Wednesday, April 15, 2026
23 C
Indonesia

Purbaya Sebut Inflasi Maret 2026 Bisa 2,51 Persen, Ini Penyebabnya

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Purbaya Sebut Inflasi Maret 2026 Bisa 2,51 Persen, Ini Penyebabnya yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap angka inflasi Maret 2026 yang berbeda dari rilis Badan Pusat Statistik (BPS).

BPS sebelumnya mencatat inflasi Maret 2026 sebesar 3,48 persen secara tahunan (year-on-year/YoY). Namun, menurut Purbaya, inflasi sebenarnya hanya berada di level 2,51 persen.

Perbedaan tersebut terjadi karena BPS tidak mengeluarkan dampak kebijakan diskon listrik pada tahun sebelumnya dalam perhitungan inflasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Inflasi pada bulan Maret mencapai 3,48 persen year on year. Ini ada dampak diskon listrik tahun lalu yang tidak dihitung atau tidak dikeluarkan oleh BPS,” kata Purbaya dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/4).

Jika diskon listrik dikeluarkan dari perhitungan, inflasi Maret 2026 disebut berada di 2,51 persen.

“Kalau kita keluarkan dampak dari kenaikan subsidi listrik tahun lalu, inflasi di bulan Maret hanya 2,51 persen. Jadi, masih relatif terkendali,” ujarnya.

Ia menilai angka inflasi yang dirilis BPS kerap ditafsirkan seolah-olah tekanan harga sedang tinggi dan ekonomi tengah memanas.

Padahal, menurut dia, hal itu dipengaruhi perbedaan basis perhitungan saja.

Menurut dia, saat ini harga relatif terkendali. Inflasi disebut konsisten dalam rentang target yang ditentukan pemerintah. Dia bilang, ini mencerminkan efektivitas koordinasi kebijakan moneter dan fiskal dalam menjaga daya beli masyarakat.

“Jadi masih baik. Ini memberikan ruang bagi ekonomi untuk tumbuh lebih ekspansif tanpa menciptakan tekanan harga secara signifikan. Sektor eksternal tetap solid,” ujar Purbaya.

(dhz/ins)











Add

as a preferred
source on Google





Sumber

Hot this week

20 Komodo NTT Diselundupkan ke Thailand, Nilai Jual Capai Rp10 Miliar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 20 Komodo...

KPK Periksa Pengusaha Rokok Buntut Kasus Dugaan Korupsi di Bea Cukai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Periksa...

Laba Bersih Inalum Naik 15% di 2025, Tembus Rp2,44 Triliun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Laba Bersih...

Horor Detik-detik Penembak Masuk ke Sekolah Turki dan Lukai 16 Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Horor Detik-detik...

Topics

20 Komodo NTT Diselundupkan ke Thailand, Nilai Jual Capai Rp10 Miliar

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 20 Komodo...

KPK Periksa Pengusaha Rokok Buntut Kasus Dugaan Korupsi di Bea Cukai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Periksa...

Laba Bersih Inalum Naik 15% di 2025, Tembus Rp2,44 Triliun

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Laba Bersih...

Horor Detik-detik Penembak Masuk ke Sekolah Turki dan Lukai 16 Orang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Horor Detik-detik...

Bangun Megaproyek Hilirisasi Miliaran Dolar, Inalum Beberkan 2 Isu Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bangun Megaproyek...

Menko Airlangga Buka Suara Soal KEK Ganja Medis di RI

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menko Airlangga...

Negara Ini Jadi Korban Perang AS-Israel Vs Iran, Kondisi Babak Belur

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Negara Ini...
spot_img

Related Articles

Popular Categories

spot_imgspot_img