Wednesday, July 15, 2026
19.8 C
Indonesia

Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam yang sedang hangat diperbincangkan.


Jakarta

Presiden Republik Sosialis Vietnam sekaligus Sekretaris Jenderal Partai Komunis Vietnam, To Lam, mengundang Presiden RI Prabowo Subianto serta Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Sugiono melakukan kunjungan resmi. Undangan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Republik Sosialis Vietnam Le Hoai Trung.

Menlu Trung menyampaikan undangan tersebut melalui Menlu Sugiono saat keduanya bertemu di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Selasa (14/7/2026).

“Sekali lagi, kami ingin menyampaikan undangan dari Sekretaris Jenderal dan Presiden kami kepada Presiden Prabowo untuk mengunjungi Vietnam, dan kami menantikan kunjungan Anda sebagai Menteri Luar Negeri ke Vietnam,” kata Trung seusai pertemuan.


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pertemuan Sidang Komisi Bersama ke-6 (JCBC) Indonesia-Vietnam, Sugiono dan Trung menandatangani Rencana Aksi untuk Pelaksanaan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Vietnam 2026-2030 (Plan of Action for the Implementation of the Comprehensive Strategic Partnership). Rencana aksi tersebut menjadi pedoman pelaksanaan Kemitraan Strategis Komprehensif Indonesia-Vietnam yang disepakati pada 2025.

Indonesia dan Vietnam sepakat memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis, antara lain ketahanan pangan dan pertanian, industri berteknologi tinggi, ekonomi digital, energi, kesehatan, industri halal, ilmu pengetahuan dan teknologi, serta pendidikan.

Di bidang politik dan keamanan, kedua menteri membahas berbagai isu prioritas, termasuk perbatasan, pertahanan, keamanan maritim, pemberantasan illegal, unreported, and unregulated fishing (IUUF), serta penanggulangan kejahatan lintas negara.

“Hari ini, kami menandatangani Plan of Action untuk pengimplementasian dan ini akan menjadi kerangka kerja (framework) utama yang akan membimbing kerja sama bilateral kami selama lima tahun ke depan,” kata Sugiono.

“Untuk kerja sama politik, kami menghargai kemajuan yang telah dilakukan dalam mengimplementasikan perjanjian kami mengenai zona ekonomi eksklusif (ZEE). Kami juga berbincang dan menguatkan komitmen untuk meningkatkan pertahanan dan keamanan dalam kerja sama politik di sektor maritim, penanganan IUUF, serta kejahatan lintas negara, termasuk narkotika dan kejahatan yang berkaitan dengan psikotropika,” imbuhnya.

Di bidang ekonomi, kedua menteri menegaskan komitmen untuk mencapai target perdagangan bilateral sebesar USD 18 miliar pada 2028. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, kedua negara akan memperkuat kerja sama perdagangan dan investasi, termasuk melalui reaktivasi Joint Committee on Economic, Scientific, and Technical Cooperation (JC-ESTC).

“Di sektor ekonomi, kami juga menguatkan komitmen kami untuk mencapai target perdagangan bilateral yang ditargetkan mencapai 18 miliar dolar AS pada tahun 2028,” ujar Sugiono.

Indonesia dan Vietnam juga sepakat mempererat hubungan antarmasyarakat melalui peningkatan kerja sama di bidang kebudayaan dan pendidikan, serta penguatan kolaborasi di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.

(fca/jbr)

Sumber

Sedang Hangat

Geger Aung San Suu Kyi Menghilang di Myanmar, Diduga Sudah Mati – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geger Aung...

Gelar RGS 2026, OJK Ingatkan Patuh Aturan-GCG Bukan Hambatan Usaha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gelar RGS...

Jalan Tendean Arah Blok M Dibuka, Proses Pembersihan Puing JPO Rampung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jalan Tendean...

Siap-Siap! Negara Akan Ambil Alih 605 Ha Lahan Berstatus HGB Non Aktif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siap-Siap! Negara...

Parlemen Tiba-Tiba Pecat Presiden, Bersih-Bersih Rezim Lama – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Parlemen Tiba-Tiba...

Topik Terbaru

Geger Aung San Suu Kyi Menghilang di Myanmar, Diduga Sudah Mati – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Geger Aung...

Gelar RGS 2026, OJK Ingatkan Patuh Aturan-GCG Bukan Hambatan Usaha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gelar RGS...

Jalan Tendean Arah Blok M Dibuka, Proses Pembersihan Puing JPO Rampung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jalan Tendean...

Siap-Siap! Negara Akan Ambil Alih 605 Ha Lahan Berstatus HGB Non Aktif

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siap-Siap! Negara...

Parlemen Tiba-Tiba Pecat Presiden, Bersih-Bersih Rezim Lama – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Parlemen Tiba-Tiba...

Trump Mau Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Bagaimana Mekanismenya? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Mau...

Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

3,1 Juta Situs Judi Online Ditakedown Sejak Oktober 2024

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3,1 Juta...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories