AS Mulai Redup di China, Nike hingga Ford Tak Selaris Dulu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Merek Besar...

72 Orang Jadi Tersangka Karhutla, Polri Usut Kebakaran di 9 Wilayah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 72 Orang...

5 Perusahaan Kena Sanksi Karhutla Kalimantan, 1 Izin Dibekukan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 5 Perusahaan...

Polisi Beber Kronologi Penangkapan Revaldo di Kasus Narkoba

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polisi Beber...

Program Nasional 14 PLTS 100 GWP Dibangun di Enam Provinsi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Program Nasional...

Sebut Bencana di Aceh-NTT Cepat Ditangani, Prabowo Sungguh-Sungguh – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Sebut Bencana...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories