Monday, July 13, 2026
22.9 C
Indonesia

Kerja Satgas PKH Tetap Jalan Meski Febrie Adriansyah Jadi Tersangka

Publikpos.com – Berikut adalah informasi terbaru mengenai Kerja Satgas PKH Tetap Jalan Meski Febrie Adriansyah Jadi Tersangka yang sedang hangat diperbincangkan.

Jakarta

Kursi Ketua Pelaksana Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) kosong setelah eks Jampidsus Febrie Adriansyah ditetapkan sebagai tersangka tiga kasus dugaan korupsi. Jubir Satgas PKH Barita Simanjuntak mengatakan kerja Satgas PKH tetap berjalan meski Febrie tersangka.

Barita menjelaskan prinsip kerja Satgas PKH tidak ditentukan orang per orang, melainkan sistem tata kelola. Barita mengatakan persoalan hukum punya wilayah sendiri dan tidak menyangkut dengan sistem tata kelola Satgas PKH yang berjalan saat ini.

“Makanya tadi di awal kami memberikan penjelasan: prinsip organisasi. Prinsip organisasi tidak ditentukan orang per orang, tetapi sistem tata kelola yang baik. Nah, jadi dengan itu kita memiliki mekanisme hukum, ya,” ujar Barita kepada wartawan di gedung Kemhan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



“Persoalan penegakan hukum adalah wilayah tersendiri yang dikerjakan, dikoordinasikan dengan baik dan prudent oleh satgas,” tambahnya.

Barita menjelaskan kerja Satgas PKH tidak bergantung hanya kepada pelaksana harian, tapi juga ada badan pengarah. Satgas PKH, kata Barita, tetap berjalan meski jabatan ketua pelaksana kosong saat ini.

“Karena tadi saya katakan bahwa organisasi prinsip organisasi dari satgas itu adalah ada badan pengarah, ada badan pelaksana. Semuanya diatur dengan prinsip-prinsip organisasi. Dan kendali dari pelaksanaan tugas-tugas yang ada di pelaksana dan di pengarah itu ada dilaporkan dan disampaikan kepada Presiden,” ucapnya.

Barita menegaskan terkait posisi ketua pelaksana akan dijelaskan lebih lanjut oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). “Jangan lihat dari aspek kosongnya, tetapi tunggu, berkaitan dengan penjelasan dari kejaksaan, ya,” tambahnya.


Eks Jampidsus Febrie Adriansyah diketahui kini ditetapkan sebagai tersangka oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor). Penetapan tersangka itu tak lama setelah Febrie mengundurkan diri dari Jampidsus.

Febrie dijadikan tersangka terkait tiga kasus dugaan korupsi, yakni batu bara, ASABRI, dan Krakatau Steel (KS). Perkara itu kini dilimpahkan ke Kejagung dan disupervisi oleh KPK.

Komisi III DPR Supervisi

Sementara itu, Komisi III DPR memastikan memberikan atensi terhadap proses hukum terkait kasus korupsi batu bara, ASABRI dan Krakatau Steel. Ketua Komisi III DPR Habiburokhman menegaskan kasus yang santer menyeret aparat penegak hukum (APH) itu berkaitan dengan oknum alih-alih institusi.

“Ada beberapa hal yang diumumkan. Pertama, Komisi III mengambil inisiatif, memastikan kasus yang kemarin-kemarin banyak diberitakan bisa berjalan dengan koridor hukum dan diusut tuntas secara hukum,” kata Habiburokhman dalam konferensi pers di Kejagung RI, Jakarta Selatan, Sabtu (11/7).

Habiburokhman menegaskan pihaknya akan mengawal agar tidak terjadi tindakan yang melampaui kewenangan hukum di antarinstitusi hukum selama pengusutan kasus ini berjalan.

“Kedua, kami juga ingin memastikan tidak adanya ekses, gesekan, friksi antarinstitusi terkait penanganan kasus ini. Karena bagaimanapun ini adalah kasus terkait oknum, dengan orang, dengan individu, bukan dengan institusi,” ujarnya.

Halaman 2 dari 2

(dvp/rfs)





Sumber

Sedang Hangat

Bambang Patijaya Minta PDIP Tak Asal Tuding Terkait Isu Batubara PLN – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bambang Patijaya...

Taipan Properti Tan Kian Jadi Saksi Kasus Febrie, Ini Penjelasannya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Taipan Properti...

BPS Soroti Beras dan Minyak Goreng Masih Mahal, Minyakita Rp16.380

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BPS Soroti...

Polda NTT Tunda Pemeriksaan Anggota DPRD Kasus Intimidasi Dokter Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda NTT...

Koperasi Naik Kelas! Kini Bisa Kelola Tambang, Minyak & Pabrik CPO – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Koperasi Naik...

Topik Terbaru

Bambang Patijaya Minta PDIP Tak Asal Tuding Terkait Isu Batubara PLN – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Bambang Patijaya...

Taipan Properti Tan Kian Jadi Saksi Kasus Febrie, Ini Penjelasannya – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Taipan Properti...

BPS Soroti Beras dan Minyak Goreng Masih Mahal, Minyakita Rp16.380

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai BPS Soroti...

Polda NTT Tunda Pemeriksaan Anggota DPRD Kasus Intimidasi Dokter Icha

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Polda NTT...

Koperasi Naik Kelas! Kini Bisa Kelola Tambang, Minyak & Pabrik CPO – Publik Pos Update

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Koperasi Naik...

Jangan Sampai Kasus Febrie Rusak Keharmonisan Polri-Kejagung

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Jangan Sampai...

Harga Emas Antam Turun Rp20 Ribu Jadi Rp2,635 Juta per Gram

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Harga Emas...

Warga Mengungsi ke Gunung saat Gempa Guncang Buol Sulteng

Publikpos.com - Berikut adalah informasi terbaru mengenai Warga Mengungsi...
spot_img

Baca Juga

Popular Categories