Thursday, October 8, 2026
18.6 C
Indonesia

Wapres Anak Mantan Presiden Diselidiki, Terkait Dana China-Hong Kong – Publik Pos Update

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wapres Anak Mantan Presiden Diselidiki, Terkait Dana China-Hong Kong yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Dewan Keamanan Nasional Filipina tengah menyelidiki informasi yang disajikan selama sidang pemakzulan Wakil Presiden (Wapres) Sara Duterte. Penyelidikan ini berfokus pada tuduhan bahwa “sebuah perusahaan yang terkait erat dengan suaminya dan telah menerima pengiriman uang dalam jumlah besar dari entitas di China dan Hong Kong”.

Mengutip Reuters, Rabu (7/10/2026), Penasihat Keamanan Nasional Filipina Eduardo Oban membeberkan bahwa pengiriman uang tersebut telah ditandai oleh bank sebagai transaksi mencurigakan. Bahkan, hal tersebut telah dilaporkan ke Dewan Anti-Pencucian Uang (AMLC) negeri itu.

Pihaknya pun memastikan dewan akan segera meninjau informasi yang disajikan. Hal ini untuk menilai potensi implikasinya terhadap keamanan nasional.

“Tuduhan ini kami tanggapi dengan sangat serius,” tegasnya.

Sementara itu, seorang pejabat AMLC bersaksi selama persidangan Senin bahwa sebuah perusahaan manufaktur makanan yang mencantumkan nama suami Duterte sebagai pendiri. Ia telah menerima pengiriman uang sebesar 319 juta peso atau setara US$ 5,08 juta (Rp 90,42 miliar) dari entitas di China dan Hong Kong.

Jaksa penuntut menyajikan bukti aliran dana ini sebagai bagian dari pasal pemakzulan. Jaksa menuduh Duterte mengumpulkan kekayaan yang tidak dapat dijelaskan sumbernya.

Jaksa penuntut kini juga berupaya untuk meneliti laporan harta kekayaan, kewajiban, dan kekayaan bersih Duterte beserta suaminya. Langkah ini dilakukan guna memeriksa secara rinci apakah aset yang dideklarasikan oleh pasangan tersebut konsisten dengan pendapatan dan transaksi keuangan aktual mereka, mengingat sifat pengiriman uang lintas negara itu masih belum jelas hingga saat ini.

Ketika dimintai keterangan mengenai kesaksian AMLC tersebut, Duterte menolak untuk berkomentar. Ia hanya mengatakan “saya akan membiarkan pengacara saya menanggapi tuduhan tersebut”.

Selain pusaran isu harta kekayaan yang mencurigakan, Duterte saat ini juga tengah menghadapi rentetan tuduhan lain, termasuk penyalahgunaan dana publik serta ancaman terhadap nyawa Presiden Ferdinand Marcos Jr., ibu negara, dan mantan ketua DPR. Meskipun Duterte telah berulang kali membantah melakukan kesalahan tersebut, proses hukum terus bergulir di parlemen.

Sementara itu, Kedutaan Besar China di Manila dilaporkan tidak segera menanggapi permintaan komentar terkait aliran dana misterius ini.

(tps/sef)

Sumber

Sedang Hangat

FOTO: Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Penampakan...

Momen Menko PMK Sugiono Santap MBG Bareng Siswa SDN di Cibinong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Momen Menko...

PLN dan The Climate Group Teken MoU Kembangkan Produk Energi Hijau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PLN dan...

74.000 Tewas, Konflik Belum Usai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 74.000 Tewas,...

Subsidi Ditambah Rp3 Juta, Jemaah Haji 2027 Wajib Lunasi Rp23 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Subsidi Ditambah...

Topik Terbaru

FOTO: Penampakan Kawasan Kompleks Legislatif dan Yudikatif IKN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai FOTO: Penampakan...

Momen Menko PMK Sugiono Santap MBG Bareng Siswa SDN di Cibinong

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Momen Menko...

PLN dan The Climate Group Teken MoU Kembangkan Produk Energi Hijau

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PLN dan...

74.000 Tewas, Konflik Belum Usai – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 74.000 Tewas,...

Subsidi Ditambah Rp3 Juta, Jemaah Haji 2027 Wajib Lunasi Rp23 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Subsidi Ditambah...

Ada Subsidi Rp3 Juta, Calon Jemaah Lunasi Biaya Haji Rp23,2 Juta

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ada Subsidi...

AHY Respons Rencana KAI Impor KRL Bekas Jepang

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai AHY Respons...

Eks Bupati Kukar Rita Widyasari Diperiksa 6 Jam di KPK Kasus TPPU – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Eks Bupati...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories