Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Usut Fasilitas Mewah, Imipas Periksa 52 Warga Binaan Lapas Cibinong yang sedang hangat diperbincangkan.
Jakarta, —
Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mengaku telah memeriksa total 52 warga binaan untuk mengusut keberadaan fasilitas mewah di Lapas Kelas IIA Cibinong.
Inspektur Jenderal Kementerian Imipas Rudi Setiawan menyebut pemeriksaan tersebut telah dilakukan pihaknya sejak Jumat (25/9) kemarin.
“Kami sudah melakukan pemeriksaan kemarin sampai hari ini sudah 52 warga binaan kami lakukan pemeriksaan,” ujar Rudi kepada wartawan, Sabtu (26/9).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rudi menambahkan selain warga binaan pihaknya juga akan memeriksa sebanyak 54 pegawai yang bekerja di Lapas Kelas IIA Cibinong.
“Hari ini kami jadwalkan kurang lebih 54 lagi atau 50 dari pegawai,” tuturnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan Imipas juga akan mendalami keberadaan fasilitas mewah yang ‘hilang’ pasca sidak dari Ombudsman.
Pendalaman itu dilakukan lantaran fasilitas mewah yang sempat ditemukan sudah hilang pada saat kunjungan Menteri Imipas Agus Andrianto dan Kepala Bappisus Aris Marsudiyanto.
“Saya melihat ada perbedaan untuk itu, tadi yang sudah saya sebutkan foto, barang-barang perlengkapan tv, kulkas semua yang disebutkan Ombudsman itu menjadi sasaran pemeriksaan kita,” jelasnya.
“Di mana, kok sekarang ga ada, siapa yang memindahkan, tentunya memindahkan ini yang bertanggung jawab, kenapa dipindahkan, nanti akan ketemu,” sambungnya.
Di sisi lain, Rudi menambahkan sebagai bentuk komitmen total lima orang pejabat Lapas Kelas IIA Cibinong juga telah dicopot dalam rangka pemeriksaan.
Rudi menjelaskan lima pejabat yang dinonaktifkan tersebut merupakan Kalapas, KPLP, Kasi Binadik, Kasi Keamanan dan Keteriban dan Kepala Urusan Umum.
“Akan kami lakukan pemeriksaan, bagaimana peristiwa atau kondisi yang terjadi sampai ditemukan dan sampai hari ini,” tuturnya.
(tfq/sfr)




