Wednesday, September 16, 2026
19.1 C
Indonesia

2 Juta Ton Baja Lapis Seng China Masuk RI, Industri Lokal Kena Imbas

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai 2 Juta Ton Baja Lapis Seng China Masuk RI, Industri Lokal Kena Imbas yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Komite Anti Dumping Indonesia (KADI) menemukan peningkatan impor baja lapis seng atau galvanized (BJLS) asal China yang berdampak pada industri dalam negeri.

Tercatat, sepanjang 2023-2025, impor BJLS asal China mencapai lebih dari 2 juta metrik ton (MT).

Ketua KADI Frida Adiati mengatakan temuan tersebut menjadi dasar bagi pihaknya untuk memulai penyelidikan antidumping terhadap impor BJLS asal China.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Berdasarkan hasil kajian terhadap kecukupan dan ketepatan bukti awal, KADI menemukan adanya peningkatan impor BJLS asal China yang mengakibatkan kerugian bagi industri dalam negeri,” ujar Frida dalam keterangan resmi, Selasa (15/9).



Penyelidikan tersebut merupakan tindak lanjut permohonan yang diajukan PT Tata Metal Lestari dan PT Arcelormittal Nippon Steel Indonesia yang mewakili industri dalam negeri.

Data KADI mencatat total impor BJLS Indonesia dari seluruh dunia mencapai 2.562.407 MT sepanjang 1 Januari 2023 hingga 31 Desember 2025. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.075.801 MT atau sekitar 81 persen berasal dari China.

Produk BJLS yang menjadi objek penyelidikan tercakup dalam sejumlah kode Harmonized System (HS), yakni 7210.49.11, 7210.49.17, 7210.49.18, 7210.49.19, 7212.30.12, 7212.30.13, 7212.30.19, 7225.92.90, dan 7225.99.90 berdasarkan Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022.

KADI akan melakukan penyelidikan antidumping tersebut paling lama 12 bulan. Jangka waktu itu dapat diperpanjang hingga 18 bulan apabila diperlukan.

Pelaksanaan penyelidikan mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 34 Tahun 2011 tentang Tindakan Antidumping, Tindakan Imbalan, dan Tindakan Pengamanan Perdagangan.

KADI juga telah menyampaikan pemberitahuan dimulainya penyelidikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan. Mereka mencakup industri dalam negeri, importir, serta eksportir dan produsen BJLS asal China yang diketahui.

“KADI telah menyampaikan pemberitahuan mengenai dimulainya penyelidikan kepada pihak yang berkepentingan, termasuk industri dalam negeri, importir, serta eksportir dan produsen BJLS asal China yang diketahui,” kata Frida.

Pemberitahuan tersebut juga telah disampaikan kepada perwakilan Pemerintah China di Indonesia dan Kedutaan Besar Republik Indonesia di China.

Lebih lanjut, KADI menyatakan pihak yang membutuhkan informasi lebih rinci mengenai penyelidikan dapat menghubungi Komite Anti Dumping Indonesia melalui Kementerian Perdagangan.

(del/sfr)

Sumber

Sedang Hangat

WN Malaysia Minta Bareskrim Periksa Kombes F di Kasus Investasi Emas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai WN Malaysia...

Kemendagri Dorong Percepatan Penegasan Batas Desa, Baru 16,77% Tuntas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemendagri Dorong...

Tugas dari Menkeu Baru Enggak Ada yang Berubah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tugas dari...

Ikan Nila Picu Bencara Besar, Tetangga RI Umumkan Situasi Darurat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ikan Nila...

Heboh! 29 Kg Emas Ilegal Disita di 4 Bandara RI, Nilainya Rp73 M

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Heboh! 29...

Topik Terbaru

WN Malaysia Minta Bareskrim Periksa Kombes F di Kasus Investasi Emas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai WN Malaysia...

Kemendagri Dorong Percepatan Penegasan Batas Desa, Baru 16,77% Tuntas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kemendagri Dorong...

Tugas dari Menkeu Baru Enggak Ada yang Berubah

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tugas dari...

Ikan Nila Picu Bencara Besar, Tetangga RI Umumkan Situasi Darurat – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ikan Nila...

Heboh! 29 Kg Emas Ilegal Disita di 4 Bandara RI, Nilainya Rp73 M

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Heboh! 29...

Wanita Hamil 7 Bulan Tewas di Bekasi Usai Kencan Open BO MiChat

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Wanita Hamil...

Politik Negeri Panas, 2 Pejabat Kementerian Keuangan Mengundurkan Diri – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Politik Negeri...

KPK Usut Peran Korporasi Summarecon di Kasus Suap Pejabat ATR/BPN

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Usut...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories