Wednesday, July 15, 2026
23.9 C
Indonesia

Istana Sebut Presiden Tak Ingin Kasus Febrie Ganggu Stabilitas Ekonomi

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Istana Sebut Presiden Tak Ingin Kasus Febrie Ganggu Stabilitas Ekonomi yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta,

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan Presiden Prabowo Subianto sempat memanggil Jaksa Agung ST Burhanuddin usai eks Jampidsus Febrie Adriansyah resmi ditetapkan sebagai tersangka, Sabtu (11/7).

Menurut Pras, Jaksa Agung hadiri rapat terbatas bersama Presiden malam setelah Febrie diumumkan menjadi tersangka di tiga kasus.



ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Ya kan karena ada sebuah kejadian ya tentu beliau ingin mendapatkan laporan,” ungkap Pras usai rapat di Komisi XIII DPR, Rabu (15/7).

Politikus Partai Gerindra itu tak mengungkap detail isi pembicaraan dalam pertemuan tersebut. Namun, Pras mengakui Presiden tak ingin kasus Febrie mengganggu stabilitas politik dan ekonomi.





“Membangun ekonomi itu salah satunya stabilitas. Nah syarat stabilitas ya tentunya kita berharap mengurangi meminimalisir kegaduhan-kegaduhan. Jadi semangatnya itu,” ujar dia.

Febrie sebelum resmi menjadi tersangka dalam tiga kasus dugaan korupsi hingga tindak pidana pencucian uang. Masing-masing yakni kasus pengelolaan investasi PT Asabri, proyek pembangunan di PT Krakatau Steel, dan dugaan korupsi pasokan batu bara pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) PLN.

Dalam kasus ini, penyidik Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri menduga Febrie Adriansyah melakukan penyalahgunaan wewenang saat menjabat sebagai Jampidsus, termasuk menerima suap atau gratifikasi terkait proses penanganan perkara-perkara besar tersebut

Namun, usai ketegangan buntut penetapan Febrie, kasus tersebut kini telah dialihkan penanganannya ke Kejaksaan Agung.

(thr/fra)


Add

as a preferred
source on Google



Sumber

Sedang Hangat

MG Pangkas Harga MGS5 EV Magnify Max Jadi Rp399,9 Juta, Ini Syaratnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MG Pangkas...

Tarif Jadi WNI Lewat Jalur Naturalisasi Resmi Naik 50% Jadi Rp75 Juta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tarif Jadi...

Ini yang Disita KPK Saat Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ini yang...

Pendaftaran Magang Nasional Angkatan II Batch I 2026 Dibuka 16 Juli

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pendaftaran Magang...

Notaris Pindah ke Jakarta Kena Tarif Rp 500 Juta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Notaris Pindah...

Topik Terbaru

MG Pangkas Harga MGS5 EV Magnify Max Jadi Rp399,9 Juta, Ini Syaratnya

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai MG Pangkas...

Tarif Jadi WNI Lewat Jalur Naturalisasi Resmi Naik 50% Jadi Rp75 Juta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Tarif Jadi...

Ini yang Disita KPK Saat Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Adhityo Rizaldi

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Ini yang...

Pendaftaran Magang Nasional Angkatan II Batch I 2026 Dibuka 16 Juli

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Pendaftaran Magang...

Notaris Pindah ke Jakarta Kena Tarif Rp 500 Juta – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Notaris Pindah...

Mendikdasmen Beri Dukungan Psikologis ke Siswa SDN di Jaksel Pascateror BOM

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mendikdasmen Beri...

Surveyor Sucofindo Tewas di Insiden Kapal Tenggelam di Perairan Siak

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Surveyor Sucofindo...

Motor ASN Diderek karena Langgar Aturan Rabu Wajib Transportasi Umum

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Motor ASN...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories