Friday, July 17, 2026
20.3 C
Indonesia

ESDM Sebut Impor Minyak dari Rusia Bakal Jadi Cadangan Energi RI

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai ESDM Sebut Impor Minyak dari Rusia Bakal Jadi Cadangan Energi RI yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot Tanjung mengungkap minyak mentah yang diimpor dari Rusia akan dipakai sebagai cadangan energi nasional.

Indonesia mendapatkan jatah impor minyak mentah (crude) sebanyak 150 juta barel dari Rusia. Ini merupakan hasil dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia ke Moskow beberapa waktu lalu.

Yuliot menegaskan minyak mentah tersebut tidak langsung diolah menjadi bensin untuk kebutuhan konsumsi.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Itu menjadi cadangan penyangga energi nasional,” ujar Yuliot ketika ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (16/7).



Ia menjelaskan kerja sama pengadaan minyak ini dilakukan melalui Badan Layanan Umum (BLU) milik Kementerian ESDM, yaitu Lembaga Minyak dan Gas Bumi (Lemigas).

Terkait dengan apakah minyak mentah dari Rusia sudah tiba atau belum di Indonesia, Yuliot akan memeriksanya terlebih dahulu.

[Gambas:Youtube]

“Dari mana asal, apakah itu ada yang dari Rusia, berapa jumlahnya, kami cek dulu,” ujar Yuliot.

Pengadaan minyak ini dilakukan antara Indonesia dan Rusia melalui skema kerja sama antarpemerintah atau government to government (G2G).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut kapasitas impor dari Rusia masih berpotensi bertambah pada masa mendatang.

“Volumenya itu bisa berkembang lebih banyak lagi ke depan, tapi kontraknya sudah,” ujarnya dalam Energy Forum , Kamis (25/6).

Selain itu, Bahlil mengaku telah melakukan komunikasi langsung dengan Menteri Energi Rusia untuk memastikan kelanjutan kerja sama tersebut. Meski demikian, ia enggan membeberkan rincian lebih lanjut terkait isi kesepakatan yang telah dicapai kedua negara.

“Saya kan sudah juga melakukan komunikasi dengan Menteri ESDM Rusia,” ujar Bahlil.

(dhz/ins)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Adukan Anggota...

BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BTN Bukukan...

Warga Agam Sumbar Disekap di Myanmar, Diduga Korban TPPO

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Agam...

Mendagri Tito Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Tito...

Kata-kata Presiden Argentina soal Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kata-kata Presiden...

Topik Terbaru

Adukan Anggota Pansus Hak Angket DPRD, Masyarakat Gowa Diperiksa Bareskrim

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Adukan Anggota...

BTN Bukukan Laba Naik 40,8 Persen Jadi Rp2,4 T per Juni 2026

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BTN Bukukan...

Warga Agam Sumbar Disekap di Myanmar, Diduga Korban TPPO

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Agam...

Mendagri Tito Ungkap Strategi Pencegahan Korupsi di Daerah – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendagri Tito...

Kata-kata Presiden Argentina soal Kapal Perang Inggris Dekati Malvinas

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kata-kata Presiden...

Menkop Sebut Presiden Mau Pertumbuhan Ekonomi Muncul di Desa Lewat KDKMP

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Menkop Sebut...

Deal! Arab Saudi Resmi Beli Senjata Rp 35,5 T ke Amerika

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Deal! Arab...

30 Tahun Tak Berhasil Berunding, RI Diklaim Untung Dagang dengan AS – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 30 Tahun...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories