Wednesday, July 15, 2026
19.9 C
Indonesia

Siap-Siap! Negara Akan Ambil Alih 605 Ha Lahan Berstatus HGB Non Aktif

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Siap-Siap! Negara Akan Ambil Alih 605 Ha Lahan Berstatus HGB Non Aktif yang sedang hangat diperbincangkan.




Jakarta, – Kementerian Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menyebut, pemerintah bakal segera mengambilalih sekitar 605 hektare (Ha) lahan bekas Hak Guna Bangunan (HGB) di berbagai kota. Pengambilalihan lahan tersebut ditujukan untuk mendukung program pembangunan perumahan bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri ATR/Kepala BPN, Nusron Wahid menuturkan, lahan tersebut berasal dari HGB di kawasan perkotaan yang masa berlakunya telah habis dan tidak diperpanjang oleh pemegang hak. Mengacu penilaian awal atau inventarisasi pemerintah, lahan HGB ini memiliki nilai estimasi mencapai Rp 21,5 triliun berdasarkan Zona Nilai Tanah (ZNT).

HGB tersebut tersebar di 15 provinsi dan 120 titik, termasuk di wilayah Jakarta. Khusus di Jakarta saja, lanjut Nusron, terdapat 65 Ha lahan HGB yang bakal diambilalih pemerintah. Lahan tersebut tersebar di sekitar 30 titik lokasi.

“Ada di 15 provinsi, di 120 titik. Di daerah perkotaan. Yang itu menurut iman kami sangat bisa dipakai untuk pembangunan rumah susun, berarti rumah konsumen desil vertikal,” ujar dia kepada wartawan, Selasa (14/7/2026).

Nusron kembali menegaskan bahwa lahan tersebut bukan berasal dari HGB yang masih aktif. Sesuai ketentuan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 18 Tahun 2021, HGB yang telah berakhir masa berlakunya dan tidak diperpanjang, maka akan masuk ke dalam mekanisme penataan kembali.

Setelah masa berlakunya selesai, ratusan Ha lahan HGB tadi akan kembali berada dalam penguasaan negara untuk kemudian dikelola lewat Bank Tanah. Berikutnya, Bank Tanah akan menerbitkan Hak Pengelolaan (HPL) sekaligus memberikan hak baru kepada pihak yang akan membangun proyek perumahan.

“Untuk kepentingan konsolidasi vertikal, atau nanti skema business to business (B2B) antara Bank Tanah dengan pihak swasta yang mau membangun tersebut (perumahan),” imbuh Nusron.

Lebih jauh, Nusron memastikan bahwa pemanfaatan lahan eks-HGB tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengurangi backlog perumahan lewat pembangunan rumah susun di kawasan perkotaan atau kota satelit di beberapa provinsi yang menyasar kelompok MBR.

Terdapat beberapa lokasi pengembangan kota satelit yang telah diidentifikasikan oleh pemerintah. Di antaranya adalah Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan.

“Ada usulan baru, tapi belum, masih dalam proses verifikasi. Ya kan ada tiga lagi provinsi yang mengusulkan, yaitu Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, sama NTB (Nusa Tenggara Barat), tapi sedang dalam proses pengusulan,” tandas dia.

(wur)



Add


as a preferred

source on Google



Sumber

Sedang Hangat

Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Presiden To...

Gelar RGS 2026, OJK Ingatkan Patuh Aturan-GCG Bukan Hambatan Usaha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gelar RGS...

Jalan Tendean Arah Blok M Dibuka, Proses Pembersihan Puing JPO Rampung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jalan Tendean...

Parlemen Tiba-Tiba Pecat Presiden, Bersih-Bersih Rezim Lama – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Parlemen Tiba-Tiba...

Trump Mau Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Bagaimana Mekanismenya? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Mau...

Topik Terbaru

Presiden To Lam Undang Prabowo Kunjungan Resmi ke Vietnam

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Presiden To...

Gelar RGS 2026, OJK Ingatkan Patuh Aturan-GCG Bukan Hambatan Usaha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gelar RGS...

Jalan Tendean Arah Blok M Dibuka, Proses Pembersihan Puing JPO Rampung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jalan Tendean...

Parlemen Tiba-Tiba Pecat Presiden, Bersih-Bersih Rezim Lama – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Parlemen Tiba-Tiba...

Trump Mau Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Bagaimana Mekanismenya? – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Trump Mau...

Gus Ipul Buka MPLS Perdana Sekolah Rakyat Permanen di Sragen

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Gus Ipul...

3,1 Juta Situs Judi Online Ditakedown Sejak Oktober 2024

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai 3,1 Juta...

Mensos Minta Pelaksanaan MPLS Aman dan Nyaman Tanpa Perpeloncoan

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Mensos Minta...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories