Friday, September 25, 2026
29.5 C
Indonesia

Kemenag Buka Suara soal Buku ‘Memburu Muhammad’

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemenag Buka Suara soal Buku ‘Memburu Muhammad’ yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta, —

Kementerian Agama (Kemenag) menanggapi polemik kemunculan buku berjudul Memburu Muhammad yang diduga memuat materi penistaan agama. Kemenag mengingatkan bahwa isi buku tersebut berpotensi memicu kegaduhan dan menyinggung keyakinan umat beragama.

“Kementerian Agama menyayangkan munculnya buku cerpen yang memuat materi sensitif dan berpotensi menimbulkan kegaduhan serta menyinggung keyakinan umat beragama,” ujar Kepala Biro (Kabiro) Humas dan Komunikasi Publik Kemenag Thobib Al Ashar, Jumat (25/9.

Thobib menuturkan kebebasan berekspresi tetap perlu disertai tanggung jawab dan penghormatan terhadap nilai-nilai luhur serta keyakinan yang dianut orang lain. Dia juga mengimbau seluruh pihak tidak melakukan tindakan provokatif yang dapat memperkeruh situasi dan berdampak terhadap kerukunan antarumat beragama.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Berbeda boleh, berekspresi boleh, tetapi jangan sampai kebebasan kita melukai dan merusak kerukunan,” kata Thobib.

Sebelumnya, kemunculan dua buku yang diduga menistakan agama menjadi sorotan di media sosial. Kedua buku tersebut masing-masing berjudul Bukan Perawan Maria dan Memburu Muhammad.





Sejumlah unggahan di media sosial menyebut buku kontroversial tersebut ditulis oleh seseorang yang dinarasikan sebagai pro-LGBT.

Unggahan itu turut menampilkan sejumlah potongan tulisan dari buku yang dianggap menyinggung agama tertentu.

Sementara itu, Polda Metro Jaya menyatakan akan mendalami informasi mengenai kemunculan kedua buku tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengatakan pihaknya baru menerima informasi terkait polemik tersebut.

“Ini pasti akan didalami, baik itu dari Direktorat Siber apabila berada di dunia digital, maupun dari pihak Ditreskrimum,” ujar Kombes Budi Hermanto kepada wartawan di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Kamis (24/9).

Baca selengkapnya di sini.

(tim/isn)

Sumber

Sedang Hangat

Perkuat Ekosistem Dana Pensiun Nasional, TASPEN Dukung IPFS 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perkuat Ekosistem...

PKS Dukung Delegasi RI WO Saat Netanyahu Pidato: Tak Layak Dapat Podium

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKS Dukung...

Harga Emas Antam Redup Rp15 Ribu ke Rp2,590 Juta Hari ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Emas...

Orang-Orang WO, Saat Kursi-Kursi Kosong Kala Netanyahu Pidato di PBB – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Orang-Orang WO,...

RAPBN 2027 Bakal Disahkan Minggu Depan, Ini Bocorannya! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RAPBN 2027...

Topik Terbaru

Perkuat Ekosistem Dana Pensiun Nasional, TASPEN Dukung IPFS 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perkuat Ekosistem...

PKS Dukung Delegasi RI WO Saat Netanyahu Pidato: Tak Layak Dapat Podium

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai PKS Dukung...

Harga Emas Antam Redup Rp15 Ribu ke Rp2,590 Juta Hari ini

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Emas...

Orang-Orang WO, Saat Kursi-Kursi Kosong Kala Netanyahu Pidato di PBB – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Orang-Orang WO,...

RAPBN 2027 Bakal Disahkan Minggu Depan, Ini Bocorannya! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai RAPBN 2027...

Perkuat Sektor Mineral, Danantara Dorong Kerjasama MIND ID-CITIC Group

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Perkuat Sektor...

Geledah Kantor BPN Mojokerto, KPK Sita Amplop Uang Pelicin Urus Tanah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geledah Kantor...

Supaya Tak Muncul Calon Dadakan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Supaya Tak...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories