Friday, August 21, 2026
17.7 C
Indonesia

KBRI Yangon Pulangkan 56 WNI Terdampak Online Scam dari Myanmar


Jakarta,

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon memindahkan 56 warga negara Indonesia (WNI) yang terdampak penertiban pusat online scam dan judi online yang terjaring di kawasan KK Park dan Shwe Kokko, Myawaddy Myanmar, ke Mae Sot, Thailand, Senin (8/12).

Pemindahan ini merupakan tahap awal proses pemulangan para WNI ke Indonesia.


ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pernyataan resmi, KBRI Yangon menyebut 56 WNI tersebut merupakan bagian dari 300 lebih WNI yang berada dalam pengawasan otoritas Myanmar sejak operasi penegakan hukum dimulai pada 22 Oktober lalu.

“Pemindahan hari ini menandai tahap pertama dari rangkaian pemulangan ratusan WNI lainnya,” demikian keterangan KBRI Yangon, seperti disiarkan dalam laman Kementerian Luar Negeri RI.

KBRI Yangon menyatakan pemindahan ini merupakan hasil dari negosiasi panjang dan koordinasi intensif dengan otoritas Myanmar, serta dukungan teknis dari KBRI Bangkok untuk proses lintas batas dan penerbangan.

Pada awal Desember, KBRI telah melakukan pendataan, verifikasi identitas, perekaman biometrik, serta pemeriksaan kesehatan langsung di lokasi untuk memastikan para WNI siap dipulangkan.

Setelah tiba di Mae Sot, para WNI dijadwalkan terbang ke Indonesia pada Selasa (9/12) melalui rute Bangkok-Soekarno Hatta menggunakan penerbangan komersial.

“Proses pemindahan hari ini dilakukan dengan pengawalan pihak berwenang Myanmar, mengingat situasi keamanan Myawaddy yang dinamis dan tidak menentu. KBRI Yangon terus memantau pergerakan konvoi dan berkoordinasi erat dengan KBRI Bangkok guna memastikan proses lintas-batas berjalan lancar dan aman,” demikian keterangan KBRI Yangon.

KBRI Yangon menegaskan keselamatan WNI adalah prioritas utama dan KBRI akan terus bekerja untuk mempercepat pemulangan ratusan WNI lainnya.

KBRI kembali mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap tawaran pekerjaan luar negeri yang tidak resmi atau terlalu menggiurkan, yang kerap menjadi pintu masuk berbagai bentuk penipuan dan eksploitasi.

(isa/bac)


Sumber

Sedang Hangat

Suburban Masih Pakai Batu Bara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suburban Masih...

Waspadai DBD di Tengah Kemarau, DKI Intensifkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Waspadai DBD...

Pembangunan Rusun di Stasiun Manggarai Dimulai Jumat Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pembangunan Rusun...

RI-China Bertemu Besok, Taiwan hingga Natuna Jadi Sorotan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI-China Bertemu...

Polda Jatim Akan Periksa Dilan Janiyar-Ratu Felisha soal Arisan Bodong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda Jatim...

Topik Terbaru

Suburban Masih Pakai Batu Bara

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Suburban Masih...

Waspadai DBD di Tengah Kemarau, DKI Intensifkan Pemberantasan Sarang Nyamuk

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Waspadai DBD...

Pembangunan Rusun di Stasiun Manggarai Dimulai Jumat Ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pembangunan Rusun...

RI-China Bertemu Besok, Taiwan hingga Natuna Jadi Sorotan – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RI-China Bertemu...

Polda Jatim Akan Periksa Dilan Janiyar-Ratu Felisha soal Arisan Bodong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda Jatim...

Menkop Ferry Harap Koperasi Awards Jadi Motivasi Lanjutkan Cita-cita Bung Hatta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menkop Ferry...

Menkum hingga Founder CT Corp Hadiri Koperasi Awards 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menkum hingga...

Geger 3 Perampok Gasak Emas Rp 7 Miliar, Cuma Perlu 2 Menit – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geger 3...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories