Thursday, August 6, 2026
18.9 C
Indonesia

LPS Catat 18 Bank dalam Proses Likuidasi hingga Juni 2026

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai LPS Catat 18 Bank dalam Proses Likuidasi hingga Juni 2026 yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mencatat sebanyak 18 Bank Perekonomian Rakyat (BPR) dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) masih menjalani proses likuidasi hingga akhir Juni 2026.

Ketua Dewan Komisioner LPS Anggito Abimanyu mengatakan mayoritas bank yang akan dilikuidasi karena tersandung persoalan tata kelola hingga pelanggaran ketentuan perbankan.

Anggito menyebut sepanjang semester I 2026, LPS telah menuntaskan proses likuidasi terhadap tujuh BPR/BPRS. Sementara itu, 18 BPR/BPRS lainnya masih dalam tahap penyelesaian dengan rata-rata waktu likuidasi sekitar 21 bulan.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Sepanjang semester I-2026, LPS telah menyelesaikan likuidasi atas tujuh BPR-BPRS dan 18 BPR-BPRS lainnya masih dalam proses likuidasi, dengan rata-rata waktu penyelesaian sekitar 21 bulan,” ujar Anggito dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK), Senin (3/8).



Menurutnya penyebab utama BPR/BPRS yang harus direstrukturisasi hingga dilikuidasi adalah lemahnya tata kelola perusahaan, konflik internal, serta pelanggaran terhadap ketentuan perbankan.

“Atas BPR-BPRS yang diresolusi dan dilikuidasi oleh LPS, mayoritas disebabkan oleh lemahnya tata kelola, persengketaan internal, dan pelanggaran ketentuan perbankan,” katanya.

Anggito mengungkapkan dari 18 BPR/BPRS yang masih dalam proses likuidasi hingga Juni, sebanyak delapan di antaranya merupakan bank yang dicabut izin usahanya sepanjang semester I 2026.

Sementara itu, hingga akhir Juli 2026 jumlah BPR/BPRS yang telah dicabut izin usahanya bertambah menjadi 10 bank.

“Kalau sampai akhir Juli jumlah BPR yang sudah dicabut izin usahanya adalah 10 BPR,” jelasnya.

Anggito juga memastikan proses pembayaran klaim simpanan kepada nasabah kini semakin cepat. Sekitar 70 persen rekening nasabah telah menerima pembayaran dalam waktu lima hari kerja.

“Nah, penanganan dari proses pembayaran sekarang alhamdulillah lebih cepat. Sebanyak 70 persen rekening sudah dibayarkan dalam lima hari sejak pencabutan izin usaha,” pungkas Anggito.

[Gambas:Youtube]

(pta/pta)


Sumber

Sedang Hangat

Orang-Orang Kaya China Kini Kalang-Kabut, Hubungi Pengacara-Jual Aset – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Orang-Orang Kaya...

BGN Ancam Tutup Dapur MBG Tak Bersertifikat Higiene hingga 10 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BGN Ancam...

Update Gempa M5,3 Pangandaran, Guncangan Dilaporkan Terasa di Bandung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Update Gempa...

Kasatgas PRR Dorong Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasatgas PRR...

Yordania Tiba-Tiba Kumpulkan RI Cs, Sebut Bahaya Perang Agama – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Yordania Tiba-Tiba...

Topik Terbaru

Orang-Orang Kaya China Kini Kalang-Kabut, Hubungi Pengacara-Jual Aset – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Orang-Orang Kaya...

BGN Ancam Tutup Dapur MBG Tak Bersertifikat Higiene hingga 10 Agustus

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BGN Ancam...

Update Gempa M5,3 Pangandaran, Guncangan Dilaporkan Terasa di Bandung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Update Gempa...

Kasatgas PRR Dorong Eksekusi Program Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kasatgas PRR...

Yordania Tiba-Tiba Kumpulkan RI Cs, Sebut Bahaya Perang Agama – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Yordania Tiba-Tiba...

Menko Polkam Minta TNI-Polri Tingkatkan Patroli Cegah Warga Main Hakim Sendiri

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menko Polkam...

Airlangga soal Ekonomi Tumbuh 5,45% Semester I 2026: Top di Asean

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Airlangga soal...

KPK Ungkap Pejabat Kemenhut Terima Sin$12.500 dari Bupati Kuansing

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai KPK Ungkap...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories