Tuesday, August 4, 2026
19.3 C
Indonesia

Agro Lestari Bangun 537 Hektare Area Konservasi Hewan di Kalteng

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Agro Lestari Bangun 537 Hektare Area Konservasi Hewan di Kalteng yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

PT Astra Agro Lestari Tbk membangun area konservasi hewan seluas 537 hektare di tengah hamparan kebun sawit mereka di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.

Jumlah itu mencapai 9 persen dari total luas lahan sebesar 6.900 hektare di bawah PT. Agro Menara Rachmat (AMR).

“Bahwa di areal PT AMR (Agro Menara Rachmat) ini kurang lebih itu luasan totalnya 6.900 [hektare]. Nah, di 500 hektar itu memang kami tetapkan sebagai areal konservasi kami,” ujar Bagas Kurhananto selaku Asisten Konservasi PT Agro Menara Rachmat saat kunjungan media ke lokasi tersebut, Kamis (30/7).


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibangun sejak 2011, jumlah spesial di kawasan konservasi kebun sawit PT AMR mencapai sekitar 300. Umumnya, kata Bagas, hewan yang hidup di area tersebut merupakan endemik Kalimantan, yang jumlahnya mencapai 10 persen dari total populasi, salah satunya Bekantan.



Selain spesies hewan, ada pula spesies flora endemik, salah satunya pohon blangiran, yang hanya hidup di Kalimantan.

“Kalau reptil ada mungkin kayak ini, dari namanya juga sudah kelihatan, Borneo Short-tailed Python. Itu memang endemik di Kalimantan,” kata Bagas.

[Gambas:Youtube]

Khusus Bekantan, Bagas mengaku pihaknya belum bisa memastikan jumlahnya yang hidup di areal konservasi. Dia memperkirakan ada empat kelompok, dengan masing-masing kelompok antara enam hingga delapan spesies.

“Sejauh ini kami menemukan empat kelompok dengan jumlah individu antara 6 sampai 8 di setiap kelompok itu,” katanya.

Menurut Bagas, keberadaan area konservasi milik PT Agro Lestari membuktikan sawit dan lingkungan tetap bisa berjalan beriringan. Dia bilang, pihaknya juga rutin bekerja sama dengan sekolah maupun perguruan tinggi dalam melakukan penelitian.

“Bahwa ternyata kebun sawit itu nggak semata-mata hanya kebun, tapi kami juga melakukan pengelolaan baik dari sisi satwanya, lalu lingkungannya, sungainya,” katanya.

(thr/ins)


Sumber

Sedang Hangat

KPK Temukan Bupati Kuansing Nonaktif Sunat TPP ASN Hingga 50%

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Temukan...

KSP Dorong RUU Sistranas Jadi Payung Integrasi Transportasi Massal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KSP Dorong...

WN Malaysia Bawa Sabu-Ekstasi Rp2,7 M Diringkus di Bandara Juanda

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai WN Malaysia...

Picu Iklim Usaha Tak Sehat, DJBC Sita 906 Juta Batang Rokok Ilegal! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Picu Iklim...

Topik Terbaru

KPK Temukan Bupati Kuansing Nonaktif Sunat TPP ASN Hingga 50%

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Temukan...

KSP Dorong RUU Sistranas Jadi Payung Integrasi Transportasi Massal

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KSP Dorong...

WN Malaysia Bawa Sabu-Ekstasi Rp2,7 M Diringkus di Bandara Juanda

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai WN Malaysia...

Picu Iklim Usaha Tak Sehat, DJBC Sita 906 Juta Batang Rokok Ilegal! – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Picu Iklim...

Dua Siswa Sekolah Rakyat Jadi Delegasi RI di 9th ASEAN Children’s Forum

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Dua Siswa...

Tak Usah Khawatir saat Saya Jadi Menkeu

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tak Usah...

Babak Baru Bantargebang, Open Dumping Dihentikan Bertahap

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Babak Baru...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories